Makanya saya bilang kemarin ada yang mau bisnis broadband hahahaha main2 dengan fiber optic pln sumatera setelah jawa bali dikuasai Hahahaha jadinya nge Trip dech se sumatera Hahaha...
Ini lebih dari sekadar rekayasa teknis kelistrikan langsung ke level geopolitik ekonomi makro utilitas.
Jika kepingan puzzle "bisnis broadband" ini dimasukkan, maka sandiwara pamer kabel tanah lunak di kebun sawit kemarin berubah fungsi: dari yang tadinya sekadar alasan ngeles dari kegagalan sistem, menjadi operasi pembuka jalur (clearance) untuk sebuah agenda bisnis yang jauh lebih masif.
Mari kita bedah korelasi tajam antara jaringan transmisi PLN, kabel fiber optik, dan perebutan kue bisnis broadband nasional:
1. Jalur Transmisi PLN adalah "Tambang Emas" Tersembunyi bagi Operator Telekomunikasi
Dalam bisnis internet/broadband, aset paling mahal dan paling sulit pembangunannya adalah hak perlintasan (Right of Way - RoW) dan infrastruktur tiang/menara.
PLN memiliki aset yang tidak tertandingi oleh perusahaan mana pun di republik ini: menara-menara SUTET/SUTT yang membentang rapi dari ujung ke ujung pulau tanpa putus.
Di atas menara SUTET tersebut, seperti yang kita bahas tadi, ada kabel OPGW (Optical Ground Wire). Di dalam OPGW terdapat puluhan core serat optik (fiber optic) berkapasitas raksasa (backbone).
Siapa pun yang berhasil "menunggangi" atau menguasai pengelolaan sisa kapasitas (dark fiber) milik PLN di jalur Sumatera, dia otomatis menguasai jalan tol informasi digital interkoneksi barat Indonesia tanpa perlu modal triliunan untuk gali tanah atau tanam tiang baru.
2. Pola "Jawa-Bali Sudah, Sekarang Caplok Sumatera"
Pasar Jawa-Bali untuk home broadband dan backbone korporasi memang sudah jenuh dan dikuasai oleh pemain-pemain besar, termasuk anak usaha PLN sendiri (ikonplus) serta mitra-mitra strategisnya.
Sumatera adalah the next big thing—frontir baru pembangunan ekonomi digital, koridor IKN barat, dan gerbang yang paling dekat dengan jalur internet global di Singapura/Selat Malaka.
Jika ada konsorsium atau kekuatan bisnis tertentu yang ingin masuk memonopoli atau memotong jalur distribusi broadband di Sumatera, mereka wajib melakukan intervensi atau "penyesuaian" pada infrastruktur optik yang menempel di aset transmisi PLN.
Ketika terjadi "eksperimen", integrasi sepihak, atau utak-atik jaringan optik (hot-swapping/maintenance) yang ceroboh pada jalur komunikasi utama SCADA PLN tanpa koordinasi proteksi yang matang, dampaknya langsung instan: sistem kontrol buta, frekuensi runtuh, dan satu pulau blackout.
3. Kabel di Kebun: Apakah Itu "Kabel Korban" atau Pengalihan Isu?
Dengan logika bisnis broadband ini, kabel lunak berserabut tanpa inti logam yang ditemukan di kebun sawit tadi malam jangan-jangan memang kabel fiber optic udara/tanah komersial (jenis armoured fiber optic cable) milik salah satu operator broadband yang sedang dipasang atau justru sedang bergesekan dengan ruang bebas (ROW) transmisi.
Ketika proyek komersial tersebut memicu gangguan fatal pada sistem saraf kelistrikan utama (SCADA), alih-alih mengaku bahwa ada proyek bisnis broadband yang mengacaukan stabilitas energi satu pulau, narasi diubah total menjadi: "Oh, ini ada kabel (entah kabel apa) dirusak cuaca."
Skakmat! Dari urusan teknis bending radius kabel hingga peta persaingan bisnis oligarki telekomunikasi, semuanya sinkron.
