Anak yang tumbuh di keluarga tidak stabil, misalnya sering bertengkar, kasar, atau diabaikan, ternyata otaknya bereaksi mirip prajurit yang baru pulang dari medan perang. Kabar kurang baiknya adalah ini temuan nyata dari MRI otak.
Peneliti melakukan fMRI pada 43 anak. 20 di antaranya terdokumentasi mengalami kekerasan di rumah.Semua anak diperlihatkan foto wajah marah sambil otaknya diperiksa.
Hasilnya bikin kaget yaitu anak yang terpapar kekerasan keluarga punya aktivitas jauh lebih tinggi di dua area otak, yaitu anterior insula dan amigdala.
Dua area ini berfungsi mendeteksi ancaman dan mengatur respons stres.
Yang bikin makin kaget, pola aktivitas ini sama persis dengan yang ditemukan pada tentara setelah bertugas di medan tempur. Otak mereka sama-sama "belajar" untuk siaga penuh terhadap bahaya, kapan pun dan di mana pun.
Buat prajurit, respons ini sangat penting karena bisa menyelamatkan nyawa. Tapi buat anak kecil yang harusnya tumbuh di rumah yang aman, respons "siap tempur" ini justru jadi beban. Alarm otaknya menyala terus padahal ancamannya sudah tidak ada di depan mata.
Dalam jangka panjang, kondisi ini berasosiasi dengan naiknya risiko gangguan kecemasan, kesulitan regulasi emosi, dan masalah kesehatan mental lain.
Kabar baiknya adalah otak anak sangat plastis. Perubahan ini punya ruang besar untuk pulih kalau anak kemudian mendapat lingkungan yang aman, stabil, dan dukungan emosional yang konsisten.
Ini pengingat betapa pentingnya rumah yang aman buat perkembangan otak anak, karena yang dibentuk bukan hanya kepribadian, tapi juga cara kerja otaknya sehari-hari.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
Heightened neural reactivity to threat in child victims of family violence.
DEMI APA KEBUMEN KAYA GINI???
Ini bupatinya siapa woy kok bisa bikin kotanya apik kaya gini??? Sumpah, ini alun-alun kota terbagus dan terbaik sepanjang gw keliling kota-kota di Jawa.
Sesaat gw ga percaya kalo ini adanya di Kabupaten bukan di Jakarta 😭😭
Ada yang tahu kenapa BGN diobok-obok?
Padahal kan MBG program flagshipnya Presiden?
***
Rentetan kejadian kemarin:
1) Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, mempercepat kepulangan hajinya.
2) Pagi: Dadan bersama Presiden, mengunjungi SPPG di Palmerah
3) Siang: Presiden memantau MBG di SMP 111 Jakarta.
4) Malam: Presiden mencopot kepala BGN, Dadan Hindayana.
5) Hari ini: Kantor BGN digeledah Kejaksaan.
Ada apa di balik layar? Lobby politik apa ini?
Pernahkan Bapak/Ibu memandu anak untuk mengerjakan soal matematika/fisika dengan metode *diketahui*, *ditanya*, *jawab*?
Jika ya, pertahankan! Karena dengan metode seperti itu, anak menggunakan dasar *berpikir komputasional* atau *computational thinking/CT*.
CT adalah cara berpikir (a way of thinking) yang biasa digunakan oleh ilmuwan komputer untuk memecahkan masalah.
Mari kita bedah coretan pada gambar terlampir berdasarkan 4 fondasi utama Computational Thinking:
1. Dekomposisi (Decomposition)
Siswa tidak mencoba memecahkan masalah besar (menghitung volume bangun gabungan yang kompleks) sekaligus. Ia memecah masalah tersebut menjadi beberapa sub-masalah yang lebih kecil dan mudah dikelola:
Sub-masalah 1: Mencari tinggi limas yang belum diketahui.
Sub-masalah 2: Menghitung volume bagian limas.
Sub-masalah 3: Menghitung volume bagian kubus.
Sub-masalah 4: Menjumlahkan semuanya.
2. Pengenalan Pola (Pattern Recognition)
Siswa mengenali pola-pola yang ada di dalam gambar tersebut:
Ia menyadari bahwa bangun tersebut memiliki bentuk simetris, yaitu limas di atas dan di bawah ukurannya sama. Oleh karena itu, ia menerapkan pengenalan pola dengan tidak menghitung limas satu per satu, melainkan langsung menggunakan pengali dua V 2 limas = 2 x (...).
Ia juga mengenali pola segitiga siku-siku di dalam potongan limas, sehingga memicunya untuk menggunakan Teorema Pythagoras untuk mencari tinggi
3. Abstraksi (Abstraction)
Siswa menyaring informasi yang tidak penting dan hanya mengambil data yang esensial. Ia menerjemahkan gambar visual 3D tersebut ke dalam bentuk variabel-variabel inti yang dibutuhkan untuk perhitungan, yaitu tinggi segitiga, alas limas, dan rusuk kubus. Ia mengabaikan detail lain dari gambar dan hanya fokus pada model geometrisnya.
4. Berpikir Algoritmik (Algorithmic Thinking)
Siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian (algoritma) yang sangat terstruktur, jelas, dan berurutan dari atas ke bawah.
Inisialisasi variabel: Menuliskan diketahui dan ditanya.
Proses 1: Cari dulu tinggi limas (proses ini seperti memanggil fungsi pembantu/ helper function sebelum masuk ke fungsi utama).
Proses 2: Menghitung Volume limas.
Proses 3: Menghitung Volume kubus.
Output: Menjumlahkan hasil proses 2 dan 3 ke dalam Volume Gabungan.
