@fajarnugros kalo diliat sisi utara deket bandara kertajati itu udah ada kaya kavling kavling untuk manufaktur pabrik pabrik. mungkin buat investor mobilitas mudah jika sudah dibangun infrastruktur daerah sana. kalo beneran udh jadi area manufaktur/ pabrik. bisa ningkatin ekonomi sekitar juga
Pada 2014, tim pemusnahan Petral yang diketuai Faisal Basri mengungkap pemilik saham Petral di zaman Orde Baru:
- Tommy Soeharto: 20%
- Bob Hasan: 20%
Seberapa gila itu? Coba cek RAPBN 1990.
Wow. 1/3 anggaran negara dari migas. Ekonomi sebesar itu dirampok Tommy dan Bob Hasan.
Kesengajaan Soeharto dalam melakukan pelembagaan premanisme sangat melukai Indonesia secara permanen.
Luka ini terlihat dari satelit.
Ada alasan sederhana mengapa model segregasi perumahan cluster sangat laku di Jabodetabek.
Tembok rumah cluster adalah benteng dari preman.
Ketika negara tidak hadir, yang hadir adalah Sinarmas, Agung Sedayu, dan Summarecon.
Sebagai perusahaan swasta, mereka hadir hanya untuk masyarakat kaya yang mampu membayar.
Masyarakat yang miskin ditembok bersama para preman buas. Mereka dirampok, UMKM mereka dirampok, pabrik tempat mereka bekerja dirampok dan pindah ke Vietnam. Akhirnya miskin selamanya.
kalo punya pacar seru kali yaa, yang bisa diajak motoran jauh, nonton konser, naik gunung, nyobain makanan enak, traveling ke luar kotaa haha
'someday'