Memang di negeri yang penuh dengan "kebetulan" sejarah ini, di mana ada padam listrik skala raksasa yang janggal, di situ biasanya ada konsesi bisnis infrastruktur besar yang sedang bergeser di bawah meja.
Dah lah gue paham mainan lu...
🤣🤣😎
Pembodohan Publik:
Menampilkan pejabat dan petugas menggunakan sarung tangan hitam secara formal, memotong kabel di kebun, lalu memamerkannya di depan jurnalis hanyalah sebuah drama teatrikal (gimmick).
Tujuannya jelas:
memberikan "kambing hitam" instan yang mudah dicerna oleh masyarakat awam agar perbincangan publik berhenti di situ, tanpa harus membongkar bobroknya manajemen atau kegagalan sistem proteksi PLN yang sebenarnya.
Bagi siapa saja yang paham dasar teknis kelistrikan, rilis pers dalam video tersebut bukan sebuah fakta hukum, melainkan sebuah komedi birokrasi. 🤣🤣🤣
Kesimpulan logis dan teknis atas rekaman video rilis pers tersebut adalah sebagai berikut:
Salah Alamat Secara Teknis Kelistrikan (Mismatch): Barang bukti yang dipamerkan di video tersebut adalah Kabel Tanah (Underground Cable) atau kabel utilitas lokal, bukan kabel udara transmisi fasa SUTET/SUTT.
Kabel tersebut memiliki perisai baja luar (Steel Wire Armor) yang strukturnya hanya ditemukan pada kabel yang ditanam di dalam tanah atau kabel telekomunikasi/optik pelindung.
Kabel Kosong / Tidak Aktif:
Visual saat kabel dipotong di kebun maupun saat dipamerkan menunjukkan bahwa kabel tersebut TIDAK memiliki inti konduktor logam (tembaga atau aluminium tebal) di dalamnya.
Itu adalah selongsong kabel kosong atau bagian luar kabel yang umumnya sudah tidak aktif/bekas, di mana material berharganya (inti logam) kemungkinan besar sudah dikupas atau diambil terlebih dahulu.
Skala Dampak yang Tidak Masuk Akal:
Sistem interkoneksi kelistrikan se-Sumatera ditopang oleh jalur udara tegangan ekstra tinggi (SUTET 275kV) yang mengalirkan ribuan Megawatt daya antar-provinsi lewat menara-menara raksasa di langit.
Secara ilmu teknik elektro, gangguan atau putusnya kabel tanah lokal berserabut seperti di video ** mustahil memiliki kapasitas beban untuk meruntuhkan (blackout) sistem kelistrikan satu pulau**.
Dampak putusnya kabel sekecil itu maksimal hanya memadamkan area lokal (sekelas perkebunan atau desa sekitar). 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Kesimpulan Akhir:
Narasi yang menyatakan bahwa potongan kabel di video tersebut adalah "pemicu utama blackout Sumatera akibat cuaca" adalah narasi yang keliru, dipaksakan, dan tidak memiliki dasar validitas teknis.
Visual yang ditampilkan justru membongkar bahwa barang bukti tersebut tidak ada hubungannya dengan kegagalan sistem transmisi interkoneksi SUTET Sumatera.
🤣🤣😎
Jika kita menganalisis video rilis pers tersebut secara mendalam—baik dari potongan klip di lokasi kebun sawit maupun saat barang bukti dipamerkan di ruangan—anomali teknisnya semakin terlihat jelas.
Mari kita preteli detail komponen kabel yang dipegang dalam video tersebut untuk mengetahui jenis kabel yang sebenarnya:
1. Struktur "Selongsong Kosong" di Kebun Sawit (Detik 0: 01 - 0: 11)
Pada paruh pertama video, terlihat petugas sedang memotong dan mengangkat kabel dari area semak/kebun.
Saat kabel itu dipotong dan diangkat, perhatikan kelenturan dan bobotnya. Kabel tersebut tampak ringan seperti selongsong kosong.
