liat aja Semarang wkwkwk, APBD cuma 5,8T tapi transum kalo ngadu sama Bandung dan Surabaya aja jauh lebih terintegrasi semarang. Padahal APBD Bandung itu udh 7T, apalagi surabaya 12T 😇
Sekitar tahun 2019/2020, aku pernah membuat tulisan yang bahkan tidak ada hubungannya dengan sepak bola. Di dalamnya ada penggalan kalimat:
"Serupa Bonek yang menggeruduk setiap kota dengan kereta tanpa jendela."
Kalimat itu lahir ketika aku melihat kegigihan ribuan Bonek memperjuangkan Persebaya yang saat itu tidak diakui oleh PSSI. Keyakinan yang begitu kuat aku saksikan dalam sosok Andie Peci.
Bagiku, beliau bukan hanya simbol perlawanan buruh dan Bonek, tapi juga suara yang akan terus hidup di hati mereka yang menantang ketidakadilan.
Rest in peace, Cak!
ada santri nanya orang kristen bisa masuk surga gk ?
Santri: Cak, kebetulan teman profesi saya beragama Hindu. Beliau sering tanya, nanti setelah mati, selain agama Islam, apakah bisa masuk surganya Allah?
Cak Nun: Sangat bagus pertanyaanmu itu. Tapi ini soal antara qat'i dengan dhanni. Qat'i itu sesuatu yang pasti. Tapi pasti bagi siapa? Bagi kita, itu jadi tidak pasti. Yang kedua, dhanni itu berprasangka kira-kira masuk atau tidak masuk.
Santri lain: Mbah, apakah selain Islam bisa masuk surganya Allah?
Cak Nun: Itu jawabannya qat'i, Mas dan qat'i itu pasti. Tapi coba, aku tanya balik: kamu sendiri pasti masuk surga?
Santri: ...Ragu-ragu, Cak.
Cak Nun: Nah, kan. Dan tidak mungkin ada kepastian, karena kepastian hanya ada di tangan Allah. Kita hidup ini cuma mudah-mudahan "laallakum", bukan kepastian. Sama seperti puasa: kutiba 'alaikumus-shiyam... laallakum tattaqun supaya kamu bertakwa, bukan "supaya kamu pasti jadi takwa". Dinamis, kadang naik kadang turun.
Santri: Jadi bagaimana sikap kita, Cak?
Cak Nun: Kalau saya, posisinya sederhana: ayo didoakan saja. Mudah-mudahan semua orang yang baik diterima Allah, dimasukkan surga. Karena dia Hindu, Buddha, Kristen, atau Islam, itu urusan dia sama Allah bukan urusan saya. Kalau dia bersyahadat, itu kepada Allah, bukan kepada saya. Jadi saya tidak punya urusan menghakimi itu. Yang penting, doakan saja, dan pastikan dia jadi teman yang baik.
Itu beneran akunnya ZenRs?
Kalo iya, mestinya respon yang baik adalah: baca, diam, koreksi diri, dan jangan bebal.
Lagipula siapapun lawan bicaranya, responnya sangat tidak STOIK;
Berusaha mengontrol keadaan dengan berputar putar, kayak ga terima dikoreksi 😂😂😂😂
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Yo imma be honest, dikasih jersey klub favorit (original only) from our special woman is a top tier experience for a man fr
Yeah we feel loved. Yeah let’s watch Bruno Fernandes masterclass while we hug each other ❤️🤍
Jokes lawas Idul Adha:
*ngomong ke orang berbadan gemuk
“Ngumpet begoo, ntr dipotong lo..”
Semua orang tau ini becandaan doang. Tapi ternyata ada satu orang yg nganggep ini serius, dia takut dan akhirnya pergi ke Perancis. 😔