Selamat memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus bagi umat Kristiani dimanapun berada. Semoga bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan
dan berkat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Saya didampingi jajaran pejabat dan ASN lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tengah mengabdi di @KemenkoInfra, menerima audiensi pimpinan dan civitas akademika IPDN. Hadir dalam pertemuan tadi, Rektor IPDN Bapak Dr. Halilul Khairi beserta jajaran Wakil Rektor dan Kepala Biro yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan.
Dalam diskusi tadi, saya menekankan bahwa transformasi birokrasi harus dilakukan secara gradual namun fundamental, mencakup 'hardware' hingga kultur organisasi. Sebagai tulang punggung pemerintahan, seorang Pamong Praja harus memiliki 'moral guidance' yang independen dan keberpihakan yang jelas hanya untuk kepentingan negara.
Di tengah tantangan zaman yang seringkali menonjolkan
pragmatisme, IPDN harus tetap menjadi kawah candradimuka yang menghadirkan idealisme. Pendidikan adalah pondasi utama untuk membentuk abdi negara yang idealis, namun tentu harus didukung oleh sistem yang memungkinkan nilai-nilai baik dan mulia tersebut terus tumbuh sejak dari masa pendidikan hingga penugasan.
Kita memahami bahwa politik, demokrasi, pemerintahan, dan pembangunan adalah satu paket yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, setiap abdi negara dan ASN memiliki peran penting dalam menyempurnakan birokrasi demi memastikan pembangunan kewilayahan berjalan efektif dan akuntabel.
Terima kasih atas dedikasi IPDN dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan. Mari kita terus bersinergi membangun birokrasi yang modern, profesional, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pengabdian yang luhur.
Pasca melakukan rapat darurat di Stasiun Bekasi Timur, saya bergegas menuju RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk langsung para korban yang tengah menjalani perawatan intensif. Sebagian besar dari mereka adalah para pejuang keluarga, pekerja wanita yang baru saja pulang beraktivitas menggunakan gerbong khusus KRL.
Hati saya tersentuh mendengar cerita mereka; antara rasa trauma yang mendalam dan rasa syukur atas keselamatan. Saya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik.
Apresiasi setinggi-tingginya kepada Walikota Bekasi, tim RSUD, KAI, Jasa Raharja, serta BPJS Kesehatan atas kecepatan responsnya; termasuk pengerahan 163 ambulans tadi malam yang krusial dalam menyelamatkan nyawa di masa kritis.
Namun, empati saja tidak cukup. Insiden yang memakan korban jiwa ini adalah peringatan keras bagi kita semua. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, saya menginstruksikan langkah-langkah strategis untuk investigasi, audit lintasan sebidang, dan memberikan solusi dengan infrastruktur (flyover/underpass) di titik yang padat.
Keselamatan transportasi adalah soal melindungi hak hidup setiap warga negara. Kita tidak ingin insiden serupa terulang kembali. Mari kita doakan kesembuhan bagi para korban yang tengah dirawat, dan sekali lagi, duka cita mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. 🙏🏼
Saya, sambil melukis di Magelang, mengikuti perkembangan dan dinamika pasar. Baik pasar modal maupun pasar uang. Memang, kurang menggembirakan.
Tetapi, saya berpendapat, tekanan ekonomi yang lebih berat masih dapat dicegah. Tentu something must be done. Kita masih memiliki "political & economic resources". Opsi & solusi masih tersedia.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah, dunia usaha, para ekonom dan seluruh pemangku kepentingan "must be on board". In crucial things unity. Mutual trust mesti dibangun bersama.
Mari kita berikan kesempatan dan dukungan kepada pemerintah. Insya Allah Indonesia Bisa. *SBY*
Saya menghadiri Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden @prabowo kemarin sore (11/5). Dalam kesempatan tersebut, saya melaporkan progres sejumlah agenda prioritas yang menjadi direktif Bapak Presiden untuk memperkuat infrastruktur, konektivitas dan ketahanan wilayah kita.
