pake segala ngomong "anda pro demokrasi atau tidak? kalo pro demokrasi ayo kita dialog" WKWKWK ga enak kan rasanya dicuekin trus diserang? itu yang lu dan rezim kesayangan lu lakuin selama ini ke rakyat, kaya gitu rasanya, mamam, gausah bawa-bawa demokrasi dan dialog dah
KITA BUKAN KARYAWAN DALAM BERNEGARA
Jangan mau disamakan kehidupan berwarganegara dengan kehidupan ngantor.
Emangnya KAMU DIGAJI ama negara?
Yang ada KAMU TU DISURUH BAYAR PAJAK untuk MENGGAJI PENYELENGGARA NEGARA.
Modal dan biaya operasi negara itu dari kita. Kita ini INVESTORNYA.
Jadi ya BERHAK UNTUK BERSUARA.
Yang namanya investor ya ga mau tau, dia serahkan ke wakilnya (CEO) untuk beresin dan urus perusahaannya.
Sebagai rakyat kita ini BAYAR pejabat bukan DIBAYAR.
Stop berpikir kayak kita ini kacung pejabat. Mereka itu kita yang BAYAR.
bila lewat timeline kalian boleh bantu interact yaa🙏
ibuku punya umkm kecil2an di kontrakannya, namanya "kedai maktuo"
ini satu2nya income mama utk hidup sehari2, sekolah adik, serta membayar kebutuhan lainnya
saat ini mama lg butuh pemasukan lebih utk cicil kontrakan yg-
mksd gue… kenapa sih lu semua seambi itu utk ngancurin rakyat dan negara ini… kayak… harta lu jg udh triliunan… triliunan tuh ribuan miliar… miliar tuh ribuan juta… ga akan abis jg… kita sbg rakyat could never compete dgn garjimut ini…
trs dia ngmg "pas kalian berjuang miskin negara gaakan kasih apa apa, pas kalian udah sukses negara akan peras kalian, pas kalian pensiun negara akan biarin kalian mati"
gw interest banget, kenapa kita ga bikin trend dari apa yang kita punya instead of always making trend luar negeri dubai cuwi puki risol matcha, please embrace our culture
Penulis buku "Antifeminisme" ini paham ga sih kalau tanpa feminisme, dia itu akan dilarang: naik kuda, main medsos, jadi presiden organisasi, menulis, berpakaian ketat & terbuka (harus cadar), keluar rumah & bertemu laki2 bukan muhrim (hanya sumur-dapur-kasur), pake nama sendiri (harus nama suami), dll 😭😭
Mana pake quote dari Trump lagi di bukunya 🤣🤣
Baca reply nya banyak yang nyaranin klo HP diservis, daripada ngasih PIN, lebih baik pake maintenance mode/repair mode, sehingga teknisi cuma bisa akses bagian yg penting dan bukan bagian privasi.
Bisa jg pasang FR di app2 privasi (pesan, galeri, dll)
Dicatat 📝
Satu persatu para pengusaha dan investor MBG berteriak karena ketidakberesan program ini. Btw, jgn lagi sebut mereka relawan yaa...relawan itu rela bahkan jika tdk dibayar 😊. Satu lagi, ketika di bbrp tempat MBG dihentikan sementara knp yg teriak pengusahanya ya? Harusnya kan anak2 sekolah dan ibu hamil penerima manfaat yg teriak2 kelaparan krn ga dpt MBG, tapi saya malah blm dengar tuh ada penerima manfaat yg kelaparan gara2 ga dpt MBG. CMIIW
INI MAL-ADMINISTRASI GAK SIH?
PRABOWO BENER-BENER GAK PAHAM TATA KELOLA UANG NEGARA YA?
Masak,
Menteri minta anggaran 5 triliun, dikasih 10 triliun.
Minta 100 triliun, kalau bisa dikasih 335 triliun. (MBG)
Nyambung juga,
ditanya sumber uang plesiran darimana, kalo ada lebihnya ditanggung sndiri.
Lah emg bisa campur2 gtu?
Sembarangan banget..
Terlepas dari itu,
Rakyat cuma minta satu hal:
Uang sebanyak itu hasilnya apa? Kalau sekolah masih rusak,
jalan masih berlubang,
harga kebutuhan terus naik,
dan korupsi masih jalan,
yang dibutuhkan bukan anggaran lebih besar, tapi pengawasan yang lebih besar.
Karena yang membuat negara maju bukan seberapa banyak uang yang dibelanjakan,
melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.