Berulang kali bilang “kepala mau pecah”, ratusan kali bilang “stress bgt aku gila” dan ribuan kali bilang “gakuat mau nangis”, tapi nyatanya selalu berhasil menyelesaikan dengan baik meski kadang gak sepenuhnya puas.
intinya, you are more than what you think.
Nggak deh, pertanyaan gue kok bisa anak umur 12 tahun korban perkosaan bapaknya sendiri malah dibiarin MELAHIRKAN bukannya diaborsi????? How fucked up Indonesian justice system to let A CHILD WHO WAS RAPED TO GIVE BIRTH TO THEIR OWN RAPIST’S BABY?????????
kita gak pernah tau seberapa besar usaha seseorang untuk menerima takdir yang sedang dijalani. at least kalau gak bisa bantu apa2, minimal lisannya dijaga supaya gak jadi alasan bertambahnya luka dihidupnya.