Udah liat postingan terbaru akun instagram s3kretariat k4binet?
Postingan nya sama sekali gak membahas isi tuntutan dan aspirasi mahasiswa aksi kemaren.
Mereka bener2 gak se peduli itu. Malah nge-highlight aparat bersih2 sampah buat pencitraan.
Mana backsoundnya pake lagu Feast pula. Udah izin belum itu mereka ke yang punya lagu? Asal main comot aje
Fun Fact
Mau tau seberapa mengerikan pajak kendaraan di Indonesia?
🇲🇾 Malaysia
UMR = 7,4 juta
Pajak mobil Avanza = 330k/tahun
🇮🇩 Indonesia
UMR = 3,4 Juta
Pajak mobil Avanza = 4 juta/tahun
Pantas aja banyak yg udah kerja keras setiap hari, tapi tetap sulit untuk bisa hidup layak
aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
statement ini membuktikan kalau pemerintah lebih takut demo diadakan di pusat bisnis & ekonomi ibu kota daripada di depan gedung DPR/MPR
selain itu, exposure & dampaknya juga lebih besar. keren buat kalian yg inisiasi pergerakan ini 🫡
Sejak kemarin hingga hari ini, banyak yang mengapresiasi Kompas TV, Tribun Group, Mbak Rossiana Silalahi, Bang Dahlan Dahi, dan seluruh jajaran tim liputan mereka, yang dengan gigih menemani aksi mahasiswa 12 Juni 2026 dari pagi hingga malam.
Di tengah barikade aparat, di antara asap dan desak-desakan di Sudirman, mereka tetap di sana. Bersama rakyat.
Kebebasan pers bukan hanya soal regulasi dan kebijakan.
Ia juga soal apakah sebuah redaksi masih memilih untuk hadir saat negara sedang dipertanyakan oleh anak-anak mudanya sendiri. Saat mahasiswa berjalan kaki karena bus mereka di haadang, itu bukan sekadar berita. Itu sejarah.
Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh media yang masih setia meliput. Yang masih mau berdesakan di kerumunan, dan memilih hadir meski tekanan datang dari berbagai arah.
Kalian bukan hanya jurnalis.
Kalian adalah penjaga ingatan kolektif kita. 🙏
*Video yang saya upload sepenuhnya milik Kompas TV
Jika dibandingkan waktu demo tahun lalu. Kita semua bisa cek CCTV, sampe ada ojol dilindes kendaraan taktikal pun langsung keliatan dari CCTV. Semua media berlomba2 menayangkan Breaking News Live.
Tahun sekarang? Cuma Kompas TV yang berani menayangkan aksi demo. Sedangkan media lain bungkam, udah dibeli oleh rezim. CCTV pun dimatiin.
Para pendemo dihalangi dan gak sampe ke titik orasi. Rakyat dibungkam bahkan sebelum sempat bicara. Ini bener2 ngeri sih.
Gimana? Udah berasa hawa orbanya?
Kebohongan yg aku lihat hari ini:
1. Mendisdakmen: 43jt guru ingin MBG dilanjutkan. Meanwhile, JUMLAH GURU DI INDONESIA AJA CUMA 3,47 JUTA ORANG.
2. Polisi: BEM UI belum kirim surat pemberitahuan demo. Meanwhile, UDAH SIAPIN 4500 PERSONEL UNTUK PENGAMANAN.
Semuanya disampaikan pejabat publik.
Di depan umum. Dan tanpa malu.
cc:threadrannyafrs