Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Kangeeeen baca2 metropop yg tulisan dan isinya seperti buku2nya kak @ratu_cungpret huhuhu.... ada rekomendasi gak judul bukunya apa n penulisnya siapa?
NARNIA: THE MAGICIAN'S NEPHEW garapan Greta Gerwig akan tayang di bioskop secara global termasuk IMAX 12 Februari 2027. Lalu masuk Netflix 2 April 2027.
Dibintangi David McKenna, Beatrice Campbell, Emma Mackey, Carey Mulligan, Ciarán Hinds, Daniel Craig, Meryl Streep, Kobna Holdbrook-Smith, Denise Gough, dan Susan Wokoma.
Ampun deh, ternyata masih banyak pendapat-pendapat BERBAHAYA begini tentang HIV.
Argumen di gambar adalah contoh argumentasi yang TIDAK TEPAT dan TIDAK berdasarkan bukti ilmiah.
Izin gue bahas satu-satu ya.
1. 𝗜𝗻𝗳𝗲𝗸𝘀𝗶 𝗛𝗜𝗩 𝗧𝗲𝗿𝗯𝘂𝗸𝘁𝗶 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗯𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗜𝗗𝗦
Pendapat bahwa 'HIV bukan bukti utama penyebab AIDS dan korelasional' adalah pendapat yang sudah lama DIBANTAH.
Saat ini, HIV sudah berhasil diisolasi dari pasien AIDS, dikarakterisasi secara genomik, dan berhasil dikultur virusnya. Kita sudah bisa melihat persis bagaimana HIV menginfeksi sel limfosit T CD4+, mereplikasi, dan secara 'menghancurkan' sistem imun.
Sudah ada bukti penelitian yang menunjukkan kausalitas, yaitu paparan dari transfusi darah, perinatal, serta jarum suntik.
2. 𝗔𝗜𝗗𝗦 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗯𝗮𝗯𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗳𝗮𝗸𝘁𝗼𝗿, 𝘁𝗲𝗿𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗴𝗶𝘇𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝘃𝗮𝗸𝘀𝗶𝗻 𝗺𝗥𝗡𝗔
Kondisi kurang gizi memang dapat menyebabkan semakin buruknya kondisi imun pada pasien dengan HIV, NAMUN BUKAN ARTINYA kurang gizi itu menyebabkan AIDS.
Vaksin mRNA baru pertama kali digunakan massal pada 2021, sedangkan AIDS sudah diidentifikasi sejak 1981. Jadi udah jelas gak nyambung sih.
3. 𝗔𝗜𝗗𝗦 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗺𝗯𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘃𝗶𝘁𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗖 𝗱𝗼𝘀𝗶𝘀 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶
Tidak ada satu pun penelitian yang menunjukkan vitamin C dosis tinggi dapat menyembuhkan AIDS atau menggantikan ARV sebagai terapi HIV.
𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻
Kritik ilmiah terhadap konsensus itu baik dan perlu.
Tapi kritik sebaiknya datang dengan data, metodologi, dan publikasi peer-reviewed, BUKAN dari 'kata si A', 'kata si B', apalagi sumber-sumber yang ternyata tidak terverifikasi.
Semoga bermanfaat!