...Dunia pendakian kehilangan 1 legenda.
Nirmal Purja, the GOAT of mountaineering.
Mirip Lionel Messi, dia dikaruniai fisik luar biasa di atas rata² manusia.
Lalu menempa fisiknya yg sudah spesial itu dengan latihan militer level ultra.
Jadilah kombinasi "mengerikan".. (``,)
...Yg dari dulu remehin ijazah palsu Jokowi, noh lihat ex menkopolhukam di podkes Denny Sumargo.
Dia bilang bahwa dalam kasus jampidus Febri, kasus ijazah palsu jadi "barter" antara polisi dan jaksa.
Makin menegaskan bahwa Jokowi betul² terganggu dengan isu ijazah palsu. (``,)
Fix, hanya orang idiot atau gila saja yg percaya bulat-bulat, karena kalau orang waras, nalar dan logikanya pasti bertanya-tanya,
🔴“Mengapa harus bikin reuni-reunian berkali-kali ?”
🟢Karena Itu perilaku orang yg tak punya ijazah, kalo punya gak butuh reuni sbg pembuktian.
🔴“Mengapa hadirkan teman sbg saksi ?”
🟢Karena tak bisa unjuk ijazah, kalo bisa tinggal tunjukin, selesai.
🔴“Kenapa harus teman yang dibawa ke sidang pengadilan..?”
🟢Karena yg bisa dibayar untuk berdusta dng opini ya cuma teman, gampangnya cuma bilang pernah ikut kuliah bersama, bukan wisuda bersama toh ?
🔴“Kalaupun harus orang yg dihadirkan sebagai saksi di pengadilan, mengapa bukan dosen pembimbing, pembimbing akademik, atau rektor UGM yg besaksi di pengadilan ?”
🟢Karena selevel civitas akademika tak ada yg berani bersaksi palsu di pengadilan, sekalipun dibayar mahal, sebab konsekwensinya penjara, hilangnya martabat dan hancurnya kehormatan.
TEMPO BLUNDER: GARANG CUMA KARENA BELUM DIBAYAR?! MEDIA CUMA ALAT TUKAR, BUKAN PENYUARA RAKYAT! 🎭🚨
Netizen dan warga X yang selama ini menjadikan TEMPO sebagai "patokan" media kritis dan independen, siap-siap gigit jari!
Kabar bocor per 23 Juli 2026 kemarin bikin geger: Media yang katanya paling tegak lurus mengkritik pemerintah ini mendadak mengajak pihak tertentu buat bikin narasi kalau Kopdes Merah Putih itu bagus dan mulai angkat berita manis soal program pemerintah.
Ternyata kerasnya kritikan selama ini cuma kode "tolong segera diselesaikan urusannya"? 🙂💸
Mari kita bedah :
• Media cuma alat tukar: Kritis kalau belum dapat 'bagian', tapi langsung berubah haluan begitu deal-deal an selesai.
• Ingat pas Bocor Halus Politik kemarin sowan langsung ke rumah Jokowi? Bikin publik makin curiga: Jangan-jangan itu safari buat 'moles' citra Gibran juga?!
• Mana ada media yang murni bela rakyat? Semua punya agenda, semua punya kepentingan, dan semua ada harganya!
Pelajaran berharga buat
Setelah ijazah Jokowi clear
Giliran surat keterangan penyetaraan ijazah Gibran yg dipake sebagai syarat pencalonan sebagai wapres digugat di PTUN agar dicabut.
Kalau dicabut otomatis dia berhenti dgn tidak hormat dari kursi wapres.
Setelah berhenti baru dilaporkan ke polisi dgn pasal 263 KUHP.
Dian Sandi Utama masuk perangkap.
Jokowi tidak mengakui ijazah yg diupload Dian Sandi Utama adalah miliknya.
Dokumen ijazah yg diupload Dian Sandi Utama dituduh milik saya.
Itulah laporan Jokowi di polda metro jaya.
Perbanyak berdoa mas @DianSandiU
Sama Nadiem aja dia tega apalagi ke anda.
saham2 ini dekat dan diatas ma20
kalau cara saya simple
beli dekat ma20
cl kalau gagal ma20
tp mah masing2 aja lah liat situasi
bukan rekomendasi hanya berbagi diskusi
ingat2 ya,
saya perhatikan ,
$LAND
$KOTA
$RODA
itu selalu naik barengan dan turun juga barengan,
kalo bisa manfaatin pergerakan mereka yang samaan gini,
kita pasti bisa abil kesempatan cuan trading di sini,
disclamer on
Jose Mourinho:
“The Portugal players are full of selfish and overrated players. How can you claim to have three of the best midfielders in the world and not create a single goal-scoring opportunity in the whole 90 minutes? Ronaldo made several runs inside the box but received no passes. He was all alone inside the 18-yard box, yet no crosses or passes reached him. I think Ronaldo’s teammates were the reason they didn’t progress to the quarter-finals.”
🗣️Xavi Hernández:
“The Portuguese players looked absolutely clueless. How can you have the player with the most headed goals in football history and not put a single quality cross into the box? That’s something no one seems to be talking about.
You have the greatest goalscorer in the history of football, yet there wasn’t a single meaningful through ball played to him. At the same time, your midfield is rated among the best in the world.
Bruno looked lost, and Vitinha was playing it too safe very few risky or forward passes that could create real chances. After a performance like that, the team owes Ronaldo an explanation. They need to have an honest conversation with him after such a disappointing display.”