Beberapa poin utama yang kami kawal di @KemenkoInfra meliputi:
1. Penyelamatan Pantura Jawa;
2. Rehabilitasi Pasca-Bencana;
3. Gerakan Indonesia Asri dengan Ruang Terbuka Hijau dan Biru;
4. Program 3 Juta Rumah dan Konsep Transit Oriented Development (TOD); dan
5. Transformasi dan Jaringan Kereta Api Nasional;
Saya juga melaporkan pentingnya swasembada air melalui manajemen irigasi dan pipa rumah tangga yang berkelanjutan sebagai pilar utama ketahanan pangan. Tantangan ke depan tidaklah ringan, namun dengan kerja keras dan kolaborasi lintas sektoral, kita optimistis infrastruktur nasional akan semakin tangguh dan membawa manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Saya menerima audiensi jajaran pimpinan Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) yang menjadi momen yang penuh dengan optimisme. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari konflik geopolitik hingga dampaknya terhadap ekonomi dunia, Indonesia harus tetap waspada dan berdiri kokoh di atas fondasi persatuan.
Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua GPI, Reverend Dr. MH Siburian, M.Min., serta sahabat perjuangan saya, Pendeta Drs. Sabam Sinaga, M.M. (Anggota DPR RI Dapil Sumut II, sekaligus SC Sinode Besar 2026). Inilah indahnya Indonesia; meski kita beragam dan berbeda latar belakang, kita selalu bisa menemukan ruang untuk bersatu demi kebaikan bangsa.
Saya menyampaikan bahwa kemajemukan adalah kekuatan utama kita. Di era teknologi dan media sosial yang rentan memicu polarisasi, kita tidak boleh terjebak dalam perpecahan. Saya meyakini bahwa nilai-nilai idealisme dan iman harus diletakkan pada konteks zaman untuk menghadirkan suasana yang damai, rukun, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Terima kasih atas undangan untuk menghadiri Sinode Besar 2026 di Pematang Siantar. Saya sangat menghargai hadirnya GPI yang telah hadir sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga kini memiliki lebih dari 1.400 gereja di seluruh pelosok Nusantara.
Mari kita terus bergandengan tangan, lintas identitas dan elemen bangsa, untuk mengawal pembangunan dan menjaga kerukunan demi Indonesia yang semakin makmur dan berdaulat.
Saya diajak Ibu Wamen @KemenPU untuk meninjau langsung Inlet Sodetan Kali Ciliwung dan Command Center di Bidara Cina. Infrastruktur strategis ini memiliki fungsi penting untuk mengalihkan sebagian debit air Kali Ciliwung saat beban aliran tinggi langsung menuju Kanal Banjir Timur (KBT). Dengan kapasitas alir hingga 60 m³/detik, sodetan ini menjadi tumpuan utama untuk mengurangi risiko banjir di area hilir Jakarta.
Namun, saya menekankan bahwa dengan infrastruktur secanggih apa pun, banjir harus ditangani secara holistik. Pembangunan fisik tidak akan langgeng dan berkelanjutan apabila belum terbangun kesadaran kolektif kita untuk tidak membuang limbah dan sampah sembarangan ke kali dan sungai. Inilah faktor utama yang membuat persoalan banjir terus berulang.
Saya mengimbau sekaligus mengajak semua pihak untuk membangun literasi, edukasi, dan sosialisasi yang baik, namun harus disertai dengan penegakan aturan yang tegas. Jika dibiarkan, satu bongkah sampah hari ini akan menjadi gunung masalah di masa depan yang memerlukan upaya luar biasa untuk memulihkannya.
#IndonesiaASRI
Di kantor @KemenkoInfra saya menerima kunjungan Prof. Iman Harymawan, Ph.D. dan rekan-rekan dari ‘Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS)’ Universitas Airlangga.
