Di watu agung, Gresik, Ikan sudah lama jadi sumber penghidupan. Tapi selama ini hasil tangkapan lebih sering dijual mentah harganya ditentukan orang lain, nilai tambahnya dinikmati orang lain.
Ibu-ibu nasabah PNM Mekaar di Desa Watuagung kini mengolah sendiri hasil tangkapannya menjadi terasi kemasan bermerek. Dari yang dulu dijual curah, sekarang punya kotak, punya label, punya nilai. Saya ngobrol banyak bersama mereka dan yang saya menangkap cerita yang bukan sekadar soal produk, tapi soal kepercayaan diri. Kepercayaan bahwa mereka bisa naik kelas. Inilah yang saya sebut pemberdayaan yang bekerja. PNM tidak berhenti di pembiayaan. Ada pendampingan, ada pelatihan, ada klasterisasi. Di Gresik saja, 81 ribu lebih perempuan jadi nasabah aktif Mekaar. Potensi lokal jangan berhenti jadi bahan mentah. Harus jadi produk yang punya nama. Terima kasih, Ibu-ibu. Semoga Terasi buatan Anda hari ini, besok bisa sampai ke mana-mana.