Duh kebanyakan bacot ya aku. Yaah dari sinilah tahap pertama yang kulakukan...
1. BACA PANDUAN DENGAN TELITI
Please jangan ujuk-ujuk langsung ngisi di website. Baca baca baca dulu panduannya. Ini tahap yang penting banget jadi jangan lewatin step ini
Tumbuh sebagai anak dari seorang tukang kayu di sebuah desa kecil yang dihuni kurang dari 200 orang, ia membuktikan bahwa mimpi tak mengenal batas. Kini, ia berdiri sebagai juara dunia ❤️
🚨 𝗡𝗘𝗪: Pau Cubarsi is producing one of the greatest World Cup campaigns ever by a teenager.
• At just 19 years old, Cubarsi has become the fastest player in FIFA World Cup history to reach six clean sheets, surpassing Paolo Maldini.
• He has kept six clean sheets despite facing attacks led by Cristiano Ronaldo, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, and Desire Doue. Throughout the tournament, he has looked flawless: dominant in duels, composed in possession, and outstanding in both his anticipation and recovery defending.
• Barcelona's aggressive high line has often forced him into emergency defending, but within Spain's more structured system, his maturity has become even more apparent. His composure under pressure and line-breaking distribution have been central to Spain's build-up play.
• Against France, the teenager marshalled a back four featuring Laporte, Cucurella, and Pedro Porro to a World Cup semi-final clean sheet. He twice caught Mbappe offside by expertly leading Spain's defensive line and finished with seven defensive contributions.
• Cubarsi has also completed 550 passes at 96.2% accuracy—the fifth-most passes ever completed in a single World Cup since 1966.
🔥Pau Cubarsi itu best player di Piala Dunia 2026 dan nggak bisa kamu debat.
Pau Cubarsi: Bocah 19 Tahun yang Bikin Lini Belakang Jadi Adem
⌛️
Kalau setia nonton Spanyol beberapa minggu terakhir, pasti ngeh sama satu bocah kurus di jantung pertahanan yang mainnya tenang banget. Itu Pau Cubarsi.
Umur baru 19 tahun, tapi udah bikin Diktator Mbappe nangis.
Gokilnya, perjalanannya berawal dari desa super kecil bernama Estanyol di Girona.
Penduduknya nggak nyampe 200 orang, lapangan bola aja nggak punya. Kalau mau sekolah harus ke desa tetangga.
kalau nggak salah, Cubarsi masuk La Masia bareng Lamine Yamal. Sekarang? Dia udah 100+ kali main buat Barcelona. Cuma kalah dari Yamal untuk rekor termuda. Damn.
⌛️
Di Barcelona, Cubarsi seakan jadi "Anak Emas Hansi Flick"
Musim 2025/26 itu musimnya Cubarsi. Barcelona juara La Liga dengan 94 poin, dan dia jadi starter langganan.
Catatannya rada serem sih buat bek dengan usia Maba ini:
- 43 penampilan di semua ajang
- 31 kali di La Liga dengan total 2.708 menit
- 13 laga nir bobol (CMIIW)
Yang bikin Flick cinta mati sama Cubarsi adalah kemampuan si remaja ajaib ini untuk main high line-nya tinggi banget setingga harapan orang tua sama kamu yang keterima ASN.
Selayaknya bek modern dan udah matang, Cubarsi yang masih 19 tahun, udah lancar banget eksekusi ini:
- Umpan datar, lane breaking yang akurat.
- Jago umpan switch diagonal.
- Akurasi passing-nya di Barca musim ini 91% lebih.
- Pemain Barca dengan duel udara menang terbanyak (93 kali)
- Sapuan terbanyak (225 kali).
⌛️
Tembok Espana di Piala Dunia
Nah, di Piala Dunia 2026 ini levelnya naik lagi.
Sampai semifinal ini, dia itu satu-satunya pemain U-20 di seluruh turnamen yang main setiap menit. Luis de la Fuente bener-bener percaya penuh pasangin dia sama Laporte.
Spanyol bikin sejarah di Grup H:
0-0 lawan Cabo Verde, bantai Arab Saudi 4-0, menang tipis 1-0 lawan Uruguay. Tiga laga, tanpa kebobolan dan ini pertama kalinya dalam sejarah Spanyol di Piala Dunia.