Dalam diskusi tersebut, saya menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ke depan harus dijalankan dalam satu tarikan nafas antara kemakmuran (prosperity) dan keberlanjutan (sustainability).
Kita tidak hanya bicara soal fisik, tapi juga tentang “People-Centered Development”, bagaimana dampak sosial dan kualitas hidup masyarakat, termasuk saudara-saudara nelayan kita, benar-benar meningkat tanpa mengabaikan perlindungan bumi dari krisis iklim.
Terima kasih atas undangannya untuk hadir dalam ‘Asia Pacific Sustainable Business and Innovation Forum’ mendatang. Saya mengapresiasi peran CESGS Unair sebagai ‘Center of Excellence’ yang terus mendorong standar ESG dalam pendanaan infrastruktur nasional.
Semoga dengan hadirnya CESGS, Indonesia mampu menuju “hub” utama bagi bisnis berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.
Pantura Jawa adalah koridor ekonomi, industri, transportasi, dan logistik, nilainya sangat strategis bagi kedaulatan ekonomi nasional sebagai penyumbang 23% PDB nasional dengan 52 juta penduduk.
Menyadari hal tersebut, proteksi terhadap Pantura melalui pembangunan “Giant Sea Wall” kini diletakkan sebagai prioritas utama dalam Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) sesuai visi Asta Cita Bapak Presiden @prabowo. Ini adalah langkah progresif yang harus kita wujudkan bersama.
"Kick-off meeting” hari ini adalah sebuah awalan. Bersama para Kepala Daerah dan Kementerian terkait, kami berkomitmen penuh mendukung BOPPJ di bawah kepemimpinan Bapak Laksamana (Purn) Didit. Kita harus bergerak cepat memitigasi risiko lingkungan demi masa depan kita semua.
Mari kita kawal semangat ini agar solusi atas segala tantangan dapat segera kita temukan. 🇮🇩
Saya menyambut dengan sangat baik hadirnya Biru Muda Project (BMP), sebuah gerakan inisiatif kepemudaan yang sangat positif yang ingin merangkul seluas-luasnya anak-anak muda di Indonesia dari berbagai latar belakang.
Dalam kesempatan ini, saya mengukuhkan Ketua Umum BMP, Bung Teuku Agassi Harsya yang terpilih periode 2026-2030 beserta seluruh jajaran pegurusan BMP.
Sejarah membuktikan bahwa anak muda tidak pernah berhenti mencari sesuatu yang ideal. Politik dan pengambilan kebijakan tidak boleh dibiarkan dikelola tanpa idealisme dan kompetensi; itulah mengapa anak muda harus berani menjadi subjek, bukan sekadar objek politik.
Tadi saya berpesan agar kita selalu menghadirkan critical thinking. Sebagai anak muda, kita harus selalu aktif, memiliki rasa ingin tahu, serta peduli terhadap situasi negeri. Mulai dari isu ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga lapangan pekerjaan dan berbagai isu strategis lainnya.
Kita semua ingin terus memiliki peran yang baik dan memberikan kontribusi nyata, baik melalui pemikiran maupun aksi di lapangan. Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Biru Muda Project. Mudah-mudahan semakin sukses, maju, dan berkembang; tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh penjuru Indonesia.
Kami keluarga besar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi. Peristiwa ini menjadi duka bagi kita semua. Doa kami menyertai seluruh korban, semoga yang berpulang mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan yang tengah menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan.
Kami juga menyampaikan simpati yang tulus kepada seluruh keluarga dan kerabat yang terdampak. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, serta dukungan dalam menghadapi masa sulit ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan.
Semoga kejadian tersebut meningkatkan kesadaran utk memperbaiki sistem, layanan dan keamanan kereta api di Indonesia.
