Banyak hal yang berubah ketika seseorang menjadi bapak.
Bukan cuma soal memiliki anak atau bertambahnya tanggung jawab. Tapi juga tentang belajar memikul kekhawatiran, mengambil keputusan, dan tetap terlihat baik-baik saja meski sedang tidak baik-baik saja.
Mungkin karena itu banyak bapak yang terbiasa menyimpan cerita sendiri. Saat lelah, tetap bekerja. Saat cemas, tetap terlihat tenang. Saat sakit, kadang bahkan orang-orang terdekat tidak menyadarinya.
Di episode Beginu kali ini, Pak James (Raden Gatot Prabowo) berbagi pandangannya tentang menjadi seorang bapak: pentingnya kesabaran, kekuatan spiritual, kemampuan mengelola emosi, sekaligus tanggung jawab untuk menjadi penopang keluarga.
Kalau menurut kamu, satu hal apa yang paling perlu dipelajari seorang laki-laki sebelum jadi bapak?
#beginu #wisnunugroho #jamesjanmarkus #bapak2id #kompascom
Ada orang nyimpen emas 74 Kg setara ratusan miliar cuma diem di lemari.
Di belahan bumi lain ada orang berangkat kerja keburu-buru dan membahayakan diri sendiri supaya ga kena potongan telat 10 ribu rupiah 😞
POV The Athletic, memang ada kontak kaki ke kaki & tarikan baju. Tp intensitas kontak kaya gini dinilai terlalu minim untuk dikategorikan sbg pelanggaran fatal yg kudu diintervensi VAR call back. Ditambah jarak & waktu yg cukup lama. Bahkan defend Argentina sudah balik.
Jadi PR-nya soal threshold/ambang batas keterlibatan VAR sampe mana. Karena sebelum gol Enzo, foul ke Salah ga dicek. Dimana foul tersebut memang minor. Poin threshold ini memang masih jadi subjektifitas wasit.
Dan karena The Athletic yg mengulas, narasi berat ke Argentina tidak muncul. Lebih substantif ke performa wasit karena analisnya juga eks ofisial EPL.
Dikasih generasi emas Belgia, disia-siakan. Dikasih skuad mewah Portugal, malah lanjut part 2.
Roberto Martínez rasanya bakal dikenang sebagai pelatih yang dapet bahan makanan premium tapi hasil masakannya hambar.
Dari Euro sampai Piala Dunia, mainnya gak pernah meyakinkan. Kaya gak tahu cara maksimalin pemain bintang.