Bener-bener terpatah-patah dengan narasi Jakarta Undercover, cerita gimana bingkai kehidupan jalanan bermain dibalik para politikus, pelacur, jurnalis dan pemodal
Alokasi gaji gw sebagai:
1. Digital marketing avatar tahun 2019 vs
2. Digital marketing specialist 2020 vs
3. Ads division manager 2021
Jangan nanya yang sekarang ๐
Warga Twitter, Do Your Magic
"Tak lama setelah anak saya lahir (dinyatakan prematur) dengan berbagai penyakit, saya dipecat sebagai buruh di pabrik garmen dengan alasan karena sering bolak-balik ke RS" - kata Pak Yusup, pas aku ngobrol di jalanan Kota Bandung.
a thread
20s lesson:
- penting berprinsip banyakin kuantitas = banyak peluang. Two is one, one is zero, dalam ide dan tindakan
- a/b testing is must
- selalu berkata "harus", kurangi bilang nggak bisa
- jangan pernah ragu invest ilmu/skill
- Nabung penting banget, at least 50% income
Banyak orang blo'on asal nuduh horror esek-esek sebagai bukti jeleknya perfilman indon.
Padahal yang lebih mewakili seberapa membosankan dan busuknya perfilman indon tuh justru film fantasi mandul middle class macam Home Sweet Loan, Sore, dan NKCHTI.
Selalu ada hikmah di balik merantau, patut disyukuri.
Dulu, sejak SMP merantau ke Bandung cara berpikir jadi lebih terasah oleh dinamika kota.
Dua tahun lalu pindah ke Jakarta, kondisi ekonomi pun meningkat jauh lebih baik.
Keputusan terbaik: merantau ke Jakarta.
Lingkungannya cepat, kompetitif, dan kosmopolit cocok buat ngejar income cepet dan gede. Hasilnya, income bisa naik sampai 4x UMR Bandung.
Karir di Jakarta, harus siap modal skill, relasi, dan mental, dengan syarat berani hustle parah.
Gimana tanda kalo dia adalah jodoh kita?
Rasa tenang.
Bukan perasaan yg menggebu2, tapi ada perasaan tenang yg aneh. Seperti pulang ke rumah setelah lama pergi. Seolah kita yakin, kalo dia jodoh kita. Bukan cuma cocoklogi.
Selanjutnya, kita jg ngerasa jadi diri sendiri. Gak ada yg namanya kepura2an. Gak selalu jaim di depan dia. Gak ada kekurangan yg ditutupi. Dgn jodoh, topeng itu jatuh dgn sendirinya.
Tanda lainnya, kalo diskusi sm dia kerasa beda. Sekalipun beda pendapat atau berdebat. Marah, tapi gak pengen menyakiti. Capek, tapi gak pengen pergi. Ego kita gak lebih besar dari kemauan utk ngejaga hubungan.
Kalo kita ketemu dia, bawaanya pengen jadi versi yg lebih baik, bukan karena dituntut. Tapi, kehadirannya bisa menginspirasi utk terus tumbuh lebih baik.
Katanya, jodoh itu tenang, aman, dan mendorong ke arah lebih baik. Ketemu jodoh itu ibarat menemukan bagian diri yg hilang. Dan ketika bersama seolah tubuh kita jadi lengkap.
Ini kesimpulan yg saya dapatkan, dari hasil ngobrol sm orang lain dan ngerasainnya sendiri.
Sejauh ini yang aku perhatiin:
- Masalah orang miskin:
pinjol, judol, utang sana-sini, gali lubang tutup lubang, gaji habis sebelum tanggal, drama keluarga yang ketergantungan finansial, jadi sandwich generation, hidup selalu mode survival.
- Masalah orang kaya:
rebutan warisan, kawin-cerai, perselingkuhan berlapis, keluarga super complicated, tikung-menikung bisnis, mergerโakuisisi buat matiin pesaing, monopoli bisnis, anak-anak yang krisis identitas, terbebani ekspektasi orangtua, trust issue akut, bolak-balik ke psikiater.
Intinya, semua kelas sosial ada aja ujiannya masing-masing. Makanya jangan terlalu silau lihat hidup orang. Rumput tetangga emang kelihatan lebih hijau, tapi kita gak tau ada serangga dan ular apa aja di dalamnya. ๐๐ฑ