Saya meninjau langsung proses penanganan pasca-insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur bersama jajaran terkait. Pertama-tama, atas nama pribadi dan Pemerintah, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam bagi para korban. Hingga siang tadi (pkl 13.00), tercatat 15 saudara kita wafat dan 88 lainnya masih dalam perawatan medis.
Kita mendoakan para korban, semoga ‘husnul khotimah’ dan segala amal kebaikannya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. Prioritas utama kami saat ini adalah proses evakuasi, dan alhamdulillah seluruh korban telah berhasil dikeluarkan dari gerbong terdampak sejak tadi malam.
Saat ini fokus utama kami adalah:
1. Penanganan Medis: Memastikan korban luka mendapatkan perawatan maksimal.
2. Evakuasi & Recovery: Tim sedang bekerja keras memindahkan gerbong terdampak agar jalur KRL dapat segera dinormalisasi sore ini.
3. Investigasi Menyeluruh: Saya telah meminta KNKT untuk menginvestigasi penyebab insiden ini secara transparan dan jujur. Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kejadian ini adalah pengingat serius bagi kami untuk melakukan evaluasi total pada sistem transportasi kita. Fokus ke depan adalah percepatan solusi infrastruktur, terutama pada perlintasan sebidang yang rawan. Kami mendorong percepatan pembangunan ‘flyover dan underpass’ serta penguatan sistem pengamanan di titik-titik strategis.
Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak boleh ditawar. Kami akan terus mengawal pembenahan teknologi, tata kelola, dan respons darurat transportasi publik, bukan hanya di Jabodetabek, tetapi di seluruh penjuru tanah air.
Terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang terus bekerja tanpa lelah. Mari kita kawal dan bekerja bersama agar transportasi Indonesia semakin aman, andal, dan nyaman.
Dalam peninjauan pasca insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, saya ingin memastikan penanganan medis maksimal bagi korban luka, serta percepatan recovery jalur kereta api agar normalisasi segera tuntas.
Sesuai arahan Presiden @prabowo, insiden ini menjadi momentum evaluasi total. Kami akan mempercepat solusi infrastruktur, termasuk pembangunan flyover dan underpass di perlintasan sebidang yang rawan.
Kami ingin hadir dengan solusi yang lebih menyeluruh dan bersifat jangka panjang, bukan hanya di Bekasi dan Jabodetabek, tapi di seluruh Indonesia. Ini adalah keselamatan yang harus kita utamakan bagi masyarakat di mana pun berada.
Saya bersama Wamen ATR/BPN @OssyDermawan, jajaran @KemenkoInfra, @KemenPU, @KLH_BPLH, Pemerintah Provinsi DIY, keluarga besar UGM, serta jajaran BUMN Jasamarga melakukan penanaman pohon di ruas jalan tol Solo-Yogyakarta-NYIA, khususnya di wilayah Purwomartani, Sleman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) dalam momentum Hari Bumi untuk mendukung visi Indonesia Asri yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Kita tidak ingin pembangunan hanya sekadar benda mati, tetapi harus mampu menghadirkan ekosistem yang sehat, resik, dan indah. Menghadirkan koridor hijau di sepanjang jalan tol bukan sekadar penghijauan, melainkan langkah strategis untuk:
- Menyerap emisi CO2 guna mengurangi polusi udara.
- Mitigasi krisis iklim dan ancaman bencana ekologis.
- Meningkatkan estetika dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Sesuai amanat undang-undang tata ruang, kita terus berikhtiar memenuhi target minimal 30% ruang terbuka hijau di setiap wilayah. Pembangunan infrastruktur memang bertujuan untuk mengakselerasi ekonomi dan menurunkan biaya logistik, namun aspek kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan bumi harus tetap menjadi prioritas utama.
Alhamdulillah, @LavaniForever kembali menjadi "Champions Proliga tahun 2026". Setelah dua tahun kita belum berhasil dan menjadi runner-up.
