Ramai #TolakRUUTNI duuh 😱
Peltu Lubis dan kopka Basar oknum TNI pemilik sabung dan backing sabung ayam yg menembak polisi menggunakan senjata Laras panjang saat tempat usahanya akan digrebek polisi di lampung
Membela hak LGBT = homo. Dukung legalitas ganja medis = tukang cimeng. Solidaritas pada korban kekerasan negara = pemberontak. Tidak bayar pajak = tidak ingin hidup di Indo. Keren! Keren!
Silahkan didownload, kawan-kawan. Gratis seperti udara.
Lumayan buat temen nonton film sci-fi yg biasanya tanggal segini diputer di RCTI 🙏
Download full mixtape di sini:
https://t.co/R9T0B7N4vc
Masio rodok keloro-loro karena kudu menggali memori masa kecil yang kurang nyaman, sekaligus berfantasi tentang hal-hal menyenangkan, yang mungkin saat kecil tidak pernah kita alami, projek ini selalu seru dan challenging.
Kembali berpartisipasi di pameran seni multi-sensori, Tak Kenal Maka Tak Sayang. Teman-teman yang di Jakarta, silahkan berkunjung ke M-bloc Space untuk melihat karya instalasi audio dari kami.
https://t.co/XbQCmQB8o7
Di bagian pameran audio, kami membuat rangkaian rekaman percakapan, music score, dan foley yang kami harap bisa mengingatkanmu terhadap masa kecil. Gak cuma suara-suara yang nyaman, suara-suara tidak nyaman pun juga akan kami tampilkan di pameran ini.
@MurtadhoRoy Anarkis ini sering menyimpulkan terburu-buru. Dari A langsung ke Z. Sudah terlalu banyak darah jatuh dari konflik dengan negara, kemenangan yang didapat pun tidak seberapa.
Perjuangan di ruang2 konflik agraria/ lingkungan, menghadapi PSN, tdk ada yg berhasil. Semua dipukul mundur. Betul Marcos bilang, kata adalah senjata. Tp ngomong gitu mereka beneran punya senjata. Di sini tdk ada yg seperti petani Chiapas merebut San Cristobal de las Casas