Tiyo Ardianto dulu dihujani berbagai tuduhan dan serangan. Bahkan keluarganya, termasuk sang ibu, ikut diteror hanya karena berani menyuarakan dugaan potensi korupsi dalam program MBG.
Sekarang, isu-isu yang dulu dipakai untuk menyerangnya perlahan menghilang. Sementara itu, dugaan potensi korupsi yang ia soroti justru mulai terbukti.
๐ warga konoha itu emang bodoh, mereka gaakan belajar dari yg udah udah. setelah ok gas ok gas gemoy terbitlah mbg bahlil ganteng bolu ketan. noh dia sama antek anteknya kesenengan, warganya juga malah tambah tambah liatnya. geblek emang ๐
Pemerintah bisa bersikap seolah semuanya baik-baik saja, tetapi melemahnya nilai tukar rupiah tidak bisa berbohong. Ada yang salah dengan negeri ini, dan yang lebih menyedihkan, para pemimpinnya seakan tidak mau menerima kenyataan
so used to seeing wonwoo look small when heโs standing next to mingyu that iโm amazed every time iโm reminded that heโs actually TALL next to the other members ๐
@aniesbaswedan Soal sindiran "3 bulan":
Dino punya PhD dari London School of Economics, 26 tahun karier diplomatik, 3 tahun Dubes untuk Amerika Serikat.
Yang nyindir dia adalah seorang Letkol yang jabatan Seskab-nya lahir dari loyalitas, bukan keahlian tata negara.
Kunci makanan enak itu di saosnyaa tauu.. aku dulu kuliah punya langganan kaya sempol tapi ya aku tau lah itu isinya full tepung tapi dia enakkk bgt sampe harus antri2 ya karena bumbu saosnya enakkk duh jadi ngilerrr๐
Ini kebanyakan yg bahaya di lingkungan menengah ke bawah itu crab mentality.
Ga bisa liat kabar bahagia dr satu kelas ma dia.
Aku yakin bapa mu bangga pool.
Apalagi org tua yg gengsi buat berkata manis padahal selalu banggain anaknya ke orang-orang.
Selamaaat kaa,. Aku bangga bgt bisa berkesempatan kenal dengan kamu. ๐
Mahasiswa Asal Gaza Bongkar Sisi Gelap Donasi Palestina di Indonesia!
Publik tanah air dikejutkan oleh pengakuan terbuka seorang mahasiswa asal Jalur Gaza, Palestina, bernama Ahmed Shorafa. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Ahmed secara terang-terangan mengkritik