Nggak banyak yang tahu, meskipun Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri terlama setelah era Reformasi dan menjabat hampir 6 tahun, ternyata nggak satu pun anaknya yang jadi taruna Akpol.
Putra sulungnya memilih berkarier sebagai dokter.
Putra keduanya menjadi bankir setelah tiga kali gagal dalam seleksi Akpol.
Sementara putri bungsunya memilih melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Punya kuasa itu mungkin hal biasa. Tapi memilih untuk nggak menggunakan kuasa tersebut demi keluarga, menurut gue justru nggak biasa.
Jujur, gue sendiri belum tentu bisa.
Kayaknya lama-lama kas negara cuma berasal dari rakyat, bukan dari pengelolaan sumber daya alam 👏🏻
Pendapatan terbesar dari pajak rakyat aja uda aneh, semuanya aja di pajakin boss.
🚨💣 Manchester City membayar lebih dari £51 juta untuk merekrut Erling Haaland, meskipun mengumumkan biaya transfer yang lebih rendah. 🥶🔵
Menurut laporan, nilai sebenarnya dari kesepakatan itu sekitar €250 juta, dengan kesepakatan rahasia dengan Borussia Dortmund untuk merahasiakan jumlah sebenarnya.
Laporan juga menunjukkan bahwa beberapa jurnalis dibayar untuk mengumumkan biaya transfer sebesar £51 juta.
Liga Premier dilaporkan sedang menyelidiki masalah ini.
Jude juga harganya 103 Juta Euro, ko Haaland bisa murah ya
"Yg keracunan sampai hari ini dari 3 koma sekian juta dibawah 200 orang. Yg rawat inap hanya 5 orang, jadi bisa dikatakan yg keracunan 0,005. Berarti keberhasilan MBG adalah 99.99%" - Prabowo
That’s an evil president! WALLAHI, WE’RE FINISHED
KALIAN HARUS TAHU INI, WAK
DPR SAHKAN APBN 2027
RP4.106,26 TRILIUN
Empat ribu triliun.
Pertama kali anggaran negara
menembus angka itu.
Uang sebanyak itu
dibagi ke mana?
Untuk porsi PENJAJAH (pusat)
Rp3.371,26 triliun.
Transfer ke daerah ( jajahan)
Rp735 triliun.
Itu porsi sisa.
Total
Rp4.106,26 triliun.
Pendapatan ditarget
Rp3.435,1 triliun.
Defisit
Rp671,16 triliun.
Setara 2,4 persen PDB.
Artinya negara
akan utang lagi.
Utang lagi.
Utang lagi.
Sampai kapan?
Sampai bubar.
Hitung kasarnya
dari setiap Rp100 belanja,
sekitar Rp82 duduk di pusat.
Rp18 dikirim ke daerah.
Daerah yang nyetor SDA.
Daerah yang antre BBM.
Daerah yang kena kabut.
Daerah yang sekolahnya daring
karena asap dan banjir.
Dapat seperlima.
Penjajah dapat hampir semuanya
lalu bilang ini belanja nasional.
Kalau duit diperas dari pulau
tapi dipakai menggemukkan penjajah anggaran,
itu bukan pemerataan.
Itu keran yang sama
dengan nama yang lebih megah.
Rp735 triliun untuk daerah
bukan rezeki.
Itu pertanyaan
cukupkah?
Adilkah?
Sampai ke rakyatkah?
Kalau ini bukan penjajahan fiskal,
kasih nama lain
yang lebih sopan.
Rakyat daerah
sudah terlalu lama
disuruh puas
dengan sisa.