Gonjang ganjing soal pendidikan orang nomor satu di Indonesia dan calon orang nomor 2 di Indonesia menjadi kode bahwa seluruh elemen harus mulai serius membenahi pendidikan bangsa ini.
Ini hanya pengingat untuk diri sendiri, karena Indonesia bisa hebat bukan dari pertolongan siapa-siapa. Tapi, dari pikiran yang tidak terjajah 'oportunistik'.
Tentang kehidupan, orang sangat bergairah mndekatkan diri kpd siapa yang memiliki status sosial lebih tinggi, lebih kaya, lebih berkuasa.
Entah karena prihal untuk mendapatkan koneksi, sejumlah ilmu ataupun sepercik harta.
Pola pikir ini, secara sistemik sudah dibangun sejak dini
Orang yang cukup punya kuasa dan koneksi tak memiliki waktu untuk diberi.
Orang yang punya cukup ilmu dan pendidikan tinggi, tak punya perhatian untuk dibagi.
Orang yang punya cukup harta, tak merasa itu investasi yang berarti.