uang aku 25jt ilang di bank jago tanpa ada pemberitahuan pemakaian kartu visa ya Allah nyesek demi Allah ga ikhlas😭
ini ada kemungkinan bakal balik ga sih ya Allah udh telp jago disuruh tunggu informasi lanjutan, tp pesimis bgt gabakal balik ;(
CC:threaddianrafaiza
Baru beres nonton video ini di yt.
Dan saya tersadarkan kalo menjamurnya org yg jualan seblak, cilok, gorengan dan pedagang olahan tepung lainnya di jalanan bukanlah tanda kebangkitan ekonomi rakyat, tpi sinyal keputusasaan (necessity entrepreneurship) untuk menutupi status pengangguran.
Setidaknya ada 6 poin yg saya dapati :
• Jebakan low barrier to entry: Bisnis olahan tepung dipilih cuma krn modalnya murah dan gk butuh keahlian khusus.
Dampaknya, terjadi ledakan keseragaman yg memicu kanibalisme ekonomi (sesama pedagang kecil saling mematikan di radius beberapa meter saja)
• Romantisasi penderitaan oleh negara: Narasi "UMKM Pahlawan Ekonomi" dikritik sebagai alat politik agar negara bisa lepas tangan dari kewajiban menyediakan lapangan kerja formal dan jaring pengaman sosial.
• Paradoks data pengangguran: Angka pengangguran resmi terlihat turun, tpi pekerja sektor informal melonjak smpe 60%. Ini adalah fenomena pengangguran terselubung, tercatat bekerja, tapi pendapatan minim dan gk menentu.
• Perang Harga vs Hancurnya Daya Beli: Di tengah inflasi dan turunnya kasta kelas menengah, merek bukan lagi faktor penting. Pedagang terpaksa memotong margin keuntungan demi mempertahankan konsumen yg sensitif harga.
• Ironi "Negara Tepung" yg 100% Impor: Indonesia menopang jutaan pedagang kecil dari komoditas yg gak bisa tumbuh di tanah sendiri. Ketergantungan impor gandum yg mutlak membuat nasib pedagang cilok di jalanan sangat rentan terhadap konflik geopolitik dunia dan kurs Dolar.
• Model bisnis ini udah di titik jenuh. Para pedagang seperti berjalan di tempat, bekerja keras 12 jam sehari menghirup asap jalanan, tetapi posisi finansialnya gk bergeser maju sama sekali.
Source : https://t.co/YnzpIZpO3L
inilah pertanyaan yang gue lontarkan di hampir semua interview dan alhamdulillah so far selalu works karena setelah itu interviewer langsung keliatan tertarik dan bahkan jelasin balik panjang kali lebar soal value, what they expect, what kind of team they aspire to build
At this point I think we need a database for Indonesian men who have disgusting behaviour, along with evidence. Jadi kalo lo kenal orang, cari dulu nama sama cocokin fotonya di situ. Buat menghindari jatuhnya korban korban lain.
Ini salah strategi. Kalo mau menghimbau perempuan utk menikah, jgn dibikin takut (ga mempan), tapi dibikin berani.
Perempuan lbh takut anaknya punya bapak bajingan drpd ga nikah samsek.
Bikin beraninya gimana? Buktiin bahwa laki2 mampu jadi suami & bapak yg baik. Itu solusinya.