Satu dari pelbagai jejak digitalnya yang bodoh, nirempati, dan menjijikkan adalah misalnya yang ini.
Bajingan, kami kira 'orang-orang MBG' yang gemar mengkambinghitamkan pihak lain ketika setiap ada peristiwa peracunan itu cuma kalangan kroco-kroco aja, gataunya KEPALAnya juga.
1) 50 ribu gratis buat saldo awal.
2) Terus 50 ribu itu gak bisa diambil. Soalnya rekening butuh saldo mengendap minimum.
3) Jadi 11 triliun cash dikasih ke bank plat merah cuma-cuma.
4) Tiap bulan 50 ribu itu kepotong pajak sama biaya admin.
5) Abis setelah beberapa bulan, saldonya tinggal 0 rupiah.
6) Rakyat gak dapet apa-apa, 11 triliun cuma ngalir dari pemerintah ke bank.
Tiga ancaman yang berbahaya: Rupa-rupa, paru-paru, pura-pura
.
Negerinya sedang menghadapi rupa-rupa bencana. Rakyatnya berpotensi punya paru-paru yang tidak baik-baik saja. Pemerintahnya malah pura-pura baik-baik saja
Matematika yukk!
Komplotan pengecutni yang mencoba membunuh Andrie = 16
Yang masuk teater peradilan militer = 4
Dari 4 itu, yang dipecat = 2
Yang ga dipecat = 2
Yang ga diapa-apain = 12
Setelah banding, yang dipecat = -2
Jadi total ya = NOL BESAR
https://t.co/wfRXCFlh8a
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
Sebelum ditangkap, A mengaku melihat Afif sempat berdiri dan dikelilingi para polisi yang memegang rotan. Setelahnya A tidak pernah lagi melihat Afif.
Dari kronologis tempo gw bayangin sprt ini, bedanya yang ini mahasiswa udh agak tahan pukul dibanding Afif anak usia 13 thn😰