⚠️ *Peringatan Darurat* ⚠️
Negeri kita sedang tidak baik-baik saja.
Semoga Allah karuniakan kekuatan menghadapi segala permasalahan di depan mata kita. Dan Allah Berikan jalan keluar yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
Yaa Allah, Selamatkanlah kami dari orang-orang zalim.
Lihatlah kawan-kawan
Kala BAPAK dan KAKAKNYA sibuk MEMBEGAL dan mengangkangi Konstitusi
Kala RAKYAT sedang BERTERIAK dan MERINGIS, Kaesang dan Istrinya lagi HEPI HEPI di luar negeri
Tak ada MALU-MALUnya PAMER di media sosial, seolah2 kejadian di negeri sendiri hanyalah teriakan BUDAK yang "nanti juga diam sendiri"
Hilang SIMPATI kepada keluarga ini. Makin dikritik makin TENGIL, makin ANGKUH dan tak peduli dengan protes rakyat di kolom komentar instagramnya
Baru kemarin ada bapak Ojol yang meninggal karena kelaparan, eh anak dan menantu presiden PAMER ROTI MAHAL Rp 400.000
Silahkan nikmati rotinya, foya-foya dengan Private jet, abaikan saja rintihan rakyat yang perutnya melilit karena diiris oleh rasa LAPAR
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Refly Harun :"PKS,aku cinta kamu, aku pilih kamu tp aku pamit dulu! Ga tau kapan balik lagi!"
Sama seperti Bang RH,saya juga tidak sudi,suara saya dijadikan alat tukar tambah oleh PKS!
Bye Bye @PKSejahtera 🧓🤏
Dapatkan Cashback 50% untuk pembelian pertamamu dengan kode: MARGO634. Yuk, download aplikasi Shopee sekarang dan nikmati belanja dengan gratis ongkir! https://t.co/EeBZdOjcfE