lebih takut nnti misal harga overprice trs karna dadakan jg ticketing jd ga pd beli, berakhir ga sold 🤕 dan malah indo susah dilirik lg 💔 ITU ADALAH KETAKUTAN TERBESAR GWEJ TOLONG HARGA WAJAR @PKEnt_ID
Kalo Teazzi aku baru coba yang deep roast oolong milk tea nya. Pertama kali pake yg normal sugar dan agak kemanisan dikitt walaupun lama2 balance. Trs nyoba lagi pas di 50% & 30% berharap teh nya lebih berasa tp ternyata tetep sama alias rasa & wangi the nya teazzi memang lightt
Setelah mencoba duo milk tea ini, aku prefer ke chagee karna teh dia lebih wangii dan lebih berasaa
Definisi kalo nyari rasa yg dominan teh bisa pilih chagee, kalo mau yg dominan susu bisa pilih teazzii
Btw chagee aku suka yang menu Da Hong Pao nyaa🫰 btw dia jarang bgt ada promo... In this economy membeli chagee kepengen nangizzz karna harganya yg around 50an😩 (mana udah terlanjur cinta)
ayo guys demi mengurangi para calo‼️
Hi PK Entertainment, with all due respect, please consider reducing the maximum number of tickets purchased on membership sale to minimize ticket scalpers. Please kindly consider our thoughts, THANK YOU
@PKEnt_ID#bloodsagajakarta
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Semalem PRJ, lagi jalan lelah bgt tiba2 ada orang ngomong “mba minggir mba minggir” gw nengok ke belakang, eh ada bapak2 pake batik mahal 2 orang dengan adjudannya yg banyak, mendidih lah darah gw “YA BAPAK AJA YANG MINGGIR NGAPAIN NYURUH SAYA MINGGIR??” Adjudannya kayaknya kaget terus dia yg minggir cari jalan lain😂
Triggered banget gw liat pejabat harus diistimewakan di masa susah begini.
cc:threaddressvintageid
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.