Seandainya... seandainya...
Seandainya terus sampai semua pada akhirnya gak pernah terwujud. Kalau waktu bisa diulang kembali, aku mau egois. Pengen keep km buat diriku sendiri. Tapi aku gak bisa kan?
Capeknya kerja gabisa disamain sama capeknya sakit. Sama-sama capek tapi beda. Kalo capek kerja kita masih bisa cari moodboster, ya kayak makan, ngopi, jajan, recharge energi dengan atur napas-minum-duduk bentar-stretching. Sementara capek sakit? Mau apa-apa gabisa.
Punya government hobinya nabrak aturan ya gini.
Rekam medis itu sifatnya rahasia. Hanya boleh dibuka oleh RS dan pasien. Pihak ketiga hanya boleh lihat atas perintah pengadilan. Cacat.
Coba aja pemerentul nya ga dzolim sama semua rakyat, fasilitas kesehatan dan pendidikan diutamakan, niscaya lancar jaya sentosa kedamaian ini. Emang kuontollllll lo pada pemerentul.
Komentar dokter itu memang kejam. Tapi pasien yang harus menunggu delapan jam tanpa kamar adalah tanda kegagalan negara menyediakan layanan dasar.
Rumah sakit kekurangan kapasitas, sistem rujukan amburadul, dan nakes dipaksa bekerja di tengah sistem yang sudah kelebihan beban.
Jangan lupa, nakes juga korban. Ada dokter yang meninggal saat bertugas, tenaga kesehatan yang tumbang karena beban kerja, sampai kasus perundungan yang menghancurkan hidup dokter muda.
Mereka semua bekerja di sistem yang sama-sama gagal melindungi. Yang terjadi akhirnya pasien melawan nakes, nakes melawan pasien.
Sementara pemerintah tinggal menunjuk satu dua “oknum”, bikin pernyataan, lalu menghindari pertanyaan paling besar:
kenapa setelah puluhan tahun, negara masih gagal memastikan rakyat mendapat layanan kesehatan yang layak?
Jangan biarkan setiap kasus selesai hanya dengan mencari oknum untuk disalahkan. Karena besok, sistem yang sama sudah dipastikan akan menciptakan korban berikutnya.
Marah tu ke perementul jir, dia yg buat regulasi bikin sesek rakyat. Kita tu sesama rakyat, bedanya cuma di tempat. Sebelum nginjak ke tempat itu, kalian udh diajarin gimana caranya KIE, gimana caranya prosedural dijalankan, gimana caranya ngatasin problema. Sama-sama duit imut
Nangis bgt nakes beredar omongannya ga dijaga pol, nakes kan jg pake bpjs dan bayar, nakes klo sakit jg sama kek pasien lain. Be nice and be wise pls? Kalian kl sakit juga pake bpjs anjir.... Ga ngaca apa gimana? 😭
Ak tau jd nakes tu capek tp jgn dilimpahin ke pasien, empati dipake. Kontrol emosi pls, kalian kerja, sementara pasien itu sakit. Dua duanya capek, tp lebih capek jadi pasien, kenapa? Ya btul mereka sakit, gabisa apa apa, badan lemes, pasien tuh rasanya 10000000x lipat capeknya
statement prabowo soal nukl1r iran disorot media asing:
- mereka bilang itu klaim salah
- gak ada bukti, dan mirip narasi propaganda as-israel
- buat nyer4ng iran sampe sekarang
- iaea (pengawas nuklir dunia) berkali-kali cek dan gak nemu bukti iran bikin senjata nuklir
- masalahnya prabowo nyebut nama arab saudi, uae, qatar
- padahal mereka lagi baikan sama iran
- kedubes iran di jakarta langsung bantah dan koreksi pernyataan prabowo
- mereka bilang ini bisa rusak citra indonesia
- yang selama ini dianggap paham isu timur tengah
Ternyata udah diperingatkan oleh Lee Kuan Yew (founding father & mantan PM Singapura) daridulu, cuma emang kita aja bangsa pelupa dan gampang dibohongin 😔
- Di 1998 pernah blg mertuanya (Soeharto) bakal meninggal 9 bulan lagi
- Pernah bercanda bakal melakukan kudeta
- Kata LKY “Ia dikenal blak-blakan, tetapi kerap bicara tanpa pertimbangan.. juga tindakannya dibilang terlalu impulsif dan gegabah.” 😅
prabowo masuk bloomberg isinya:
- prabowo incar sosok gubernur BI yang sejalan dengan tujuannya
- gubernur bi perry warjiyo mundur mendadak setelah diminta orang dekat prabowo
- bukan murni alasan pribadi seperti yang di beritakan
- akar masalahnya prabowo mau ekonomi tumbuh agresif (target 8%)
- warjiyo lebih jaga stabilitas moneter (berlawanan)
- prabowo juga sering frustrasi karena warjiyo jelasin hal teknis yang tidak di mengerti
- sementara prabowo maunya penjelasan simpel dalam bahasa awam
- investor khawatir independensi bi makin dikontrol prabowo
- kayak yang udah terjadi ke kemenkeu (ganti sri mulyani jadi purbaya)
anyway soal bicara di depan cermin...
flashback tahun 2023 ketika Najwa Shihab buat acara dialog publik dgn 3 bacapres waktu itu di UGM
ada sesi bacapres refleksi & bicara depan cermin
dari 3 bacapres, cuman Prabs yg menolak ngomong di depan cermin