Training Manajer Koperasi Desa Merah Putih buat ngurus minimarket
Yang gak diajarin:
- Manajemen stok dan inventaris ❌
- Pengelolaan uang tunai ❌
- Pertanggungjawaban keuangan ❌
- Penerimaan barang dan hubungan dengan supplier❌
- Pencegahan kehilangan barang❌
- Penataan produk di rak❌
- Penjadwalan staf dan manajemen tim❌
- Standar pelayanan pelanggan❌
- Keamanan dan kebersihan produk❌
- Pembacaan laporan penjualan dan data dasar❌
- Regulasi penjualan dan barang❌
- Perizinan usaha❌
Yang diajarin:
- Kicau mania ✅
- Huu haaa ✅
- Teroreroteroret ✅
Kalau kamu bingung gimana cara membawa diri di tempat kerja,
nih, kenalin CHOKY SITOHANG.
TOP GLOBAL NGOLAH
Dari 1 konten videonya aja, banyak pelajaran yang bisa kita catat.
1. 00:13 "Kita kan menyesuaikan jadwal abang"
Kalau ditanya kapan mampir, atau ketemuan dengan seseorang yang "mungkin" lebih tinggi pangkat, status sosial, atau at least kamu hormati, kamu bisa pake kata-kata ini.
2. 00:21 "Bang, saya izin laporan ke yang bersangkutan"
Ini dipake ketika ingin menyudahi percakapan atau small talk tapi dengan cara yang halus.
3. 00:27 "Assalamualaikum, shallom, namo budaya, salam kebajikan"
Konteksnya karena di dalam ada bebeberapa orang dengan berbeda keyakinan, jadi sekalian sapa dengan salam sesuai kepercayaan mereka.
4. 00:45 "Akhirnya kita kenal juga, bang Asep"
Orang itu bakal lebih senang kalau kita tau nama dia, even baru pertama kali jumpa. Bisa baca name tag seandainya kamu benar-benar have no idea siapa nama dia.
5. 01:04 "Kapolres mohon izin, terima kasih Panglima, terima kasih Kapolda"
Detail kecil tapi berarti, untuk kasi respect ke orang yang kamu hormati. Misal di kantor dibeliin pizza sama bos, nah kamu bisa pake ini. "Bos, makasih ya pizzanya. Izin saya ambil, ya."
Siap buat ngolah? 😅
Kalau Arsenal kalah: "0 UCL wkwkwk."
Kalau Arsenal masuk final: "Runner-up doang."
Kalau Arsenal juara UCL: "Baru 1, kami udah 3/6/13."
Kalau Arsenal juara EPL: "Kami lebih banyak."
Kalau Arsenal unbeaten: "Era dinosaurus."
Kalau Arsenal treble: "Tapi nggak sextuple."
Jujurly, pendukung Arsenal tetap menikmati momennya. Mau ada yang balas "kami 13 gelar" atau "kami 7 UCL", ya monggo. Trofi yang baru diangkat tetap nggak berubah jadi hilang karena ada klub lain yang koleksinya lebih banyak.
Arsenalku sayang. ❤️🤍
@Arsenal
#WeAreTheArsenal
Nah, berarti sudah clear ya.
Kalau nanti ada gimmick model Bahlil seperti itu lagi dan masih banyak yang kena juga, berarti pendidikan politik kita memang sudah no hope 🥲
Untuk semua yang pernah merasakan pahitnya kalah 8-2.
Untuk semua yang menyaksikan Arsenal dibantai 6 gol di Stamford
Bridge pada pertandingan ke-1.000 Arsène Wenger.
Untuk semua yang harus menelan kekecewaan di Baku.
Untuk semua yang harus pergi ke sekolah setelah kebobolan 10 gol dari Bayern.
Hari ini adalah untuk kalian. Nikmati sepenuhnya. Kita pantas mendapatkannya.
Kalau Arsenal berhasil juara, momen Declan di clip ini bakal aku inget banget sih.
Banyak yang bilang dia performative, tapi mental kayak gini yang dibutuhin pas lagi di keadaan under pressure. Apa yang Declan tunjukin tuh having beliefs & faiths. It’s not over until it’s mathematically impossible, ini super duper penting di title race.
Beliefs tuh ngebentuk cara kita berpikir, ngaruhin perilaku kita, dan punya peran besar dalam gimana kita membentuk realitas hidup yang kita mau. Makanya the most successful people around us are mostly “delusional”. They dream big, they don’t fold under tough circumstances. Aku hampir nggak pernah ketemu sih orang keren di hidupku yang punya mental sebaliknya haha.
I love how Arsenal has shown this, hopefully they will continue until the end because it’s not over yet for both Arsenal and City. Let’s not celebrate too early.
Dan buat kita semua, may we find strength in every pressure, and rise from every hardship, always returning to the best version of who we truly are.