INVESTASI LEGIT KABUR
DUIT ABU-ABU DIUNDANG MASUK
Citi. HSBC. Standard Chartered. Tiga bank global tarik Rp 11,5 triliun dari Indonesia.
Bukan pelan-pelan. Mereka kirim lebih dari 100% laba mereka pulang ke induk! Bahkan yang biasanya ditahan buat reinvestasi pun ikut dicabut.
Alasannya? Danantara minta "komitmen" $1 miliar per bank sebagai bentuk dukungan untuk Indonesia. OJK diam-diam melobi agar bank ikut biayai makan gratis dan koperasi desa. Rupiah terus melemah.
Para banker internasional membaca situasi ini dengan sangat jelas.
Tapi yang paling ironis bukan kepergian mereka.
Yang ironis adalah: bersamaan dengan itu, pemerintah terbitkan UU yang melindungi pembeli obligasi Danantara dari penyelidikan pidana, perdata, dan pajak โ tanpa batas waktu.
Modal bereputasi: hengkang.
Modal abu-abu gak jelas: dipersilakan masuk, tidak akan ditanya.
Ini bukan kedaulatan ekonomi.
Ini barter : reputasi negara ditukar dengan uang yang tidak bisa diaudit!!