4 โerrorsโ done by mercedes here:
- told GR stay out when the sc is going through the pitlane
- didnโt TALK to him when he asked about the tyres being ready
- IGNORED him when he asked what am i doing
- didnโt serve the penalty
Meskipun Russell patut dikritik akhir-akhir ini dari segi performa atau komentarnya di media, tapi hari ini murni blunder dari pihak Mercedes sendiri...
Gimana ceritanya tim kayak Mercedes miskomunikasi saat safety car buat serve penalti 5 detik? Waktu di radio ditanya Russell malah bingung sendiri mau apa.
Awalnya diperintahkan buat stay out sama engineernya Marcus Dudley. Tapi, Russell masih belum dikasih tahu kalau safety car lewat pit lane.
Terus, pas masuk mau pit stop, Russell konfirmasi lagi di radio jadinya harus gimana, tapi gak direspon. Setelah itu, pas berhenti, harusnya mekanik gak boleh nyentuh mobil buat serve penaltinya, malah langsung naikin front jack mobilnya buat ganti ban.
Alhasil jadi kena drive through penalty... Kacau.
๐จ Racing Bulls ulangi capaian mereka musim lalu dengan dapatkan double-poin di gelaran GP Monako.
Di tengah balapan chaos, Liam Lawson & Arvid Lindblad tampil bersih. Lawson praktis hanya jaga posisi dan dia dapatkan keuntungan dengan kacaunya baris depan dengan penalti.
Aksi Lindblad yang bisa salip Alex Albon jadi kunci karena setelah itu Red Flag muncul yang membuatnya tak perlu masuk pit untuk ganti ban.
๐จ Kimi Antonelli on Monaco win: โthe team gave me- gave us a great carโ
Antonelli stutters in what could be the tip of the iceberg for Mercedes. His correction of โmeโ to โusโ PROVES the sabotage in the other side of the garage. Clearly, Mercedes has given ONLY Kimi a good car
George delivered a message to his fans and addressed the frustrations that his fans faced recently in his interview with Tencent Sports ๐ฉต via WendyW on xhs!
: Hey to all the fans feeling unfair and frustrated about this, got a few words for you?
George: To all my fans, especially my Chinese fans who've been supporting me through it all, I'm just so, so grateful.
And you know what? It's super important that you keep spreading good vibes and positive messages. Yeah, it sucks seeing all the negativity out there, but we shouldn't let that bring us down or make us act like them.
We can just let those negative people be, because honestly, we're way better than that.
it is important for them to spread good energy and positive message, as difficult as it is to see negativity, we should never lower standards to combat that, we can let these people being negative, and be hurtful but we are better than that.
Tanggapan George mengenai konspirasi "Sabotase" akhir-akhir ini dalam interview-nya bersama The Independent:
โSaya 100 persen yakin saya tidak sedang diperlakukan tidak adil (oleh Mercedes). Saya hanya kurang beruntung."
โAda 2.000 anggota tim yang bekerja untuk menghasilkan dua mobil, jadi tidak pernah ada skenario di mana satu pembalap sengaja dirugikan."
โIni balapan. Anda bisa mengerti jika orang berpikir begitu saat menonton di TV, tetapi ketika Anda tahu kenyataannyaโฆ Ya, kami berada di jalur untuk mendominasi kejuaraan konstruktor, tetapi itu tidak dijamin, dan bonus [gaji] 2.000 orang didasarkan pada kejuaraan konstruktor, bukan pembalap, jadi itu adalah insentif mereka sendiri untuk membuat kedua mobil finis."
โDan dari perspektif bos sebuah tim, Anda tidak peduli siapa yang menang selama salah satu pembalap Anda menang. Kami belum pernah berada di posisi ini selama empat atau lima tahun, jadi mereka hanya ingin salah satu dari kami yang melakukannya.โ
๐ท David Davies
harga barang yang berpotensi naik,
efek 1 $USD = Rp.18.000
tapi tenang sobat, tidak akan ada demo. selama bbm tdk di naikkan harganya. @prabowo tau banget soal ini.
1). Mi instan
2). Tahu dan tempe
3). Tepung terigu
4). Roti dan kue
5). Smartphone / Handphone
6). Laptop dan komputer
7). Komponen PC (seperti RAM, kartu grafis/VGA, dan prosesor)
8). Daging ayam potong
9). Telur ayam ras
10). Obat-obatan (baik generik maupun obat paten)
11). Suplemen dan vitamin impor
12). Alat kesehatan (seperti masker medis, alat cek darah, dan perban)
13). Suku cadang (*spare parts*) mobil dan sepeda motor
14). Mobil dan sepeda motor baru
15). Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex)
16). Susu formula anak (yang menggunakan bahan baku bubuk susu impor)
17). Produk kosmetik dan perawatan kulit (skincare) merek luar negeri
18). Barang elektronik rumah tangga (Televisi, AC, Kulkas, Mesin Cuci)
19). Pakaian, sepatu, dan tas bermerek impor
20). Daging sapi impor (*frozen beef*)
21). Bawang putih (karena mayoritas pasokan nasional masih diimpor)
22). Buah-buahan impor (seperti apel, anggur, pir, dan kurma)
23). Gula pasir (sebagian besar bahan baku gula mentah/rafinasi didatangkan dari luar negeri)
24). Gas LPG non-subsidi (Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg)
25). Keju, mentega (*butter*), dan krim olahan susu impor
26). Konsol game (PlayStation, Nintendo Switch, Xbox)
27). Kamera digital dan lensa fotografi
28). Smart TV dan Android TV
29). Perangkat audio (Speaker bluetooth, *headphone*, dan *earbuds* nirkabel)
30). Powerbank dan aksesori pengisi daya (charger serta kabel data)
31). Oli dan pelumas mesin kendaraan (bahan dasar *base oil* menggunakan standar harga global)
32). Ban kendaraan bermotor (menggunakan komponen kimia pengolah karet impor)
33). Aki kendaraan (battery mobil dan motor)
34). Pupuk kimia non-subsidi (bahan baku fosfat dan kalium sepenuhnya diimpor)
35). Biji plastik (bahan baku utama pembuatan botol, kantong, dan wadah kemasan industri)
36). Kertas fotokopi dan kertas cetak (harga bubur kertas/pulp terikat harga komoditas global)
37). Besi beton dan baja ringan untuk konstruksi pembangunan
38). Cat tembok dan cat industri (menggunakan pigmen dan bahan kimia inti impor)
39). Sepatu olahraga merek global (seperti Nike, Adidas, Puma, dll.)
40). Parfum original merek luar negeri
41). Pakaian dan jaket dari lini mode internasional (fast fashion retail)
42). Mainan anak bermerek impor (seperti Lego, diecast Hot Wheels, dan action figure)
43). Alat musik modern (Gitar listrik, keyboard, piano digital, dan drum elektrik)
44). Alat olahraga impor (Raket badminton/tenis, sepeda, dan peralatan gym)
45). Pakan kucing dan anjing (pet food) merek internasional
46). Susu kedelai kemasan pabrikan
47). Cokelat batangan dan produk berbasis kakao olahan dari luar negeri
48). Saus dan bumbu masakan kemasan impor (seperti saus pasta instan, kecap Jepang, dan mayones)
49). Suplemen kebugaran (seperti whey protein, kreatin, dan susu diet impor)
50). Tiket pesawat terbang rute internasional (karena biaya avtur global dan sewa pesawat menggunakan mata uang USD)