Setelah agensi Hong Min-gi membantah tuduhan & justru menyalahkan A, A klarifikasi dan spill kelakuan Hong Min-gi yang lebih mengejutkan lagi.
๐ฆ๐๐ผ๐ฟ๐ ๐ญ:
Baru saja saya membaca pernyataan resmi dari pihak Hong Min-gi.
Pernyataan bahwa saya datang ke depan rumahnya (stalking) dan meminta dia kembali berhubungan dengan saya, itu tidak benar.
Saya hanya meminta permintaan maaf yang paling dasar saja. Tapi cara mereka menekan saya seperti ini justru merupakan kekerasan sekunder yang tidak pantas.
Saya dan Hong Min-gi sudah berpacaran sejak bulan April. Di antara kami juga terjadi cemburu, salah paham, dan pertengkaran seperti pasangan biasa. Dalam proses itu, saya sering mendapat kekerasan verbal dari Hong Min-gi. Tapi karena saya tahu dia sudah lama menderita gangguan mental, saya memaafkan dan menganggap โnanti juga akan baik-baik sajaโ.
Pernyataan bahwa selama berpacaran saya terus berhubungan dengan mantan pacar, itu juga tidak benar.
Minggu pertama Juli 2026, saya merasa tubuh saya aneh. Padahal siklus haid saya selalu teratur, tapi sudah 2 minggu tidak datang haid. Saya berulang kali memberitahu Hong Min-gi tentang rasa cemas saya, tapi dia selalu mengabaikan dengan bilang, โKamu beli tes kehamilan di Coupang saja. Harus aku juga yang beli?โ
Lalu di dini hari antara 11-12 Juli, di rumah Hong Min-gi, saya cek dengan tes kehamilan dan hasilnya positif. Langsung saya hubungi dia. Saat itu dia sedang pergi minum, lalu pulang ke rumah. Begitu melihat hasil tes, dia langsung berteriak, โKenapa kamu nutupin selimut yang belum kering?!โ lalu merebut selimut saya. Saya kaget sekali dan sangat trauma secara mental.
Setelah itu dia bilang, โKamu mau aborsi kan? Besok langsung pergi!โ dan membuat saya semakin cemas.
Pada 13 Juli, karena takut pergi bersama Hong Min-gi, saya sendiri ke klinik kandungan dan melakukan aborsi. Saya punya bukti rekam medis dan foto USG.
Setelah itu, Hong Min-gi terus-menerus meminta putus dan bilang, โAku nggak bisa menerima kamu.โ Dia menghindari tanggung jawab. Ketika saya bilang, โTolong tanggung jawab setidaknya sampai tubuh saya pulih,โ dia mengabaikan dan memutus kontak secara sepihak.
Saya tidak punya tempat bergantung, jadi jatuh ke dalam keputusasaan. Kemudian keputusasaan itu berubah jadi marah, dan saya datang ke rumahnya secara sepihak. Saya tidak bisa cerita ke orang tua maupun teman. Satu-satunya orang yang bisa saya andalkan saat itu hanyalah Hong Min-gi yang membuat saya hamil lalu meninggalkan saya.
Ketika saya bilang โTolong bantu, saya sakit, saya rasanya mau mati,โ dia diam saja dan menghindari tanggung jawab. Hong Min-ki, apakah ini yang disebut stalking? Karena tidak tahan, saya cerita ke ibunya tentang kesulitan karena hamil, apakah itu juga stalking? Tolong sadar sedikit.
Saya masih mahasiswa tingkat 1. Beberapa minggu lagi kuliah mulai lagi. Saya juga masih menderita efek samping aborsi. Terhadap saya yang seperti ini, serangan sekunder terus-menerus dari pihak Hong Min-gi hanya terlihat seperti tindakan kejam yang menghancurkan anak perempuan muda.
Pihak agensi Hong Min-gi yang mencoba memojokkan saya sebagai pelaku stalking, dan Hong Min-gi yang tidak punya sedikit pun rasa menyesal, membuat saya sudah tidak perlu lagi berdamai. Saya akan menghadapi ini dengan pengacara saya melalui jalur hukum.
๐ฆ๐๐ผ๐ฟ๐ ๐ฎ:
Biaya operasi aborsi juga
dia bilang seperti โGaji syuting saya nggak seberapa, saya nggak punya uang,โ untuk menggiring opini (gaslighting), dan akhirnya saya yang bayar semuanya.
๐ฆ๐๐ผ๐ฟ๐ ๐ฏ (dengan foto anjing dan makanan):
Saat dia tidak di rumah, yang merawat dan bermain dengan anjingnya itu saya.
Saya nggak mengerti kenapa dia bilang semuanya โtidak berdasarโ.
Semua foto itu juga saya yang ambil.
Kalau saya bilang โLeo, sini~โ, mau coba lihat ke siapa dia akan datang..??