@gebethcalled @jejakrasa27 Mengenalinya pun bisa dengan bantuan perantara, tidak mesti sendiri. Mengenali orang lewat interaksi yang jujur bisa juga melalui interaksi yang dibolehkan syara' dalam pekerjaan, baik pekerjaan ekonomi, sosial, atau politik. Berorganisasi bisa menjadi ajang mengenal orang.
@gebethcalled@jejakrasa27 Nah itu sudah sadar diri, bukan pacarannya melainkan metode untuk mengenal. Dan saya rasa melihat 6 poin tadi baru sekadar poin untuk dikenali saja, tidak sampai mesti setiap poin mesti skor sempurna. Skor kurang tetapi mau terima dan mau melengkapi malah bisa jodoh juga.
@escorta@grok@1_anunnaki65589@ch_chotimah2 Suami yang lakukan li'an menuduh istrinya zina & berikut anaknya bukan anaknya, berakibat memutus nasab si anak berikut keturunan dgn si suami, walau kemudian tes DNA menunjukkan li'an tuduhan si suami salah. Tes DNA tdk dapat jadi bukti nasab.
@escorta@grok@1_anunnaki65589@ch_chotimah2 Islam jaga kesucian reproduksi dgn syariat nikah dan haramnya zina. Anak yang lahir dari zina secara DNA akan menunjukkan keturunan biologis, sementara anak dari zina tidak dinasabkan ke laki-laki pezinanya. Karena itu, uji DNA tidak layak dijadikan bukti nasab.
@fourseasonbbh@Nenglin7 @Wiparayudha Sidang panjang lebar hanya memperpanjang penahanan dan cuma datangkan saksi riwayat pendidikan padahal kasusnya adalah keaslian dokumen ijazah yg digunakan dalam pemberkasan capres, bukan riwayat pendidikan beliau.
@fourseasonbbh@Nenglin7 @Wiparayudha Template buzzeRp adalah menyimpangkan kasus kepada riwayat pendidikan, padahal yg disidangkan adalah keaslian dokumen ijazah yg digunakan dalam pemberkasan capres.
@fourseasonbbh @Wiparayudha Lagi-lagi menyimpangkan dari topik aslinya, yaitu keaslian dokumen ijazah yg digunakan dalam pemberkasan capres. Sidang itu bukan bahas riwayat pendidikan beliau, melainkan bahas keaslian dokumen ijazah yg digunakan dlm pemberkasan capres.
@ukubadio @Wiparayudha Dan Sidang yg libatkan Gus Nur & Bambang Tri pun tdk bahas ijazah univ, melainkan ijazah sekolah. Itu pun terkesan seolah hanya memperpanjang masa penahanan saja, panjang lebar cerita riwayat pendidikan tanpa menyentuh keaslian dokuman ijazah yg digunakan dlm pemberkasan capres.
@ukubadio @Wiparayudha Dalam jumpa pers pihak univ tsb yg dibuktikan adalah riwayat pendidikan beliau memang benar kuliah di univ tersebut, sama sekali tidak membuktikan keaslian dokumen ijazah yg digunakan dalam pemberkasan capres yg telah lalu itu.
@haplogroup_o @Wiparayudha Adapun persidangan yg libatkan Gus Nur dan Bambang Tri malah tdk sidangkan ijazah univ, melainkan ijazah sekolah. Catat, bahasannya bukan riwayat pendidikan, melainkan dokumen ijazah yg digunakan dalam pemberkasan capres yg telah lampau.
@haplogroup_o @Wiparayudha Tidak usah mengalihkan topik, tidak ada yang menuduh beliau bukan lulusan univ tersebut. Pembahasannya adalah apakah ijazah yg digunakan untuk pemberkasan capres yg lampau itu palsu, bukan tentang riwayat pendidikan beliau.
@netanyahu@JustinTrudeau It's been being the Zionist deliberately invading & occupying Palestine's land, killing Palestinians, setting up it's state namely Israel, provoking Jewish people to gather & to live on Palestine's land as Israel's residents, planting hatred for Palestinian's resistance.
It's been being the Zionist deliberately invading & occupying Palestine's land, killing Palestinians, setting up it's state namely Israel, provoking Jewish people to gather & to live on Palestine's land as Israel's residents, planting hatred for Palestinian's resistance.
@SoundOfYogi@aditya_pwn Tidak benar, menikah dan mempunyai anak adalah perkara yang terpuji dan mulia, maka ketika saat ini tercetus pernyataan tidak benar itu, maka itu lah bukti telah terjadi kemiskinan struktural, mestinya struktur yang dibangun mendukung pernyataan untuk menikah dan mempunyai anak.
#DakwahPentingnyaKhilafah
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya." [terjemah QS Al-Maidah: 2]
"Ya Allah, barangsiapa yang memegang kepemimpinan atas umatku, kemudian dia menyusahkan urusan umatku, semoga Engkau menjadikan kesusahan baginya." [HR Bukhori & Muslim] | Khilafah Mahkota Kewajiban