Kepala sekolah (Cilincing) , penjaga sekolah (Sukabumi) dan anak sekolah (Ngada, NTT) melakukan bun*h diri beberapa waktu ini. Alasan khususnya berbeda, penjaga sekolah sakit hati, kepala sekolah diduga tidak jadi menikah, sementara anak sekolah di NTT diberitakan memilih bunuh diri setelah tidak bisa membeli buku dan pulpen.
Jika kita menggunakan kacamata struktural, akan terlihat, bagaimana penjaga sekolah dituduh menggelapkan tabung gas (ekonomi), kepala sekolah diduga gagal nikah (seringkali akibat kurang dana) dan anak sekolah di NTT, yang sangat jelas karena kemiskinan struktural.
Sebenarnya pada lapisan tertentu, perubahan pendanaan pendidikan telah menunjukan dampaknya.
Hilangnya beragam kesempatan ekonomi di sektor pendidikan dan semakin kerasnya gesekan di semua sektor-aktor pendidikan, adalah keributan senyap yang diam-diam memakan korban. Mereka ini, diantaranya orang-orang yang menggantungkan pemasukan dari kantin sekolah, yang saat ini kehilangan pekerjaan dan pendapatan, tidak mampu bersuara karena digulung oleh MBG dan penyoraknya.
Jumlah mereka yang bunuh diri mungkin sangat kecil dan kasuistik. Tapi pemerintah harus sadar, urusan pendidikan sedang berhimpit-himpitan.
Suatu saat, masalah ini akan meledak dan kita sudah tidak lagi punya kesempatan untuk mengembalikannya, sebagaimana nyawa yang telah hilang.
Ini peringatan bagi orang-orang yang berfikir.
🏳🏳🏳
ORANG LUAR NEGERI KE INDONESIA
"Hello, where are you from?"
"I am from the US."
"What are you going to do here?"
"Vacation."
"Great, you just need to pay IDR 500,000 for a Visa on Arrival."
"Here."
"Have a nice vacation."
***
"Hi, you're late to the online meeting."
"Sorry, it's 2 AM here. I have to adjust my schedule."
"Where are you now?"
"I stay in Bali now. It's cheap, the living cost is only a tiny fraction of my salary. I can save A LOT, and by A LOT I mean A LOOOOT."
"Wow, you don't need a work visa for that?"
"I just stay in my room. No one knows that I am working. As long as the internet works."
"Local tax?"
"No, I am on a tourist visa."
***
"Having a nice vacation? You stayed a whole two months."
"Yeah, my visa is almost expired, so I have to leave."
"Kuala Lumpur? Must be another vacation."
"Yes, only for three days, I will be back again after that."
***
"Hello, where are you from?"
"I am from the US."
"What are you going to do here?"
"Vacation."
"Great, you just need to pay IDR 500,000 for the Visa on Arrival."
"Here."
"Have a nice vacation."
***
"Having a nice vacation? You stayed a whole two months."
"Yeah, my visa is almost expired, so I have to leave."
"Bangkok? Must be another vacation."
"Yes, only for three days, I will be back again after that."
***
"Hello, where are you from?"
"I am from the US."
"What are you going to do here?"
"Vacation."
"Great, you just need to pay IDR 500,000 for the Visa on Arrival."
"Here."
"Have a nice vacation."
***
"It's been almost two years since you stayed in Bali, how is it?"
"Amazing, cheap, and tax-free!"
ORANG INDONESIA KE LUAR NEGERI
"Halo mbak, saya perlu urus visa Schengen buat ke Belanda."
"Untuk keperluan apa?"
"Saya ada konferensi ilmiah di Rotterdam. Buat S3 saya, wajib hadir presentasi biar papernya bisa terbit."
"Oke ini jadwal yang tersedia."
"Mesti nunggu 2 bulan?"
"Iya mas, penuh soalnya."
"Aduh, mepet ya."
