Menolak menjadi LC seorang wanita disiksa sampai meninggal dunia karena tak sanggup bayar denda finally jutaan rupiah
Sebelum kehilanganya nyawanya, Dwi Putri didandani layaknya badut. Ia kemudian diborgol dan disiksa. Disiram air ke mulutnya. Dwi tak kuasa menahan deraan penyiksaan yang pedih itu. Ia diduga meninggal di lokasi kejadian di mess LC di Jodoh, Batu Ampar, Batam.
Wilson kemudian membawanya ke RS Elisabet di Sagulung. Di sana ia dinyatakan telah meninggal. Wilson sempat hendak mengubur diam-diam mayat Dwi. Ia mencari ustad. Upayanya gagal setelah aksinya tercium.
Wilson dan tiga tersangka lainnya, Melika, Putri dan Charles kemudian berupaya menghilangkan jejak dan barang bukti. CCTV ia buang. Serta nota pembelian lakban dan lainnya.
Wilson tega menyiksa setelah Dwi menolak menjadi LC. Ia dikenakan denda pinalti jutaan rupiah namun Dwi tak sanggup membayarnya. Seperti biasa, semua LC yang bermasalah bakal kena siksa, tak terkecuali Dwi. Dwi tak sanggup menahan siksaan hingga wafat.
Hingga akhirnya semua terbongkar. Dwi Putri telag pergi. Ia tak sakit lagi. Pengorbanan nyawa telah mengungkap aksi keji Wilson dkk selama ini.
Selamat jalan Dwi Putri Aprilia..
@susipudjiastuti Hutan tempat habitatnya sudah sangat berkurang kita teriakpun percuma karna pihak pemerintah tuli jangankan untuk binatang tuk rakyatnya saja pejabat pada buta tuli
⚠️kasus bullying pada anak ⚠️
DM Versi Kakak korban :
Tolong bantu adek aku mendapatkan keadilan sanak.
Adekku mengalami kekerasan yg brutal.
Mereka ini siswi SMPN Karang jaya, kecamatan karang jaya, kabupaten Musi Rawas Utara.
Kejadian 15-okt-2025 jam 13.xx sepulang sekolah
Bullying Bukan Kita
@KangManto123 Kapan ya yg keluar dari mulutnya selain kotoran? Bingung bedain kapan dia ngomong kapan dia bab krn keluarnya sama aja dan gara2 dia indonesia gk punya ibu kota. Sayangnya jauh coba deket udah gw lemparin kacang sama pisang tu raja cebong