🚨MERCEDES DALAM KRISIS?!
Technical Director Mercedes, James Allison mengungkapkan bahwa penyebab masalah reliabilitas pada baterai mereka, yang jadi penyebab DNF Russell di Kanada dan juga Antonelli di Barcelona, telah ditemukan. Namun, tidak ada solusi jangka pendek untuk masalah ini.
“Saya rasa siapa pun yang mengikuti olahraga ini dengan seksama pasti sudah melihat bahwa masalah ini telah menjatuhkan beberapa mobil bermesin Mercedes sepanjang musim sejauh ini. Memang tidak semuanya identik, tetapi sebagian besar berasal dari area yang kurang lebih sama di dalam baterai,” tutur Allison pada program NU Silver Arrows.
“Saya pikir sebagian besar sumber risikonya sudah dipahami. Dan dengan sedikit keberuntungan, ketika kami mulai secara bertahap memperkenalkan modul baru ke dalam musim balap ini, performa armada mobil bermesin Mercedes akan membaik. Kami menyebut baterai itu sebagai 'modul'.”
“Jelas bagi kami ini sangat penting. DNF seperti ini sangat, sangat menyakitkan.”
“Kami menerima kenyataan bahwa kegagalan bisa saja terjadi. Yang kami usahakan adalah memastikan kegagalan itu terjadi saat pengujian atau di test bench, dan seminimal mungkin terjadi ketika kami sedang berusaha meraih poin kejuaraan di trek.”
“Namun jelas hal itu tidak selalu berhasil, karena terkadang mobil mengalami DNF, dan itu tentu merupakan kegagalan dari proses kami serta upaya kami untuk menghadirkan performa tanpa konsekuensi negatif dari performa tersebut.”
“Ketika kegagalan seperti itu terjadi, terutama sebelum penyebabnya benar-benar dipahami, tim biasanya akan mengambil langkah mundur kecil dan lebih berhati-hati terhadap komponen yang digunakan. Kami akan mengurangi tekanannya sedikit, agar memberikan ruang ketahanan lebih bagi komponen yang sedang mengalami masalah.”
“Sementara itu, bagian lain dari tim akan berusaha mencari tahu apa akar penyebab kegagalan tersebut, lalu mendesain solusi untuk menghilangkannya, membuktikan efektivitasnya, dan menghadirkan komponen baru yang cukup kuat dan andal.”
“Jadi, langkah pertama yang kami lakukan adalah memberikan 'hidup yang lebih mudah' bagi komponen yang rentan itu, sambil bekerja mencari solusi permanen yang memungkinkan kami kembali memaksimalkannya sepenuhnya.”
Selain itu, Mercedes juga dirumorkan melibatkan konsultan eksternal terkait masalah ini. Di sini, ditemukan bahwa baterai dari mobil W17 ini sensitif terhadap temperatur tinggi.
Jadi, ketika baterai berada di luar rentang temperatur yang ideal, risiko kegagalan pada komponen baterai yang rentan semakin tinggi.
Risiko kegagalan ini juga semakin tinggi ketika mobil mereka ada pada posisi di belakang mobil lain dan juga ketika duel di trek.
Minimnya clean air ketika berada di belakang mobil, bisa menyebabkan sistem cooling pada power unit kurang maksimal. Alhasil risiko kegagalan pun semakin tinggi.
Ditambah lagi, ketika melakukan duel di trek, apalagi se-ekstrem Antonelli dan Russell di Kanada dan Barcelona, ada kemungkinan besar deployment dan harvesting baterai bisa lebih agresif. Alhasil, semua faktor yang meningkatkan risiko kegagalan pun menumpuk.
Sesuai dengan perkataan Allison, Mercedes kini dilaporkan bakal lebih berhati-hati dan konservatif untuk beberapa balapan ke depan dengan power unit mereka, hingga solusi bisa ditemukan saat membawa upgrade dari ADUO mereka.
Sebenarnya, ini bukan hal yang dibutuhkan Mercedes, apalagi dengan Ferrari yang bakal membawa upgrade power unit pertama di GP Austria pekan depan, yang dikabarkan bakal memberikan Ferrari tambahan 5-15 HP dari power unit mereka.
Momen Jennifer Coppen memarahi Kamari saat live di Jepang jadi perbincangan netizen.
Jadi, Kamari kelihatan memukul kepala ibunya. Jennifer langsung dengan tegas memarahi putrinya itu.
Jennifer bilang, "Tadi mama bilang apa, sit down2, no mama serious, mama bilang apa tidak boleh pukul. Kenapa Kamari pukul, pukul gak bagus, gak boleh pukul mama, gak boleh pukul orang."
Kamari pun minta maaf melihat ketegasan sang ibu. Jennifer juga mengungkap akan memberi hukuman kalau putrinya kembali memukulnya.
Kimi has proven his loyalty to mercedes. He’s been with the team since he was a child, and toto himself said about his loyalty even when a lot of other teams are going after him “especially due to his nationality”.
Pepodium is back once again 😎
Pepe Marti kini punya 2 podium di musim perdananya di Formula E, P3 di Monako Race 1, P2 di Sanya 👏
#FormulaE#ABBFormulaE#SanyaEPrix
Toto Wolff admits he was relieved Lewis Hamilton chose to leave so he never had to make that call
Dax: "Was there any part of you that was relieved that Lewis decided to leave, so you never had to make that decision?"
Toto: "Absolutely. I couldn't make the decision from a personal standpoint. We owe him so much. I didn't want to make the decision as Mercedes letting the greatest champion ever go. And maybe he felt that also"
"He knew that Antonelli is in the pipeline. It was something I almost had in the back of my mind that that would happen"
"It still feels weird that he's going to wear a Ferrari overall next year and drive the red car. It's a bit surreal. But we had this 17-year-old in the pipeline, I didn't want to miss out on him like I did with Max back in the day"
📲🇬🇧| Pepe has posted on his Instagram
📲🇪🇸| Pepe ha publicado en su Instagram
"P2222222!!!!!!!
En la bandera roja no me lo hubiese ni imaginado! Del coche hecho polvo a remontar del 19 al podio!!
Gracias al equipo y en especial hoy a mis mecánicos Nick, Dan y Jordi! Vamos a por másssss!!! 🇨🇳🔥”
#FormulaE #SanyaEPrix #CupraKiro #PepeMarti
if he wanted to leave for ferrari, he would have left back in 2021 when ferrari invited him to their scouting camp and wanted him to join them. stop being delusional and spreading misinformation about kimi