Gak usah sok keras!
Dulu komunis
Dulu (mungkin sampai sekarang) etnis Tionghoa
Sekarang teman2 LQBTQ+
Tapi bisa aja
Besok Kpopers
Besok supporter bola
Besok pembaca
Besok anak gym
Besok sinefil
Besok penonton Spongebob
etc
Tak ada yg pernah tahu kelompok mana yg akan dijadikan kambing hitam di negara yg bobrok ini. Jadi, kasihilah sesamamu manusia, wahai manusia. Yang iblis ya udah sih emang susah dibilangin.
on a serious note, i know mungkin kalian banyak penasaran sama anomali satu ini
but please, PLEASE:
if you are against this program, JANGAN. BELANJA. DI. KOPDES.
kalo kalian belanja di kopdes, kalian berkontribusi terhadap angka penjualan kopdes.
angka penjualan ini bisa jadi akal akalan mereka buat memperbanyak kopdes, which we don’t need. 🤷♀️🤷♀️🤷♀️
Gegara presidennya nih, so soan menetapkan ancaman non militer. Jadinya hal tersebut seakan melegitimasi masyarakat untuk berbuat sewenang-wenang, kan. Emang gila ya, lagi-lagi gue akan selalu ingat dosa 02 voters yang buat sebab semua kisruh di negeri ini terjadi.
i need the international media to help us cover our people's struggle & voices, multiple indonesian trans women were beaten & doused with urine when they were just trying to earn a living
81 tahun kemudian:
1. Persekusi tempat ibadah masih terus berlanjut.
2. Adil berupa pembungkaman & penyiraman air keras ke aktivis.
3. Bersatu dalam slogan, tapi Papua masih dibiarkan berjuang sendirian.
4. Semua perwakilan adalah rezim biadab
5. Gaji murah untuk buruh negara.
Halu sekarang bukan jadi y/n idol K-Pop, tapi rupiah menguat, embege bubar, pendidikan gratis, kesehatan lebih diperhatikan, ga banyak pungli, UMR 2 digit, bisa makan enak dan nyaman tanpa embel embel "in this economy" sedangkan ybs ulang tahun, dirayainnya ga kelar kelar