Kenapa harus tolak RUU TNI?
dalam draft/naskah akademik RUU TNI terdapat 2 pasal yang akan di ubah:
1. Perluasan jabatan bagi TNI
aktif (Pasal 47)
2. Kenaikan batas usia masa dinas TNI (Pasal 53)
#TolakRevisiUUTNI#TolakRUUTNI
Tulisan di Kompas kemarin menarik. Ahli Filsafat lebih dibutuhkan di era AI ini. US menyadarinya lebih dulu, kita masih sibuk diskusi apakah filsafat berguna atau tidak.
mau lu adhd, bipolar, fatherless, abandonment issue, atau trauma apapun, ga ada orang yang wajib handle itu kecuali lu sendiri. stop romantisasi trauma sampe jadi excuse buat ngerusak hidup orang lain.
semua orang punya trauma. tapi bukan berarti lu boleh trauma dumping ke orang lain trus ngarep mereka heal lu. sembuhin diri lu, jangan malah jadi villain pake shield ‘aku trauma’.
sorry to say kalau terkesan kasar, tapi literally ga semua orang punya kapasitas buat nerima energi toxic lu. heal in silence, jangan bikin korban baru cuma karena lu males healing, trauma lu bukan lisensi buat bikin orang lain trauma. tapi semoga apapun yang buat kita trauma tidak menciptakan korban-korban baru di dunia ini yaa! Periodt.
‼️HELP RT ‼️
dugaan PELECEHAN SEKSUAL oleh seorang siswa sma di daerah cileungsi.
beberapa korban telah menyampaikan pengakuan dan kronologi mengenai pengalaman yang mereka alami.
seluruh informasi ini disusun berdasarkan pengakuan korban serta bukti yang mereka miliki.
Benar kata Dokter Gia, anxiety sering muncul karena terlalu memikirkan masa depan, sedangkan depresi sering berkaitan dengan terlalu terfokus pada masa lalu.
@qutiews gak bisa ngatur emosi, ego tinggi, kurang empati, susah nerima sudut pandang orang lain, terlalu fokus sama status atau uang, gak mau ngaku salah, susah nerima kritik, gak respect sama waktu, dan gak ngerti boundaries orang lain
Filsafat barangkali dapat digambarkan seperti grafik y=1/x², di mana x = 0 adalah Kebenaran, dan x tak bisa 0.
Artinya, Filsafat berupaya mendekati Kebenaran sedekat-dekatnya (melalui Penalaran dan Bukti), namun tak pernah menyentuh, hanya sampai pada yang paling mungkin benar.
Don't study harder tonight.
Sleep first.
I know that sounds like the advice of someone who doesn't understand how much work you have. But Royal Holloway researchers ran two meta-analyses across 50 years of sleep and memory research and found something that should permanently change how you schedule your work.
One full night of sleep deprivation before learning cuts your brain's ability to form new memories by 40%.
Not 5%. Not a slight dip. 40%.
You can spend 4 hours studying after no sleep. Your brain will process almost none of it. The hippocampus, which is the part that actually converts experience into memory, needs sleep to prepare itself for encoding.
You cannot outwork a depleted hippocampus.
The paper: "Sleep Deprivation and Memory: Meta-Analytic Reviews"
Psychological Bulletin, 2021.
The students who stay up all night to study aren't working harder than you.
They're working in a brain that's been locked.
Sleep is not the enemy of productivity. It is the condition that makes productivity possible.