Apa yang dialami Cinta Laura ini pasti pernah kita alami. Gemes-gemesnya pun sama. Dan ya makasih Cinta udah speak up (bahkan hidden mention maskapai yg dimaksud).
😔💔 Turut berduka cita yang sangat mendalam
Ibu Laili Fauziah kehilangan bayinya yang baru lahir caesar. Di ruang operasi, tanpa persetujuan penuh darinya, petugas dan perawat langsung memberi susu formula (sufor) dengan alasan “ASI belum keluar”.
Padahal Ibu Laili sudah mempersiapkan ASI sejak hamil 7 bulan. Setelah diberi sufor, bayinya langsung mengalami diare berat, radang usus berat (NEC), hingga akhirnya meninggal dunia.
Saat bayi kritis, ibunya bahkan tidak diperbolehkan melihat anaknya. Ketika meninggal, tidak ada kata maaf dari pihak rumah sakit — mereka langsung pergi. Sebagai ibu yang sudah siap ASI, rasa sakit dan kekecewaannya pasti tak terbayangkan.
Semoga dokter dan perawat yang abai dalam kasus ini menyadari betapa beratnya akibat dari kelalaian mereka.
Tuhan tidak pernah tidur. Hukum karma pasti berlaku, entah di dunia atau di akhirat. Semoga Allah berikan kesabaran dan kekuatan luar biasa untuk Ibu Laili dan keluarga.
Semoga sang buah hati tenang di sana, ya Allah… 🤲
GO INTERNATIONAL...
Seekor satwa liar dengan tubuh kecil mencoba menghadang mesin raksasa demi mempertahankan rumahnya sendiri.
Bagi orangutan hutan adalah rumah, tempat mencari makan, tempat bermain, sekaligus satu-satunya ruang hidup yang mereka miliki sejak lahir.
@thetaintedsrrw Kenapa ya kalo orang yang melakukan kesalahan/melanggar hukum tuh pembelaannya selalu "gw udah sampai X" "gw udah bisa kebeli Y", rata2 pencapaian yang dipamerkan bersifat kebendaan dan keduniawian. Like, "lo tuh jahat, udah" gitu lho, levelnya udah minus kuadrat pangkat seribu.
Kalau memang mau maling, ngerampok, dia bisa pukul kaca tsb, trus masuk.
Ini jelas cm buat meneror dan cipta kondisi kok. Biar warga sibuk dgn hal remeh temeh begini. Orang yg hidup di masa harto pahamlah yg beginian.
Tetangga Mbah Sadiman dulu apa gak malu ya? Orang lagi pusing bukitnya gersang, si mbah nekat jual kambingnya buat beli bibit beringin malah diketawain satu kampung dibilang gila.
Dulu pas bukit di Wonogiri itu abis kebakaran dan kering parah, si mbah ini malah nekat nanem beringin tiap hari selama 20 tahun lebih tanpa dibayar. Tetangganya pada nyorakin karena beringin kan dianggap mistis sama angker wkwk.
Tapi sekarang belasan ribu pohon yang dia tanem sendirian udah jadi hutan lebat, terus malah ngasilin banyak sumber mata air baru. Ujung-ujungnya warga desa yang dulu ngatain dia gila sekarang bisa dapet air bersih gratis buat bertani. Sukses membungkam satu kabupaten sih ini.
Sampai sekarang, mbah masih suka naik ke bukit buat ngecek pohon-pohonnya. Beliau pernah bilang, upah terbesar buat dia itu bukan uang, tapi ngeliat warga kampungnya udah gak kesusahan air bersih lagi pas musim kemarau.
nasib si mbah sekarang udah tenang banget, dihormatin satu kabupaten, dan hidupnya berkah karena berhasil membungkam omongan tetangganya pake karya nyata.
Sehat selalu Mbah Sadiman! 😭 Maturnuwun, sungkem beneran gue.
@KapudS640 jangan pernah angkat call dri no yg tulisannya "GREATER JAKARTA" itu 1000% scam ya guys, klo lapor apapun ke CS e-commerce jangan pernah mau terima telpon diluar aplikasi. utk pengguna android bisa setting hp untuk selalu reject nomor gak dikenal, jdi gak akan masuk itu call
Semoga tidak ada yang berpikiran bahwa,“akun Kekristenan kok kritik pemerintah terus, mana kasih yang diajarkan itu?”
Lihat lah bagaimana negara ini bekerja, bagaimana orang-orang di atas bertindak sesukanya.
Alkitab berkali-kali menegur penguasa yang lalim, dan Yesus sendiri berpihak kepada mereka yang kecil, miskin, dan tertindas. Firman Tuhan berkata, “Belalah hak orang lemah dan anak yatim, tegakkanlah keadilan bagi orang sengsara dan orang yang kekurangan!” (Mazmur 82:3).