Ini adalah buah dari kerja keras, perjuangan tim dan supporter yang luar biasa dari awal sampai dengan malam "Grand Final", luar biasa!
Dengan Ridho Allah SWT, Jakarta Lavani Livin' Transmedia diberikan kekuatan kepada semua, para pemain, pelatih, dan semua yang telah berupaya untuk mengembalikan tahta tertinggi juara pada Liga Voli di Indonesia, Proliga 2026.
Kita terus ingin berbenah dan mengambil pelajaran dari setiap pertandingan, dari setiap musim. Bhayangkara Volley juga tim yang hebat, kami semua mengapresiasi pertarungan yang gigih, game pertama maupun game kedua tadi malam.
Selamat untuk LavAni! Semoga ini menjadi bagian untuk terus memberikan sumbangsih pada prestasi Bola Voli Nasional!
Kita tentu bangga atas pencapaian klub voli kebanggaan kita semua Jakarta LavAni Livin' Transmedia lolos ke babak Gold Final Proliga 2026.
Malam hari ini adalah pertandingan perdana Jakarta LavAni Livin' Transmedia pada Gold Final di Yogyakarta. Kita doakan agar para atlet dan manajemen Jakarta LavAni Livin' Transmedia raih hasil terbaik.
Selamat berjuang Laskar LavAni! Tetap semangat, tetap fokus, lakukan yang terbaik!
Doa kita semua teriring di setiap 'umpan bola' kalian
#JakartaLavAniLivinTransmedia
Setelah mendarat di Bandara Yogyakarta, saya meninjau langsung progres pembangunan kawasan terintegrasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Di atas lahan seluas 7,1 hektare, tengah dibangun fasilitas pendidikan lengkap mulai dari SD, SMP, hingga SMA yang dilengkapi asrama, ruang kelas, sarana olahraga, dan fasilitas pendukung lainnya.
Target kita jelas: selesai pada Juni 2026. Sesuai dengar arahan langsung Bapak Presiden @prabowo, Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan solusi nyata untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Program ini difokuskan untuk keluarga prasejahtera dan masyarakat berpenghasilan rendah. Semuanya gratis: sekolah, tempat tinggal, pakaian, buku, hingga makanan bergizi untuk para siswa. Kita ingin anak-anak kita fokus belajar dan tumbuh menjadi generasi unggul tanpa terbebani biaya.
Saat ini progres fisik mencapai 38% dengan dukungan lebih dari 840 tenaga kerja yang akan terus ditambah untuk mengejar timeline. SR ini diharapkan mampu menampung 1.080 siswa yang nantinya akan dibimbing oleh para guru dan pamong terbaik. Selain dampak pendidikan, proyek ini juga menghidupkan ekonomi lokal di sekitar Kulon Progo melalui serapan tenaga kerja dan pemberdayaan UMKM.
Saya meminta kepada seluruh jajaran untuk terus mengawal pembangunan ini agar tuntas tepat waktu, mengutamakan keselamatan kerja, dan memastıkan kualitas material terbaik demi masa depan anak-anak kita.
Mari kita pastikan pendidikan berkualitas dapat diakses oleh siapa saja, di mana saja. Terima kasih atas sinergi dan kerja kerasnya Bapak Deddy Agus Susanto dan Ir. Raden Haryo Satriyawan dari Kementerian PU, Bupati Kulon Progo Bapak Dr. R. Agung Setyawan, Wakil Bupati Bapak Ambar Purwoko, Sekda Bapak Triyono, Ibu Ernawati Sukeksi (Dinsos), Bapak Drs. Duana Heru (DLH), Bapak Sulung Ambang (DPU), Ibu Dr. Ir. Margaretha Elya Lim (Kantah ATR/BPN Kulon Progo), Mayor Sutarjo (Kasdim 0731), serta AKBP Ridho Hidayat (Kapolres Kulon Progo).
Mari terus kita kawal bersama pembangunan ini demi masa depan anak-anak bangsa.