Tidak ada makan siang gratis ya adik2. Bahkan MBG aja dibayar pake uang pajak kita.
Udah bener kantor-nya nge-restrict ilovepdf karena semua data kita diupload ke server mereka coy wkwk. Itu harga yg kita bayar.
Kalo mau lebih aman bisa cari yang open source atau yang prosesnya di local, jadi ga kirim data ke server manapun. Contohnya bisa download aplikasi PDFGear di Mac/Windows.
Fungsinya sama kayak ilovepdf tapi local.
statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil.
kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards.
semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit
2025 mampir sejenak untuk shalat dhuhur setelah mengantar sampel. Agak kaget parkir motor ada biayanya. Gak tau itu untuk orang luar UI atau bukan. Karena pengalaman ke masjid ITB, IPB, dan UGM tidak ada biaya parkirnya.
Masjid UI dulu tempat yg menyenangkan.. lu bisa ketemu berbagai macam organisasi islam, kajiannya beragam, aktivitasnya hidup. Bahkan buat sekadar nongkrong sore2 aja masih asik.
Tapi semenjak 'rezim itu' mengambil alih, masjid UI rasanya jadi ga sama lagi.
Beli makan sahur ke tempat biasa makan setelah ditinggal tetehnya meninggal kok rasanya sedih sekali. Terngiang² yang ramah, ngasih bonus, dan kebaikan² yang lain. Semoga husnul-khatimah teh.
Dulu pernah kepikiran kenapa Allah mengulang-ulang kisah Nabi Musa lebih banyak dari nabi lain di Qur'an. Aku pikir masa iya masih ada orang nyembah kaya pengikut samiri di jaman modern gini dan ternyata, ada. Nauzubillah