Idk man but saying “you couldnt do it but you did it through me” is a gedumpyang sentence
She did raised her kids well, but no matter how succsessful her kids are, the fact that she is (a little or a lot) sad bcs she cannot finished her school remains….
fck anjir... inilah yang aku khawatirkan. I love babies soon much, aku mau jadi ibu. Tapi ngeliat pengorbanan ibu ke tiga anaknya, I'm questioning myself, aku sanggup seperti itukah?
anak laki-laki denger ibunya putus sekolah tp berhasil nyekolahin anaknya tinggi2, consolingnya "gpp mah yang penting kan mamah..." anak perempuan diceritain kayak gitu yg ada gemeter soalnya parno sendiri "nanti kalo gw jd mamah2, gw jg harus kayak gitu kah?!"
Saya laki-laki.
Sebelum berangkat S2 ke Edinburgh, mama sempat cerita dia harus putus sekolah karena gak ada uang. Saya bilang ke mama saya, mama mungkin putus sekolah tapi mama berhasil membesarkan anaknya sampai dapat beasiswa Chevening ke UK.
Saya tahu dunia ini patriarchy >
*ke Sport Station beliin sepatu olahraga bokap*
Bokap yg kelamaan miskin jaman dia kecil dulu: Nggun, yg merk ini mahal gak? *pegang2 Skechers*
Gue: murah, pilih aja yg disuka yg mana.
*Deseu pilih2 dibantu pegawe*
Gue lalu bayar.
Bokap: mahal ya Nggun? 300ribuan ya?”
😅
Hanya karena kehausan, bukan berarti harus minum racun.
Hanya karena kesepian, bukan berarti harus kembali ke pola yg lama.
Respect yourself, if u want a partner that can treat u with respect too.
Halo, Kompas. Mengimbau untuk tidak lagi menggunakan ilustrasi korban yg ketakutan, menunduk, dan digerayangi.
Mari mulai menggunakan wajah PELAKU, atau paling tidak ilustrasi pelaku dipenjara. Atau apalah.