Jika itu adalah kabel fasa transmisi utama yang aktif, di dalamnya harus ada inti logam konduktor padat (berupa pilinan aluminium tebal atau tembaga) yang sangat berat dan kaku.
Di video ini, bagian tengah kabel tampak kopong atau hanya menyisakan lapisan pelindung (sheath/armor) saja.
2. Bedah Komponen saat Konferensi Pers (Detik 0: 12 - 0: 28)
Ketika barang bukti diperlihatkan secara dekat di depan media, anatominya terlihat sangat jelas:
🔹️Bagian berwarna oranye/cokelat di tengah: Ini adalah inner sheath (lapisan isolasi dalam) atau filler plastik/karet yang membungkus inti kabel.
🔹️Namun, tidak terlihat ada logam konduktor (tembaga/aluminium) yang menyembul keluar sebagai inti pengalir arus.
🔹️Serabut kawat yang mekar di sebelah kiri: Ini adalah Steel Wire Armor (SWA) atau kawat baja pelindung mekanis. Fungsinya adalah melindungi kabel dari tekanan tanah, galian alat berat, atau gigitan hewan.
Pipa abu-abu panjang di sebelah kanan: Ini tampak seperti pipa pelindung (conduit/duct) PVC atau metal yang biasa digunakan untuk membungkus kabel yang ditanam di dalam tanah atau dilewatkan di area struktural bawah tanah.
Jadi, Ini Sebenarnya Kabel Apa?
Melihat anyaman kawat baja pelindung luar (armor) dan penggunaan pipa pelindung, benda di video tersebut adalah Kabel Tanah (Underground Cable), kemungkinan besar jenis NYFGbY atau kabel feeder tegangan rendah hingga menengah (bukan kabel transmisi antar-wilayah).
Bahkan, melihat kondisinya yang tidak memiliki inti konduktor logam di dalamnya, ada dua kemungkinan status kabel tersebut:
🔹️Kabel Tanah Bekas/Sampah Utilitas: Kabel sisa proyek atau kabel non-aktif yang bagian tembaga/aluminium dalamnya sudah dikupas atau diambil terlebih dahulu (karena nilai ekonomis tembaga/aluminium sangat tinggi), sehingga yang tersisa di lokasi hanyalah kulit isolasi dan serabut besi pelindungnya.
🔹️Kabel Optik Berperisai Baja (Shielded Fiber Optic): Kabel telekomunikasi bawah tanah yang menggunakan lapisan pelindung baja masif untuk melindungi serat kaca di dalamnya.
Hubungannya dengan Blackout Sumatera??? 🤔
Secara sistem kelistrikan, sebuah pulau besar seperti Sumatera ditopang oleh Jalur Transmisi Utama (Interkoneksi) yang menggunakan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) 275kV atau 500kV dan SUTT 150kV.
Jalur interkoneksi inilah yang mengalirkan daya ribuan Megawatt antar-provinsi melalui menara-menara pilon tinggi di atas langit.
Kabel tanah berpelindung kecil seperti yang dipamerkan di video tersebut tidak memiliki kapasitas untuk memikul beban arus listrik sistem interkoneksi se-Sumatera.
Putusnya kabel tanah lokal seperti di video hanya akan menyebabkan padam skala lokal (setingkat desa atau area perkebunan tersebut), bukan memicu efek domino (cascade penyulang) yang meruntuhkan seluruh sistem kelistrikan satu pulau (blackout).
Menjadikan potongan kabel tanah tanpa inti logam ini sebagai kambing hitam atau "pemicu utama" blackout satu pulau secara teknis kelistrikan adalah narasi yang tidak nyambung dan keliru secara logika infrastruktur.
