Sayangnya justru yang kayak gini malah orang tuanya yg ngebet mau nikahin anaknya.
Gw orang kabupaten, hal ini udah sering terjadi dan dinormalisasikan. Banyak anak - anak yg setelah lulus SD atau SMP gak mau lanjut sekolah. Either anaknya emang gak mau atau orang tuanya yg merasa sekolah gak perlu.
Akhirnya? Anak disuruh nikah cepet biar katanya ada yg “ngurus” ada yg “tanggungjawab”.
Orang tua merasa mampu buat nikahin anaknya, ada uang. Tapi untuk akad dan resepsi aja. Terus kehidupan mereka kedepannya? Ya kalo bukan berasal dari keluarga yg berada bisa dilihat aja contohnya di video, gak terjamin.
Pernah baca juga kalimat ini :
“Allah gak akan lupa sama doa kamu, semuanya cuman tentang waktu. Tentang kesiapan kamu untuk denger jawaban atas doa kamu. Dan Allah akan selalu ngasih jawaban yang terbaik, jawaban yg gak bikin kamu putus koneksi dengan-Nya”
Mungkin buat lo 3 juta kecil, tapi buat sebagian orang
1. Bisa buat bayar sekolah
2. Bisa buat biaya hidup 3 bulan
3. Gaji selama sebulan penuh kerja
4. Bisa buat bayar tunggakan
Nominal uang bisa sama, tapi cara pandangnya bisa berbeda buat tiap orang.
Untuk kamu yang lagi merasa sedih, marah, kecewa, dan merasa belakangan ini lagi kurang baik. Aku harap kamu selalu punya seseorang untuk bersandar, bercerita, dan bisa ngerti apa yang kamu rasain sekarang. Dan kamu harus percaya, akan ada hari dimana semuanya lebih baik. Selalu ada jalan, dan selalu ada cara untuk kamu sembuh.
Seseorang pernah bilang :
"You always find beauty in realizing why it hurt and why it had to hurt. But, you gotta give yourself enough time to process that."
So, there's no need to rush. Aku yakin kamu bisa melewati semuanya dengan baik.
Dan untuk perempuan yang gak sengaja baca tweet ini juga.
Please, never doubt your worth.
Kamu pantas dicintai, kamu pantas menerima cinta yang setara, kamu pantas untuk mendapatkan apapun yang kamu mau tanpa meragukan kemampuan kamu sendiri. Kamu gak boleh merasa kurang, merasa kecil, atau merasa kamu gak pantas untuk siapapun.
Gak ada yang lebih berharga dari diri kamu sendiri. Jangan pernah mengorbankan diri, mengorbankan kebahagiaan kamu hanya untuk membahagiakan orang lain.