hanse biggest nightmare โ ๏ธ minor (inconvenience) dni ๐ this is INDONESIA ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ no England no USA!!!๐ฆ ๐ฆ ๐ฆ I saw LUCY and I won't forget that | 22
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
"Hidup Perempuan! Hidup Buruh! Hidup LGBT!"
Begitulah suara tuntutan yang digemakan dalam aksi Aliansi Perempuan Indonesia (API) hari ini.
Aksi berpusat di depan Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham), Jakarta Selatan, sebagai bentuk peringatan sekaligus seruan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.
Aksi berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dengan mengusung tuntutan "Hentikan Kekerasan Terhadap Ragam Gender dan Seksualitas."
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen organisasi yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesiaโmenyatakan solidaritas terhadap perjuangan HAM tanpa diskriminasi.
Peserta aksi menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, ujaran kebencian, dan tindakan persekusi yang masih dialami kelompok ragam gender dan seksualitas. Mereka juga menolak berbagai kebijakan yang dinilai diskriminatif serta mendesak negara untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia bagi setiap warga negara tanpa membedakan identitas gender maupun seksualitas.
๐ธElvina Manuella Simanjuntak/Konde.co.
Calling for International exposure as this is VERY urgent, please help us to share this info (buat sesama Indo juga biar pada melek soal ini).
Currently, there is a massive uproar of protest and demonstration in Indonesia regarding the law and justice of Deputy Attorney General for Special Crimes, MBG program, and other crisis that has built up until this moment.
The shocking thing is that NONE of the big local media is trying to cover this issue, as you can see from the video below, it made it into Korean news but not ours.
GILA!!!!! DEMO UDAH SEKEOS INI MEDIA LOKAL PADA BUNGKAMM!!?!!! HARUS BANGET NIH GUE BARU TAHU KEMARIN DI NEGARA GUE ADA DEMO GEDE KEOS TAPI TAHUNYA DARI MEDIA TETANGGA. di bungkam oleh media lokal ,di beritakan oleh global
Makasih buat 58% deh. Keramat banget tuh angka. Serem banget, sekompak itu lho media lokal dibungkam. Apa itu setan gunung Kawi??? 58% kita lewattt
โjarang jarang nemu cewe dengerin ini jugaโ and its fuckass mcr, nirvana, linkin park, ptv, slipknot, metallica, green day, or WORSE the adams, erk, the panturas, etc ๐ like u aint niche dawg and thats ok!