bahwa jika pemerintah terlalu bergantung pada militer untuk menjalankan program sipil, itu bisa menunjukkan:
kapasitas birokrasi sipil belum cukup kuat,
koordinasi antar-kementerian kurang efektif,
pemerintah membutuhkan institusi yang lebih disiplin dan cepat bergerak untuk mengeksekusi program.
In this POV, keterlibatan TNI dianggap sebagai "penopang" ketika mesin sipil dianggap belum optimal.
@LambeSahamjja Yaa tetep tuntut Pemerintah ya ngab.., mau gmna juga yg bikin ni program gak jelas gak ada percontohan.
Kalo ntr dihentikan lu hrs berjuang dapetin modal Lo lagi.
Minimal.
Diamnya laki-laki sering disalahartikan.
Padahal diam itu punya banyak arti.
Kadang dia sedang menahan emosi agar tidak menyakiti.
Kadang dia sedang menghitung cara keluar dari masalah.
Kadang dia hanya sedang terlalu lelah untuk mengulang penjelasan yang sama.
Karena tidak semua orang yang diam sedang baik-baik saja.
Ada yang diam karena sudah tidak tahu lagi harus berkata apa.
Setuju KDM. Tentu gak semua yaa, ada yg bner2 kerja, pelayanan yg bagus misal di kecamatan atau dinas.
Guru juga sama aja, ada banyak guru yg gmna caranya ni anak pinter, ni anak cepet nangkep, gak semua guru yaa..,terlepas kurikulum ato apalah ya
Ada banyak mental ASN yg harus di reset trmasuk pejabat nya juga dr daerah sampe nasional.
Reset Indonesia!!!
@djoniecash2 Definisi diacak2 gmna bro?? Setiap pergantian kepemimpinan ya pasti ada kurang dan lebihnya,
Kalo lu brani blg cebong2 , Brati elu kampret , gak brani kritik Prabowo, cupu lo