Ngga kuat ngeliat begini ๐ญ
"Tidak ada sebutan bagi orang tua yang ditinggal anaknya"
Rest in Peace Eril semoga diberikan tempat terbaik di sisi - Nya ๐๏ธ
@gorgeousrainy Keluarga Pak Ridwan Kamil sangat tabah dlm menghadapi kondisi yg serumit itu. Ttp beriman, bahwa segala suatu ketetapan dari-Nya pasti adalah yg terbaik. Ga habis pikir, kenapa kejadian ini dipilihkan ke keluarga beliau. Level ujian yg berat dengan posisinya saat ini. ๐ฅ๐ฅ
5. Salut! Dia bisa memilih dengan bijak, mengenangkan suatu yg bermanfaat untuk diri dan orang lain. Tinggal bertanya ke diri sendiri, "what will you leave for live?"
4. Ini chanel youtubenya. Awalnya ga sadar kalau punya dia, ternyata pas dikonfirmasi; memang benar. Dari dulu teman di wisma bias squad gak ada yg dikasih tau, tp diam2 karyanya masyaallah. Viewersnya lumayan, misal saja kalau dikalikan dengan pahala, yah....
3. Beberapa hari lalu saya dibikin iri. Tidak secara langsung, tapi karena tahu sendiri. Dia punya chanel youtube. Idenya sederhana, cuma dampaknya bisa jadi luar biasa.
2. Ada salah satu teman, namanya Feri. Seangkatan juga, cuma kita beda kampus. Orangnya rajin, murah senyum, kalau ke masjid pakaiannya wangi, secara look pokonya "soleh banget". Kalau dihitung2 kita udh ga ketemu lebih dari 2 tahunan.
1. Dulu, waktu semester 5 - 6 saya putuskan utk pindah ke wisma, namanya sering kami sebut "wisma bias squad". Tujuan kesitu, yaaa awalnya cuma biar ada yang ngerem waktu, ada yg batasin, plus dapat tambahan program. Kerena tiap pagi ba'da subuh kegiatannya rutin terkurikulum.
4. Lucu kalau seandainya yg diciptakan dibiarkan tanpa dikasih tau pedomannya dan punya banyak pilihan, tinggal milih seperti apa: masa depan diciptakan hari ini.
3. Dapet jawaban dari pertanyaan2 kyk gini rasanya legaa. Setiap naluri pertanyaan yg muncul dari otak, sebenernya kalau jujur dalam berpikir jawaban itu sudah disiapkan sama punya alam semesta, pasti benar.
1. Setelah saya renungi, jika sudah tau gambaran ttg "tujuan", biasanya kalau mau ngapain udah jelas langkahnya kemana. Metodenya "start with why?" untuk alasan "why do you do".