Fase gugur:
Lawan Austria menang 3-0, dia sapu 5 bola. Lawan Portugal menang 1-0, dia kunci permainan. Lawan Belgia di perempat final menang 2-1, dia catat 5 clearance lagi. Total Spanyol bikin 5 clean sheet beruntun.
Statistiknya nggak masuk akal buat bocah 19 tahun:
- 290 umpan sukses dari 295 percobaan di fase grup
- akurasi 98,3% (paling tinggi di turnamen)
- Sampai perempat final dia masih megang 98% akurasi
- CUMA 1 KALI KENA DRIBBLE ANJJJGGG
- 1 foul di area bahaya
Bocah 19 tahun udah main dengan ketenangan veteran.
Puncaknya, semifinal lawan Prancis.
BBC gambarin Cubarsi sebagai pemain yang "commanding presence" di jantung pertahanan.
Nggak heran, sebelum laga dia santai banget bilang: "Ngak takut sama Mbappe, tapi kita harus waspada 90 menit penuh."
Hasilnya? Prancis cuma bikin 0,3 expected goals 🤣
⌛️
Calon kapten Spanyol?
Cubarsi udah megang emas Olimpiade 2024, sekarang selangkah lagi Piala Dunia. Kalau juara, dan ngelihat ketenangan di lapangan, mungkin Cubarsi cocok jadi kapten masa depan La Roja.
Buat Barcelona juga enak. Mereka nggak perlu beli bek mahal-mahal lagi. Tinggal cari partner tukang gebug.
Intinya, Cubarsi itu bek pintar dan dewasa jauh melebihi usianya.
Dan di umur 19 tahun, langit yang jadi batasnya.
Final Piala Dunia 2026 tinggal beberapa hari lagi. Apakah bocah dari Estanyol ini bakal angkat trofi paling bergengsi di dunia? Kita tunggu.
Spanyol membangun Sistem, tidak bergantung pada Individu "super"!
Lini belakang:
- Pau Cubarsi (19 tahun - 48 caps Barcelona musim lalu)
- Aymeric Laporte (32 tahun-30 caps Bilbao musim lalu, pindah dari Al Nassr di September 2025)
Lini depan:
- Lamine Yamal (19 tahun - 45 caps Barcelona musim lalu- 24 goals - 17 assists)
- Mikel Oyarzabal (29 tahun - 40 caps Sociedad musim lalu - 18 goals - 4 assists).
Perpaduan wonderkid Barcelona & senior Flamboyan di klub papan tengah jadi kunci Barcelona.
Squad ini tidak sematang generasi emas juara Piala Dunia 2010. Tapi mereka membangun sistem, jadi meskipun kalah mewah tapi tidak kalah solid.
Calon kuat juara seperti prediksi EA Sport? 🙄🙄
Lagi rame-rame isu soal pemain Prancis yang bukan keturunan asli Prancis.
Salut sama pernyataan Cubarsi 👏
"Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, mereka adalah orang Prancis, tanpa memperdulikan warna kulit mereka."
Sayalah kelas menengah ke bawah yang sudah prepare itu. Sebagai orang tua tunggal yang berada di kubangan kemiskinan struktural dan punya 2 anak dari 2 generasi (Gen Z dan Alpha), ini yang saya lakukan:
1. Anak pertama (perempuan, usia 23 tahun, semester 6 teknik elektro)
- Sudah punya paspor
- Bahasa Korea
- Bahasa Inggris, score TOEFL -nya lumayan
- Bahasa Jepang
- Ngoding
- Software (Ms. Office, Autocad, Photoshop, dll.)
- Menulis (fiksi dan nonfiksi)
Selain itu, saya mengerahkan semua networking yang saya miliki untuk memastikan dia mendapat beasiswa S2 dan S3 serta cabut dari Indonesia.
Oktober nanti dia akan ke Malaysia dalam rangka pertukaran mahasiswa.
2. Anak kedua (laki-laki, 11 tahun kelas 4 SD)
- Ngoding (Python, LUA)
- Software (Ms. Office dan berbagai aplikasi untuk editing foto dan video)
- Bahasa Inggris
- Literasi digital
- Menggambar dan melukis
----
Saya sendiri tahun ini masuk ke UT ambil prodi Sains Data dan sedang belajar bahasa Jepang. Kuliah agar selain mempersiapkan masa depan anak-anak, saya juga mempersiapkan masa pensiun agar tidak menjadi "beban finansial" bagi mereka.
Saya serius ketika mengatakan, "Demi anak-anak, aku siap bertarung melawan dunia." 🔥
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.