Benda putih yang nampak di hidung itu adalah filamen sebaseus.
Filamen sebaseus adalah struktur normal dan sehat pada kulit, yang berbentuk seperti tabung tipis atau benang halus yang melapisi dinding pori-pori. Fungsi utamanya adalah membantu mengalirkan minyak alami kulit atau sebum ke permukaan kulit agar kulit tetap lembab dan terlindungi.
Filamen ini menjadi lebih terlihat berupa titik-titik putih, kuning keputihan, atau abu-abu, ketika produksi sebum berlebihan. Kondisi ini sering terjadi pada area kulit yang berminyak, serta area hidung, dahi, atau dagu.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
-Sebaceous filaments: An exaggerated manifestation of normal skin physiology
-Sebaceous Filaments
Ariana Grande’s Brighter Days Ahead Foundation has given a grant to Save The Children UK to aid children in Gaza:
“With funds like this, we've already reached:
• 183,459 children with cash assistance
• 83,000 children with health and nutrition support
• 11,357 children with education programmes”
Ariana Grande has provided aid for children and families in Gaza.
Save the Children UK shares that the singer’s Brighter Days Ahead Foundation has provided a grant through their Emergency Support Fund.
Over 150,000 children have received assistance.
(https://t.co/q0sg3xRO4a)
Kalo masih ada yg bilang petamax kan cuma buat org yang mampu wkwkwk eitss menurut gua akan ada efek domino yang muncul setelahnya.
Dan efek domino ini justru bisa nyampe ke orang yang bahkan nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
1. Orang langsung cari alternatif yang lebih murah Ini perilaku manusia paling normal.
Kalau Pertamax naik, sebagian orang bakal pindah ke Pertalite. Masalahnya, Pertalite itu kuotanya terbatas. Kalau yang ngantri makin banyak, tekanan ke stok juga makin besar.
2. Pertalite makin rame
Kalau permintaan naik terus, antrean makin panjang. Yang biasanya isi santai jadi rebutan.
Yang nggak kebagian?
Ya terpaksa beli BBM yang lebih mahal.
3. Biaya transportasi dan logistik pelan-pelan ikut naik
Di negara kepulauan kayak Indonesia, hampir semua barang harus diangkut. Begitu biaya energi naik, biaya distribusi ikut naik. Dan biaya distribusi yang naik itu biasanya nggak berhenti di jalan.
Ujung-ujungnya diterusin ke konsumen.
4. Harga barang ikut naik seperti Beras. Sayur. Makanan. Jasa kirim. Ojol.
Bahkan UMKM kecil pun bisa kena. Karena modal operasional mereka ikut naik.
5. Daya beli makin tertekan
Ini yang menurut gua sering diremehin.
Gaji nggak naik setiap bulan. Tapi pengeluaran bisa naik pelan-pelan. Awalnya mungkin nggak kerasa.
Tapi lama-lama orang mulai mikir dua kali sebelum belanja. Mulai nahan konsumsi. Mulai batal checkout.
6. Yang kena bukan cuma orang kaya
Narasi "yang pake Pertamax kan orang mampu" menurut gua terlalu sederhana.
Karena ekonomi itu saling terhubung.
Ketika biaya di satu titik naik, efeknya bisa nyebar ke mana-mana.
Kadang yang kena justru orang yang nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
Makanya menurut gua yang perlu dilihat bukan cuma siapa yang pakai Pertamax?
Tapi juga: apa yang terjadi setelah Pertamax naik?
Karena sering kali yang bikin berat bukan kenaikan harganya. Tapi efek domino nya.
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
jangan ada yang tergiur yaa!
ini udah ada catatan komunitasnya, tapi belum naik ke publik. juga sudah ada laporan kalo mereka menipu.
bisa sebarin biar semua tau 🚨
WOWO kurban 1.098 sapi dananya dari APBN, kurban atas nama PRABOWO SUBIANTO
kalau pake dana APBN sebutnya jangan dari Presiden dong, yang berkurban adalah rakyat indonesia yang bayar PAJAK
Salah satu hal yg membuat saya surprise ketika menerjemahkan Franz Junghuhn adalah karena ternyata badak itu daya jelajahnya sampe ke puncak2 gunung!
Saya tuliskan di sini beberapa kutipan Junghuhn ketemu badak/jejak badak di Gede-Pangrango.
Ini adalah bekas vaksin cacar smallpox, penyakit yang sudah tidak ada lagi di dunia ini dan menunjukkan keberhasilan vaksinasi.
Smallpox merupakan infeksi dengan angka kematian mencapai 30%. Saat ini vaksinasi smallpox sudah tidak lagi dilakukan karena penyakitnya sudah tidak ada.
Satu vaksinasi lagi yang bisa memunculkan bekas luka seperti ini adalah vaksinasi BCG untuk mencegah TB, coba deh cek bagian atas lengan kanan kalian ada bekas seperti itu atau tidak, biasanya disuntikkan di sana.
Bekas luka pada kulit tersebut disebabkan oleh infiltrasi sel imun ke kulit untuk membunuh sel terinfeksi, sehingga menyebabkan kerusakan pada lapisan kulit. Pembentukan jaringan parut untuk 'menambal' kerusakan tersebut menyebabkan jaringan parut yang khas seperti pada gambar di bawah.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
The mark of success: The role of vaccine-induced skin scar formation for BCG and smallpox vaccine-associated clinical benefits.
Apalah gunanya nebang jutaan hektar hutan untuk perkebunan kelapa sawit; bikin masyarakat adat, gajah, dan orangutan kehilangan ruang hidup; bikin ratusan orang kena ISPA karena kabut asap; dan harga minyak goreng tetep mahal??