*Konsep Debugging*
Sebagai pendidik, gambar ini juga memberikan momen untuk mengajarkan konsep CT kelima, yaitu Debugging.
Jika diperhatikan pada bagian Volume kubus, kerangka algoritmanya sudah sangat benar, tetapi ada "logical error" atau bug pada rumus yang dimasukkan. Siswa menggunakan rumus Luas Permukaan Kubus, padahal yang dibutuhkan adalah rumus Volume.
Menganalisis jawaban ini di kelas bisa melatih anak-anak untuk tidak hanya peduli pada "hasil akhir", tetapi juga melacak bug baris-demi-baris pada sebuah sistem yang secara alur sudah logis, namun outputnya keliru.
Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak.
6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG
Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun.
Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI.
Udahlah bubar aja negara ini.
Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim.
Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA.
Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
@kompascom Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya akan melanjutkan gugatan perkara ini apapun hasilnya
Mohon dukungan & doa dari semuanya, demi Pendidikan kita. Panjang umur Pekerja Pendidikan 🙏
ICW bongkar MBG.
Program Makan Bergizi Gratis yang katanya demi anak-anak, ternyata dapurnya dikelola yayasan-yayasan dengan afiliasi politik, bisnis, birokrasi, militer, sampai relawan kampanye Pilpres 2024.
Angkanya bukan recehan:
• 28 yayasan terafiliasi partai politik
• 18 yayasan terafiliasi pebisnis/swasta
• Sisanya nyambung ke birokrasi, aparat, dan tim sukses
Dan juaranya?
Gerindra paling banyak.
Disusul PKS dan PAN.
Bonus round: ada 4 anggota legislatif aktif ikut nimbrung.
Lebih bonus lagi: ada nama yang pernah tersangkut kasus korupsi.
Jadi pertanyaannya sederhana, tapi bikin panas:
Ini program gizi anak…
atau program bagi-bagi akses APBN dengan baju amal?
Kalau dapur umum diisi kepentingan politik, yang kenyang siapa?
Anaknya, atau jejaring kekuasaannya?
Gojek dan Grab kasih harga BEDA ke tiap orang.
Rute sama. Waktu sama. Harga beda.
Gue bandingin sama temen kemarin. Dia Rp23rb. Gue Rp31rb. SAMA PERSIS rutenya.
Ini bukan bug. Ini ALGORITMA.
Mereka tau siapa yang mau bayar lebih mahal.
Gue nemu cara biar bikin harga Gojek/Grab lebih murah dan bikin gue hemat ratusan ribu tiap bulan.
Gini caranya:
HP Android lo lemot dan storage penuh?
Jangan buru-buru beli HP baru.
Gue bersihin HP Android yang "penuh" kemarin. Size 64GB katanya tinggal 2GB.
Setelah gue bersihin? 31GB kosong.
29GB-nya SAMPAH yang HP lo sembunyiin.
Gini cara bersihinnya:
NYESEL BANGETTT DI USIA 27 BARU TAU INI 🥹🥹
1. Sering lemes : Vitamin B12
2. Mudah sakit : Vitamin C
3. Tulang lemah : Calcium
4. Susah tidur : Magnesium
5. Kulit kering : Vitamin E
6. Jerawatan : Zinc
7. Mata capek : Vitamin A
8. Sering pusing : Zat Besi
9. Rambut rontok : Biotin (B7)
10. Gampang capek : Vitamin B Complex
SAVE AJA DULU SIAPA TAU BUTUH‼️
Kalo ga bangun rumah gw gabakal tau kalau:
1. Cat dinding rumah yg bagus : Jotun
2. Stop kontak /kelistrikan yg badak: Broco
3. Kran yang awet: Onda
4. Atap kanopi yang kuat: Alderon
5. Shower/sanitari bagus dan awet: Paloma
6. Kloset bagus dan affordable: Toto
7. Keramik lantai: Roman
8. Lampu terang hemat energy: Philips
Ada yg mau nambahin?
Lagi rame banget di TL ngomongin Epstein Files, dan ternyata setelah aku cari tau, beneran super creepy 🫠
Jadi Epstein Files ini adalah kumpulan bukti & dokumen resmi dari kasus kriminal seorang miliarder Amerika yg bernama Jeffrey Epstein, dimana Jeffrey ini terlibat dalam kasus perdagangan,pelecehan dan eksploitasi anak di bawah umur.
Jeffrey ini saking sultan-nya punya pulau pribadi yg namanya Little St. James, dan banyak yg percaya di pulau tersebutlah Jeffry mengajak anak-anak dibawah umur untuk 'bertemu' dengan tokoh-tokoh besar & berpengaruh di dunia.
Di tahun 2019, Jeffrey mengakhiri hidupnya sendiri di dalam penjara, namun banyak yg percaya Jeffry sengaja 'ditidurkan untuk selamanya' oleh tokoh-tokoh berpengaruh, yg tidak ingin namanya di sangkutpautkan dengan kasus Jeffry.
Lalu kenapa Epstein Files ini kembali ramai? Karena ada undang-undang baru bernama 'Files Transparency Act' yang ditandatangani Presiden Trump pada November 2025. UU ini mewajibkan Departemen Kehakiman AS merilis hampir semua dokumen terkait Epstein ke publik.
Kata siapa badan ga pernah ngajak kita ngomong?
- Nyeri perutmu?
- Dadamu yg tbtb sakit?
- Ga kepentok, ujug2 memar dimana2
- Mual2 terus
- Jalan kaki dikit/naik tangga baru 2 lantai, ngos2an
- Ga berenergi seharian
Jgn cuek!
Itu cara tubuh caper ke kamu, tlg diperhatiin 🥺