"Coba dulu aja mas. Ini syarat dokumennya."
***
"Kenapa uang tabungannya cuma segini? Mas perlu sekian ratus juta mengendap."
"Saya adanya cuma segini."
"Mas perlu surat pernyataan gak akan kerja di sana."
"Lah, itu surat undangan dari konferensi gak cukup?"
"Gak cukup, harus ada tabungan sama pernyataan."
"..."
***
"Ini tiket pulang pergi juga udah harus ada."
"Jadi tiket PP udah harus saya beli, tapi visa belum tentu keluar?"
"Iya"
"Hah?"
"Memang aturannya begitu."
"Kalau nanti abis visa keluar gimana?"
"Visanya bisa gak keluar."
***
"Halo, visa Anda ditolak."
"Hah kenapa?"
"Kami gak bisa kasih tahu alasannya."
"Haduh, terus paper konferensi saya gimana?"
"Maaf ya Mas. Saya harus layani antrian selanjutnya."
Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya.
'Mama, saya minta buku dan pena'
Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk.
Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan.
Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja.
Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa.
Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI.
Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok.
Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.
Smartphone addiction has negative impacts on student learning and overall academic performance. The greater the use of a phone while studying, the greater the negative impact on learning. The skills and cognitive abilities students needed for academic success are negatively affected by excessive phone use. The results of this meta-analysis implied that addicted users show a diminished level in learning.
Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Desa Gunungsari, Madiun, Jawa Timur, batal terselenggara, Sabtu, (20/12/2025).
Acara ini diselenggarakan oleh beberapa komunitas setempat, menghadirkan tim lengkap penulis buku: Dandhy Laksono, Farid Gaban, Yusuf Priambodo dan Benaya Harobu.
Ketika acara siap dibuka, camat, lurah, sekdes, Babinsa, dan Polsek, datang meminta acara dihentikan dengan alasan tidak ada izin. Padahal panitia sudah memberikan surat pemberitahuan kepada Polsek Madiun.
Tim penulis “Reset Indonesia” telah melakukan diskusi di sekitar 45 titik di berbagai kota. Inilah untuk pertama kali diskusi dibubarkan paksa.
Setelah Madiun, tim berencana memenuhi undangan resmi Bupati Trenggalek pada 22 Desember. Sebelumnya, pada 4 Desember, kami juga menyelenggarakan diskusi di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Jawa Tengah, atas undangan Logawa, komunitas budaya setempat.
Selama dua bulan terakhir sejak diluncurkan pada Oktober, buku “Reset Indonesia” telah didiskusikan di berbagai komunitas, kampus, sekolah, petani dan nelayan mulai dari Jabodetabek, Serang, Sumedang, Bandung, Pangandandaran, Purwokerto, Cirebon, Pekalongan, Brebes, Batang, Yogya, Solo, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, dan Madiun.
#ResetIndonesia
di negara normal yang punya akuntabilitas, hal begini tidak akan dimaafkan. menteri/kabadan yang bertanggungjawab akan mundur dengan sendirinya. atau dipaksa lewat protes masyarakat.
tapi mungkin masyarakat kita terlalu pemaaf. beberapa taun lagi, orang-orang akan lupa.
#PamerAjaDulu
Rp 5,4 TRILIUN.
Itu harta salah satu menteri di kabinet sekarang.
Datanya publik. Tapi siapa yang pernah cek langsung?
Gue bikin website biar gampang -> kawalharta 💰
Indonesia nih ya, objek wisata udah dibuatin gratis sama leluhur dan alam, malah dihancurin dong, Tongkonan usia 300 tahun dihancurin gitu aja
Kesel gue, asli
Abdul Muis (59), guru mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Luwu Utara, Sulawesi Selatan, harus menerima kenyataan pahit karena diberhentikan dari status Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap.
👉🏻Baca selengkapnya https://t.co/xfQUrXt7ta
~AM #AbdulMuis #PNS #SulawesiSelatan