Saya kasihan sekali dengan Pak Kasmudjo ini.
Sudah sepuh, sudah pensiun, dijadikan tameng persekongkolan.
Disuruh menghapal sebuah cerita
"Anaknya pendiam, tapi pinter. IP nya antara 2,5 sampai 3,5.
Sederhana, suka pulang ke Solo naik sepeda...."
(Padahal yang ngaku mahasiswa bimbingannya bilang sendiri kalau IP kurang dari 2. Terus lahir di RS Brayat Minulyo artinya tidak mungkin mahasiswa melarat pulang Solo naik sepeda, impossible banget!)
Mungkin beliau ini sambil mengais-ngais ingatan dengan susah payah:
"Bocahe jane sing endi yoo???"
Artinya, sebenarnya yang diceritakan pak Kasmudjo apakah tentang mahasiswa yang sama atau beda ya....
Sekarang, Pak Kasmudjo mau disidang. Komisaris engga, disidang iya.
Kasihan.
Bang Napi eh bang nalar ytth.
Bukannya kalian yg tidak senang pak Jokowi dan pak Prabowo harmonis..?.
Yang tidak senang Prabowo dan Megawati harmonis adalah Mega Wati sendiri.
@henrysubiakto Saya pikir sekelas profesor bisa berpikir rasional, ternyata cuma CORONG PDIP dan pembenci Jokowi.
Kalau mau periksa mantan presiden,
Semua presiden harus diperiksa, karena setiap rezim ada kasusnya. Itu baru adil.
Nyanyian Hasto:
Revisi UU KPK 2019 yg diinisiasi oleh jokowi bertujuan untuk melindungi dirinya, juga anak dan menantunya yang saat itu mau menjadi kepala daerah
Dan butuh 3 juta US dollar agar revisi itu berjalan mulus
@idextratime Padahal Emil sudah dari dulu mau dinaturalisasi oleh PSSI saat masih main di Sampdoria, tapi bapaknya menolak dan terkesan meremehkan Indonesia.
jadi tidak respect sama ini pemain.
Saya ketawa melihat kader dan buzzer PDIP nyebokin instruksi Mak banteng.
Jelas² kepala daerah dari PDIP dilarang ikut retreat TERKHUSUS karena kasus Hasto.
Jadi jangan bilang demi rakyat. Cuihhh.
Bu Mega dan PDIP sdh benar.
Jokowi dan ceboker ngawur bin bungul.
Retreat di Magelang itu bukan acara rakyat, ga hadir disana bkn berarti bkn pelayan rakyat.
Retreat bukan demi kepentingan rakyat tapi menghabiskan uang rakyat, ga hadir disana artinya ga ikut mencla mencle seperti pemerintah, teriak efisiensi tapi hambur2kan uang rakyat.
Retreat juga ga membuat kepala daerah satu dgn pemerintah pusat, buktinya menteri kemarin yg ikut retreat, malah bikin kebijakan tnp izin presiden, bikin kebijakan menyengsarakan rakyat. Fakta ga ada manfaatnya unk rakyat.
Jelas ya.
Dan yg terakhir, Jokowi itu kapasitasnya apa sok ngatur kepala daerah yg diusung partai dan dipilih rakyat, sedangkan Prabowo sendiri mempersilahkan mereka yg ga ingin ikut.
Bangun mul kamu sdh bkn presiden lagi, jgn lebih presiden dari presiden, sikapmu ini malah makin membuktikan keinginanmu tiga periode itu benar adanya.
https://t.co/Fofkb7Vwdc