World cup 2026 tetap jokowi yang menentukan siapa pemenangnya, jgn khawatir final nda akan diundur, tetap tgl 19, kemungkinan besar justin bieber ke solo dulu untuk sowan, susun strategi half time show, disisi lain prabowo masi sibuk cari cara gimana Indonesia lolos world cup,
Sampai kapan, memikirkan kepalsuan harapan, tidak cukupkah beberapa tahun kebelakang mencoba mematahkan kepahitan menjadi kepastian kenyataan kehidupan, tidak cukupkah beribu langkah ditapakkan, untuk apa terus menunjukkan ? Bahkan hingga lupa, nyatanya semua akan baik baik saja,
Tak perlu bergegas untuk tumbuh lebih jauh, jalan kaki walau melintas genangan 7 luas tepian hujan, kini yang kita perlu hanya berputar putar saja, tanpa perlu berpikir untuk terus kembali pulang, dijalan jauh lebih baik, jauh lebih tumbuh, berakar dan berjajar, sejauh mungkin,
Bercermin pada dinding basah yang teratapi hujan air mata, tubuh lelas jatuh direrumputan genangan, mencanda beberapa ilalang, merusak sebagian tanah, lalu tumbuh mekar bersama bunga dan berbagi nafas udara, tujuh hari sudah berteman dengan daun, aku bangkit bertubi tubi,
Disatu waktu, rindang bertabur kenanga kuning berserak, menuju ruang ruang bahagia di tengah tengah pengharapan, tumbuh pada lurusan gang gang sempit pemukiman, orang orang berkerumun senangi gugurnya, sedang kita merenung berupaya menghidupi tiap tiap daunnya, juga bunga nya,
Berbeda dari banyaknya kursi yang terbakar, taman taman yang indah tetap berembun untuk mengasihi rumput yang rimbun, untuk sekian kalinya pagi adalah "pelan" yang harus terus diulang, cukup pergi, mengamati, menikmati, dan intropeksi, dikedai dekat taman,
Tiap tiap bahagia akan selalu mengingat, hal hal baik yang buruk, hal hal buruk yang kini jadi makin baik,tambah syukur nikmat dan semakin hikmat, 10 malam untuk menghitung, berapa bnyk syukur yang diucap hari ini, mungkin hampir hampir lupa, bahwa buruk dan baik sama sama sulit,
Hari hari jadi bukti, semengerikan itu dunia dan kutipan kutipan quotes kesenjangan, mengantarkan pada pintu gerbang kemandirian atau kematian, hidup hidup adalah alasan, jalan jalan adalah pengetahuan, aku pernah bermimpi, dan aku capai hari ini,
Bagaimana bisa sekumpulan mata bertatap tajam kebelakang menjulang menuju hari hari pahit bertajuk haru dari tiap ingatan lalu, 7 dari sekian kemungkinan berlarut larut hijau jadi abu, abu jadi apa selain quotes puitis pak sapardi,
Bertumbuh di ruang sempit yang terus terhimpit membuat banyak multifungsi penataan otak kanan dan kiri, bermodalkan keberanian dan tekad, susah payah mengais, menangisi senin sampai jumat sebagai hari patah hati, kini akhir pekan adalah lelah, penat yang selalu jadi pengingat,
Berada pada 3 titik filosofis, merangkai bersatu dalam lintang lintang tiap sisi, mimpi mimpi di setiap pertanyaan dimana dan berapa, ujung ujungnya, sampai pada ruang ruang bertumbuh, berkarya, dan berbagi, sampai bertemu di titik titik selanjutnya,
Bukan soal nilai, tapi tanggung jawab, seberapa jauh pikiran dan hati melangkah, ia pasti pulang kerumah.
Berjanji untuk tidak mengingkari, seberapa jauh ucapan tertitah, ia harus selalu singgah.
Pada tiap tiap manusia dan dunianya, pengharapan atas doa kecilnya,
Menatap wajah wajah haru, penuh pengorbanan dan kesakitan, cobaan demi cobaan, belajar terbiasa agar selalu kuat, fase fase kehidupan mulai satu persatu terlewatkan, tinggal bersyukur, dan bersabar, jadi pelindung di tiap tiap sisi, lagi lagi harus lembur tiap hari,
-Alshairaz