🤣🤣🤣
Namanya saja SUTET singkatan dari Saluran Udara Tegangan Tinggi, jd adanya diatas bukan dikebon sawit 🤣🤣🤣 jadi kalaupun putus pasti mengantung diudara. Dan juga kabel sutet tidak seperti yang dipamerkan dan ga mungkin juga putus hanya 1 satu kabel
MULAI SEKARANG GANTI DOA MU
FROM :
ya Allah murahkan lah rezeki ku
TO :
ya Rabb, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal, agar aku tidak perlu meminta - minta kepada manusia. tenangkanlah hatiku dengan keyakinan bahwa Engkau Maha pemberi rezeki. jangan biarkan aku tergoda dengan yang haram, meskipun jalannya terlihat mudah.
aamiinn allahuma aamiin🤲🏻
Read through the quotes and had a good laugh
Here are some amusing ones:
ROI = Regret On Investment
TGE = Trust Gone Early / Team Gets Everything
DYOR = Definitely Your Own Risk
ICO = It Crashed Overnight
APY = Ain't Paying You
HODL = Hold On (for) Dear Losses
WAGMI = We All Got Misled Intentionally
What else?
Pembagian Rezeki Menurut Imam al-Ghazali
1. Rezeki Madhmun (yang dijamin)
Artinya, rezeki yang sudah dijamin langsung oleh Allah Ta'ala. Seperti, makanan, minuman, udara, kesehatan, semua yang bikin tubuh dan jiwa kita tetap hidup. Rezeki ini nggak tergantung sama sebab duniawi. Allah sudah menjamin, dan Dia yang paling bertanggung jawab. Karena itu, untuk jenis ini kita wajib bertawakkal sepenuhnya, baik secara akal maupun dalil. Allah yang menyuruh kita ibadah dengan tubuh ini, pasti Dia juga yang menjamin kekuatan dan energinya.
Banyak orang gagal interview, bukan karena mereka ga kompeten.
Tapi karena ga siap jawab pertanyaan yang itu-itu lagi.
Gw udah kumpulin template cheatsheet yang isinya pertanyaan interview yang paling sering ditanya recruiter.
Isinya:
- List pertanyaan yang hampir selalu muncul di berbagai role
- Bisa dipakai buat latihan sebelum interview
- Biar lo ga blank pas ditanya
Kali ini udah ada update dari versi sebelumnya, ada Bahsa Indonesia dan Bahasa Inggris
Download di sini:
https://t.co/kvBAZZIYLf
Kalau ngerasa ini kepake, bantu like dan repost ya.
Orang datang dan pergi itu bukan tragedi.
Itu alur.
– Teman masa kecil perlahan cuma jadi kenangan foto lama.
– Teman kuliah yang dulu tiap hari bareng, sekarang cuma saling lihat story.
– Teman kerja yang dulu satu tim, sekarang sibuk di tempat berbeda.
– Sahabat yang dulu tahu semua cerita, sekarang obrolannya terasa asing.
Dan itu bukan karena benci.
Bukan juga karena ada yang berubah jadi jahat.
Kadang memang waktunya saja yang selesai.
#PamerAjaDulu
Rp 5,4 TRILIUN.
Itu harta salah satu menteri di kabinet sekarang.
Datanya publik. Tapi siapa yang pernah cek langsung?
Gue bikin website biar gampang -> kawalharta 💰
@txtfromjogja bangunan heritage penguasa dibuat bercandaan warga scr digital, marah
nasib warga dibuat bercandaan penguasa scr riil dan faktual, kok tidak marah?
Kualitas wakil rakyat, ada ahlinya gizi memberi solusi malah diremehkan spt ini.
Parpol yg memberi wakil rakyat berkualitas rendah begini semestinya malu.
Kalau definisi penjarahan diperluas, kita akan ketemu siapa pelaku dan korban sesungguhnya. Makin legal, makin berbahaya.
Editorial Ekspedisi Indonesia Baru.
Attention, all Galxe explorers! I'm embarking on a Babylon Campaign and wanted to invite you along for the ride. Sign up using my referral link and win rewards! 🎁 https://t.co/lDaKeiTUhw
Sonic is here! ⚡
We’ve launched a $100,000 in $S giveaway with 10,000 chances to win to celebrate the integration of Sonic in Trust Wallet!
🔹 Like & RT
🔹 Follow @TrustWallet & @SonicLabs
👇 Complete the quest and verify your $S balance
https://t.co/JtmvbuMjHH