Sikap ini juga ditegaskan dalam tradisi Gereja, di mana Santo Yohanes Krisostomus pernah berkata, “Tidak membagikan kekayaan kepada orang miskin berarti merampas mereka dan mengambil hidup mereka.”
Iman Kristen tidak boleh berhenti pada ibadah pribadi dan harus tetap nyata dalam keberanian untuk membela martabat manusia, menyuarakan kebenaran, dan menolak penindasan, sekalipun itu menghadirkan ketidaknyamanan atau bertentangan dengan arus kekuasaan.
I stopped reading at "kekristenan secara historis sebenarnya apolitis" bro Jesus was killed for political reasons karena dianggap menantang kaisar, tiap Jumat Agung tidur kah?
Ini namanya delayed response, bisa jadi tanda punya trauma. Respons ketika ada bahaya itu ada flight, fight, freeze, dan fawn. Biasanya yg freeze atau fawn, ada kemungkinan punya trauma di masa kecil. Kalau dia langsung balik attack, dia bisa nggak survive. Kebawa sampai dewasa
Mereka mengambil roti yang menjadi hakmu,
lalu menyisakan remahan untukmu,
dan mereka mengatakan
“kau seharusnya berterima kasih kepadaku.
Berkat aku, kau tidak mati kelaparan”
cc:threadalek.zidan
🗣️: "Perempuan itu ibarat bunga, semakin tua
semakin layu. Kalau sudah layu siapa yang mau?"
Maaf, tidak semua perempuan adalah bunga.
Sebagian dari kami adalah pohon jati.
Semakin tua semakin mantep🙏🏻
Menarik melihat langkah SMAN 1 Pontianak. Secara komunikasi publik, mereka sedang melakukan 'Moral High Ground'. Mereka menolak narasi 'ulang lomba' yang justru berisiko merusak mental siswa dan sportivitas. Mereka tidak menyerang MPR, tapi mengunci argumen pada transparansi poin. Sebuah contoh manajemen krisis yang sangat dewasa di level sekolah menengah. Pendidikan bukan cuma soal menang, tapi soal kejujuran sistem
Profesor Herawati Sudoyo, Pahlawan Bom Bali yang "dikalahkan" oleh tembok birokrasi negara sendiri. Lo bayangin, kepolisian dunia aja hormat sama beliau karena sukses bongkar identitas pelaku Bom Bali cuma dari serpihan DNA. Tapi pas di negaranya sendiri, nasib beliau dan timnya malah berakhir ngenes gara-gara urusan administratif.
Namanya Prof. Herawati Sudoyo, salah satu otak paling cerdas di Lembaga Eijkman. Pas kejadian Bom Bali 2002, beliau dan timnya kerja gila-gilaan buat identifikasi pelaku lewat sisa-sisa DNA di lokasi ledakan. Berkat beliau, kasus-kasus terorisme besar bisa terungkap secara ilmiah.
Di tangan beliau, Lembaga Eijkman jadi markas riset genetika paling bergengsi di dunia. Bukan kaleng-kaleng, ilmuwan luar negeri aja segan sama riset mereka. Tapi ya gitu, musuh terberat orang pinter di sini bukan virus, tapi birokrasi.
Plot twist paling pahitnya terjadi awal 2022. Lembaga bersejarah ini dibubarin dan dilebur secara paksa ke instansi riset baru. Alhasil? Ratusan ilmuwan dan peneliti elit dipecat massal dalam semalam cuma karena mereka bukan PNS.
Bayangin, orang-orang yang udah ngabdi puluhan tahun demi kemajuan sains Indonesia, disuruh angkat kaki cuma karena masalah dokumen status pegawai. Dr. Herawati dan timnya harus ninggalin laboratorium tempat mereka nyetak sejarah internasional.
Ini jadi bukti nyata kalau di sini, "surat sakti" birokrasi kadang lebih berkuasa daripada otak jenius yang diakuin dunia. Padahal kita butuh lebih banyak orang kayak mereka, bukan malah bikin mereka "patah hati" sama negaranya sendiri.
Respek buat Prof. Herawati dan para ilmuwan Eijkman. Mereka udah kasih yang terbaik buat Indonesia, meskipun akhirnya harus "menelan luka" gara-gara sistem yang kaku. Pahlawan sains yang sebenernya.🫡✨
147 triliun abis buat proyek mangkrak sarang prostitusi. Kalo kasus chromebook 2,1 T dituntut 18 tahun penjara, harusnya yg ngusulin proyek mega mangkrak ini dituntut lebih.