Saya pernah kerja merintis sebuah toko batik di keluarga chindo. Dulu gudangnya di garasi mobil sekarang cabangnya di tiap kota ada. Dari situ, saya mempelajari banyak hal:
1. Mereka lebih menyukai margin keuntungan kecil namun dengan volume penjualan yang tinggi dan perputaran barang yang cepat (high turnover) atau "Fokus pada Volume, Bukan Margin".
2. Kuat di Jejaring (Guanxi). Bagi mereka, menjaga reputasi adalah segalanya (Kejujuran dan Integritas). Mereka sangat menjaga hubungan sosial berdasarkan kepercayaan mutual. Relasi ini memudahkan akses ke informasi, pemasok, dan pasar. Sehingga mereka punya kecenderungan untuk saling membantu antar sesama pengusaha dalam komunitas, baik dalam bentuk modal maupun distribusi.
3. Bagi mereka, bisnis dipandang sebagai aset keluarga yang harus dijaga lintas generasi. Anak-anak disuruh jadi pekerja di toko di posisi kasir dll. agar mereka terbiasa dengan atmosfer bisnis, cara melayani pelanggan, dan menghargai uang. Ada upaya sadar untuk menurunkan nilai-nilai bisnis kepada generasi penerus agar usaha tetap berkelanjutan (sustainable).
4. Mereka cenderung sangat pragmatis dalam melihat pasar (riset pasar). Jika sebuah tren sedang naik, mereka akan cepat beradaptasi. Jika sebuah sektor sudah jenuh, mereka tidak ragu untuk melakukan diversifikasi ke bidang lain yang lebih menguntungkan.
5. Selain pragmatis, mereka juga idealis dan kadang ambis. Ini yang membuat mereka kadang keras kepala, tapi kalau berhasil akan sangat berhasil.
6. Mereka menghindari menimbun barang dan segera menjualnya, meskipun untungnya sedikit.
7. Mereka suka punya karyawan. Meski toko gak terlalu ramai, karyawan harus komplit supaya pelayanan oke. Mereka juga gak segan pecat karyawan, gak ada kata rikuh/gak enakan seperti orang jawa.
8. Mereka suka sistem yang mengatur karyawan, absensi, jam kerja, gaji, arus uang dan barang, arus customer, sistem langganan, posisi ini itu di toko dll.
Kalau saya lihat, orang Tionghoa banyak mengamalkan apa yang dilakukan oleh Abdurrahman bin Auf, sahabat Rasulullah yang kaya karena berdagang sampai-sampai dijuluki "tangan emas".
Jujur saja, apa yang mereka lakukan malah jarang dilakukan oleh pedagang pribumi.
Bentar lagi lulus? Atau baru masuk kerja?
Plis plis, mau lo jurusan apapun, gue saranin setidaknya lo bisa basic Excel. Pasti kepake banget pas lo kerja.
Nih gue rangkum rumus Excel penting yang sering dipake di kerjaan. Semoga membantu!
Salah satu impian sy di masa tua.
Punya tanah di desa bangun rumah kecil di kelilingi kolam ikan.
Ada sayuran dan tanaman buah.
Alhamdulillah saat ini udah mulai beli tanah.
Meski baru 2 karung