Buat yang masih ga paham kenapa Purbaya dipecat
> Kemenkeu punya dana SAL (Saldo Anggaran Lebih) yang merupakan cadangan fiskal. Ini Sri Mulyani jadi buffer fiskal kalau APBN meleset.
> Sama Purbaya ditransfer 200T ke Himbara buat disalurin jadi kredit. Himbara bingung nyalurinnya gimana. SAL setelah pindah ke Himbara, ga gampang narikinnya lagi.
> Purbaya yes man sama Prabowo. MBG dan KDMP bikin fiskal jebol. Padahal sudah dianggarkan oleh DPR. SAL sudah tidak ada.
> Menutupi kesalahan dia soal SAL, Purbaya majakin daerah. Soalnya kalau majakin rakyat, citranya rusak wkwk.
> Dana bagi hasil daerah (DBH yg kemarin ribut sama Pram) itu dipotong. Padahal DBH ini haknya daerah. Kalau sampe daerah dipajakin tinggi tapi timbal balik pusatnya kecil, negara bisa bubar.
> Anaknya trader. Kombinasi conflict of interest yang sangat berbahaya di mata investor.
Gimana? Masih kemakan citra pejabat gabisa kerja tapi banyak gaya? 😂
Sby pasca lengser pensiun fulltime jadi kakek? Kepala bapak kau yudhistira ismara
2015 SBY itu safari politik keliling jawa, 2016 maksa Anaknya mundur dari TNI buat jadi ketum & maju Pilgub. Sampe skrng dia masih jadi ketua dewan pembina demokrat. Belum. Lagi cawe2 tiap pemilu.
🚨🔴⚪️ BREAKING: Bruno Guimarães to Arsenal, HERE WE GO! 🇧🇷
Agreement in place with Newcastle after long talks and personal terms in place with Bruno since July. Fee worth £75m.
New midfielder for Mikel Arteta. 🔜
Guys, Chatib Basrmantan Menteri Keuangan yang sekarang dikabarkan akan menggantikan purbaya dan bicara langsung dengan Prabowo.
Dan pendapatnya tentang MBG singkat, jelas, dan sangat pedas.
Satu — MBG seharusnya bukan untuk anak SMA:
Chatib langsung tanya satu pertanyaan yang harusnya ditanyakan dari awal sebelum program ini diluncurkan:
"Bisa enggak MBG dikaitkan dengan ibu hamil?
Kesehatan ibu anak, gizi anak?"
Kenapa ibu hamil?
Karena dampak gizi paling kritis ada di 1.000 hari pertama kehidupan bukan di anak SMA yang sudah tumbuh.
Kalau mau benar-benar berantas stunting dan kurang gizi sasarannya harusnya ibu hamil di desa terpencil, bukan siswa sekolah favorit di kota besar yang sudah makan nasi padang setiap hari.
Program senilai Rp335 triliun tapi sasarannya salah dari awal.
Dua — diluncurkan terlalu besar terlalu cepat:
Chatib menyebut konsep yang paling penting: political capital.
Setiap kebijakan besar butuh modal politik.
Dan modal itu terbatas.
"Kalau start dari sesuatu yang besar kecuali punya political capital unlimited.
Saya enggak yakin kita punya itu."
MBG diluncurkan ke 82.000 sekolah sekaligus.
Tanpa pilot project.
Tanpa sistem pengawasan yang matang.
Tanpa SDM kompeten di posisi yang tepat.
Hasilnya bisa ditebak: korupsi meledak sebelum setahun berjalan.
Dan seluruh modal politik yang harusnya bisa dipakai untuk reformasi lebih penting — habis digerus oleh satu program yang terburu-buru.
Tiga — cara yang benar menurut Chatib:
Dari pengalamannya sendiri waktu jadi kepala BKPM Chatib punya prinsip yang sangat sederhana:
Mulai dari yang kecil dulu.
Yang bisa dikontrol langsung.
Yang hasilnya bisa langsung dirasakan.
Bangun kepercayaan dari situ.
Baru bergerak ke yang lebih besar.
MBG adalah kebalikan persis dari prinsip itu.
Dan hasilnya sudah terbukti.
Chatib tidak bilang MBG harus dihentikan.
Tapi dia bilang sesuatu yang jauh lebih keras dari itu: program ini salah desain dari awal.
Sasaran salah.
Skala terlalu besar terlalu cepat.
Tidak ada sistem pengawasan yang memadai.
Dan uang sebesar itu yang seharusnya bisa mengubah kondisi gizi jutaan ibu hamil dan bayi di desa terpencil malah bocor ke kantong orang-orang yang seharusnya mengawasinya.
Itu bukan kesialan.
Itu konsekuensi logis dari kebijakan yang dirancang untuk foto dan kampanye bukan untuk anak-anak yang benar-benar kelaparan.
Man to man:
💰50jt sebulan artinya ada di top 5%. Masih kurang, push terus dirimu ke top 1% dengan membawa pulang ~98jt sebulan.
☝️Pastikan dapat sebelum menikah dan udah jadi beberapa aset yg udah growing. Jangan boros cuma buat dipamerin.
🤴Enjoy being a king 😇
🚨🎙️| Pep Guardiola: 🗣️
“I remember here [Man City] when we score goals, he [Mikel Arteta] jumps a lot, except against one team”
“He was sitting there, it was Arsenal. I said, “That guy likes Arsenal”
@direktoridosen Padahal kritik sejak awal dari banyak pihak, kalau dana terbatas ya utamakan dulu saja 3T. Masalahnya BGN tolol, gak mampu mendahulukan daerah 3T. Cari gampang dan cepetnya aja utk kejar target justru banyak bikin di Jawa dulu, bahkan kota2 besar. Jadilah proyek, bukan program!
Soalnya komentarnya taek.
Yg mulai lowblock kan tim papan bawah dan mid di epl.
Giliran caranya dicopas, marah2.
Lfc vs not forrest kmren kan gitu. Kita kalah dominasi, gantian counter2 menang kan 0-1.
Endingnya 3 poin itu lebh penting drpada cuma “maen bagus”
If you give IV vitamin C to treat bacterial meningitis the child will die, fast
The treatment is antibiotics as soon as possible
The prevention is vaccines
Do not listen to insane anti vaxxers
Habibie tried to build a "Penthouse" (Planes)
before the country had a "Foundation" (Smelters/Basic Industry).
You know where I'm going with this, right?
🇮🇩 Indonesia's FDI is moving TOWARD MANUFACTURING.
Manufacturing now captures nearly 60% of total inflows,
signaling deep downstreaming beyond raw materials.