Sekolah sore ini didirikan oleh Mohammad Hatta bersama Sutan Sjahrir saat keduanya menjalani pengasingan di Banda Neira oleh pemerintah kolonial Belanda pada periode 1936–1942.
Selamat hari lahir Mohammad Hatta, 12 Agustus 1902
Namamu tak pernah benar-benar pergi dari ruang yang sama di hatiku. Waktu boleh mempertemukanku dengan banyak orang, tetapi entah mengapa, harapku masih bermuara padamu. Semoga pada akhirnya, orang lama ini yang menjadi pemenangnya.
kata gue mending pake pendekatan ala IKEA aja
ga perlu terlihat sebagai sponsor resmi, ga perlu juga numpang exposure lewat ambush marketing.
cukup ngambil salah satu elemen paling identik dengan Piala Dunia,
Bendera.
Jadi IKEA Kanada bekerja sama dengan Dentsu Creative ngerilis campaign dengan tema “Assemble the World”, berangkat dari realitas warga Kanada yang punya latar belakang yang beragam.
Idenya simpel banget: bendera negara peserta Piala Dunia disusun dari produk IKEA.
Mulai dari furnitur, lampu, tekstil, dekorasi rumah, sampai plushie.
Jadinya Produk IKEA di sini berubah fungsi: dari yang sekadar barang jualan, jadi elemen pembentuk visual.
jujur ini campaign yang.... IKEA banget! 😂
Dari qabliyah Subuh, ada satu pelajaran yang sering luput disadari: silent wins are often the loudest.
Tidak ada penonton, tidak ada tepuk tangan, tidak ada pengakuan dari manusia. Hanya ada keheningan, ketulusan, dan hubungan yang dijaga antara seorang hamba dengan Tuhannya.
Di situlah letak keistimewaannya. Sebab kedisiplinan yang paling murni bukanlah ketika semua orang melihat, melainkan ketika kebaikan tetap dilakukan meski tidak ada yang memperhatikannya.
Success is not always about being seen; it’s about being present when it matters most.
Mungkin karena itulah Rasulullah ﷺ menyebut dua rakaat qabliyah Subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.
Khairum minad-dunya wa ma fiha.
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Ketika foto ngasal tapi lo lagi dinas di Sumba, NTT.
Kek wdym gua bisa dapet view semewah ini dari pinggir jalan?!! Ya mewah sih emang tiket pp pesawarnya nya 7 jutaan 😭 plis do something about harga tiket domestik lah biar orang indo bisa nikmatin alamnya sendiri.
Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger “duck syndrome” gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?