Menurut psikologi
Kalau seseorang tiba-tiba kehilangan motivasi, maunya tidur terus, sudah tidak lagi menikmati hal-hal yang dulu disukai, merasa kehilangan semangat, jadi lebih sensitif, mudah tersulut emosi oleh hal-hal kecil, mulai mengabaikan diri sendiri, pola makan berantakan, dan tidurnya tidak teratur...
Belum tentu itu karena dia malas.
Bisa jadi tubuh dan pikirannya sedang mengalami burnout, kelelahan mental yang membuat semuanya terasa berat. Bahkan, ada seseorang yang sampai merasa asing dengan dirinya sendiri.
Kalau kamu nyakitin seseorang dan ngehancurin hatinya, tapi dia masih bisa ngomong sama kamu dengan energi positif dan tetap respect sama kamu, cukup bayangin aja seberapa hebat orang yang udah kamu sia-siain.
Karena nggak semua orang punya hati sebesar itu untuk tetap baik setelah disakiti, dan nggak semua orang sekuat itu untuk tetap menghargai seseorang yang pernah menghancurkan perasaannya.
Jadi kalau suatu hari dia memilih pergi, jangan tanya kenapa, tanya dirimu sendiri, kenapa orang sebaik itu sampai lelah bertahan.
Bila bercakap soal jodoh, tak ada istilah "Lewat". Lebih baik dapat pasangan tepat biarpun tempohnya lambat. Daripada cepat, tapi berakhir seperti kilat.
Allah tahu kau sedih. Allah tahu kau penat. Allah adalah sebaik-baik tempat mengadu. Cukup bersujud tanpa perlu mengatakan apa-apa, Dia tahu apa masalahmu. Dia hanya mendengar dan tiba-tiba di kemudian hari, Dia memberi solusi tanpa kita sedari.
Belajar untuk redha. Things happened for a reason. Semua ada sebab tersendiri. Always look at everything with an open mind. Learning how to let go people that we deeply care about, memories that close to our hearts and things that we couldn't afford to lose. It makes us stronger.
Percaya pada aturan Allah. Allah’s timing is always worth the wait. Kadangkala Allah ambil satu benda yang kita sayang, mesti Dia gantikan benda yang lebih baik untuk kita.
Pernah berfikir seperti ini ; “Seharusnya kita tak mengenal dari awal.”
Tapi mungkin saja, kalau kita tidak melalui proses itu ; sakit, patah hati, dikhianati, kecewa, dan sebagainya; boleh jadi kita tidak seperti sekarang.
Lebih kuat dari sebelumnya, bukan? 😊
Soal jodoh ni, mulai berdoa dari sekarang ;
Cukuplah bertemu dengan yang sedap mata memandang, hati yang baik, akhlaknya cantik, bertanggungjawab, menjaga kehormatan diri dan sanggup bersama jatuh bangun.
Tuhan tu kalau Dia nak uji, Dia uji dengan apa yang kita mampu tanggung. Jadi, berlapang dada dengan apa saja yang ada depan mata. Esok – kita tak tahu apa yang Tuhan atur untuk kita harungi. Dia Paling Tahu sebatas apa sabarmu dan mampumu itu.
Sampai je satu tahap kau akan rasa, kalau dia ada, adalah. Kalau dia suka, sukalah. Kalau dia dah tak nak, its okay aku terima. Kau perlu berhenti berharap dan terlalu berharap. Sebab expectations yang tinggi biasanya berakhir dengan kekecewaan dan kau sendiri yang akan terluka.
"Bukan jalan kita, tapi jalan Allah".
"Bukan pilihan kita, tapi pilihan Allah".
"Bukan keputusan kita, tapi keputusan Allah".
"Bukan ketetapan kita, tapi ketetapan Allah".
"Allah adalah sebaik-baik perancang"
Carilah lelaki yang mampu jaga awak seperti seorang ayah, yang mampu beri kasih sayang seperti seorang ibu, yang mampu lindungi awak seperti seorang abang dan yang mampu menjadi pendengar yang baik seperti seorang kakak.
Paling penting mampu terima segala kekurangan awak. 😊🫶🏻
“Terkadang Allah hantarkan kepada kita orang-orang yang baik, sebab kita masih kurang baik. Dan terkadang pula, Allah menarik kembali mereka, kerana Allah ingin lihat kita berubah menjadi baik sebab Allah atau dengan sebab manusia.”
Allah tidak hantar orang sekeliling kita tanpa sebab. Ada yang akan sedarkan kita dan ada yang akan sakitkan hati kita. Bukan dengan sengaja, tapi untuk bagi kita pengajaran atas dunia.