Tato itu "permanen" BUKAN karena tintanya nempel di kulit terus, tapi karena ๐๐ถ๐ธ๐น๐๐ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฟ๐ผ๐ป๐ถ๐ ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐๐น๐ถ๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ฏ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐น-๐๐ฒ๐น ๐ถ๐บ๐๐ป.
Jadi saat jarum tato menembus kulit, tubuh langsung menganggap ini sebagai luka dan ancaman asing. Pigmen yang masuk langsung "dimakan" oleh sel-sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel dendritik.
Tinta tato ini akan bertahan lama di makrofag karena makrofag punya mekanisme "captureโreleaseโrecapture" yang membuat tato bisa bertahan lama.
Jadi pas tinta tato itu masuk, makrofag akan berbondong-bondong menelan partikel tersebut. Namun, makrofag tidak bisa mencerna pigmen tinta, karena ukurannya besar dan tahan lama. Akibatnya, makrofag mati, melepaskan pigmen kembali ke jaringan sekitar. Lalu gelombang makrofag baru datang dan mengulangi proses yang sama.
Sederhannya tato "permanen" itu sebenarnya bukan karena tinta nempel terus, tapi karena ada relay makrofag yang terus-menerus mengambil ulang tinta yang terlepas saat makrofag lama mati.
Beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa penumpukan ini bisa mengganggu fungsi imun normal, termasuk respons terhadap vaksin tertentu, serta dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma, yaitu kanker kelenjar getah bening, dan kanker kulit.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Tattoo ink exposure is associated with lymphoma and skin cancers - a Danish study of twins
Yaa ALLAH, Berilah Karunia-MU Untuk Mengunjungi Rumah-MU Yang Agung Dan Rasul-MU Yang Mulia, Di Tahun ini Dan Setiap Tahun, Dengan Keadaan Sebaik-baiknya.
Ulu, pake baju syari tuh dianggap ngga ngikutin model. Sekarang pakai syar'i (gamis dan khimar) ituh trend. lihat artis2 yg pake baju syari cantik2. Yg bukan artis pun cantik2... Terus kepikiran.. lah yg kulihat cantik2 itu pada pake make up ๐ซฃ
Baca berita ttg PS, penasaran sama bukunya. Pas baca bukunya di ipusnas belum selesai. Dr diksi oke. Terus pas buka X baca cerita korban yg sangat detail. Langsung mual. Dan langsung menutup bukunya di ipusnas ๐คฆ๐ปโโ๏ธ
Pulang dari pasar.. tiba2 teringat ibu jaman dulu.. pulang dr pasar dengan wajah lelah dan kepanasan. Memilih istirahat sebentar meluruskan boyok terus kembali lagi mengolah masakan... dan semua itu terjadi padaku.. bedanya saat itu anak2 ibu udah besar..
Jangan sampai informasi itu menghambat pelaku lain untuk mengatasi masalah perubahan iklim. Atau pernah denger ttg krisis iklim itu hoax? Atau kalian percaya? Apa yg kalian rasakan? Coba komen dong. #COP30#TheAnswerisUs#BersamaBergerakBerdaya#UntukmuBumiku