being financially independent is one of the best things you can do for yourself as a woman. not having to rely on a man or your parents to do things for you is part of true freedom. i wish tht for all women...
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
Teman-teman, saya ingin menjelaskan menstruasi kepada para laki-laki.
Sebagian laki-laki mengira menstruasi hanyalah beberapa hari rasa tidak nyaman, sedikit perubahan mood, lalu selesai.
Padahal, jarang sekali yang benar-benar menghitungnya.
Seorang perempuan berada dalam masa subur itu kurang lebih selama 40 tahun.
Menstruasi datang sekitar setiap 28 hari.
Artinya, dalam hidupnya, seorang perempuan mengalami sekitar 521 kali menstruasi.
Setiap menstruasi berlangsung kurang lebih 5 hari.
Jika dijumlahkan, itu sekitar 2.607 hari.
Hampir 7 tahun hidupnya dilalui dalam keadaan berdarah.
Dan bukan kiasan, dia benar-benar berdarah.
Rata-rata darah yang dikeluarkan sekitar 80 mililiter.
Jika dijumlahkan sepanjang hidup, jumlah darah terbuang mencapai sekitar 42 liter.
Rata-rata tubuh kita berisi sekitar 5 liter darah.
Empat puluh dua dibagi lima.
Artinya, sepanjang hidupnya, seorang perempuan mengeluarkan darah setara lebih dari 8x seluruh darah dalam tubuhnya sendiri,
Delapan volume darah tubuh keluar dari satu perempuan.
Dan ada bagian yang lebih jarang dibicarakan.
Ia memulai semua ini sejak usia 11 tahun.
Sebelas tahun.
Usia ketika sebagian besar dari kita masih belajar memahami tubuh sendiri.
Ia menyembunyikan pembalut di balik lengan saat berjalan ke toilet.
Berdoa agar darahnya tidak tembus ke rok.
Mencari alasan kepada guru olahraga.
Berbisik kepada teman-temannya.
Malu luar biasa jika ada anak laki-laki yang tahu trus menertawakan.
Lalu kebiasaan itu terbawa bertahun-tahun.
Menyembunyikan.
Menutupi.
Berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Di sekolah.
Di tempat kerja.
Saat bepergian.
Di ruang rapat.
Di tengah kesibukan.
Di setiap ruangan yang ia masuki.
Ia bisa sedang nyeri, lelah, tidak nyaman, bahkan cemas darahnya tembus. Namun tetap tersenyum.
Tetap bekerja.
Tetap terlihat baik-baik saja.
Tujuh tahun perdarahan.
Empat puluh tahun belajar menyembunyikannya.
Lalu sebagian laki-laki masih menyebutnya, “Ah, cuma moody sebulan sekali.”
Bahkan bikin kepanjangan baru dari PMS, "Prepare to Meet Satan."
Teman-teman,
tugas kita bukan memperbaiki semuanya.
memang tidak akan bisa.
Tugas kita adalah menjadi lebih dewasa dalam memahaminya.
Belikan pembalut tanpa merasa aneh.
Tanyakan apa yang ia butuhkan tanpa menghakimi.
Jangan memasang wajah jijik.
Jangan menjadikan menstruasi sebagai bahan candaan murahan.
Jangan bertanya, “Lagi datang bulan ya?” dengan nada yang ngenyek merendahkan.
Jangan membuat perempuan merasa tubuhnya adalah sesuatu yang harus disembunyikan.
Ia sudah belajar menyembunyikannya sejak usia belasan tahun.
Maka jadilah orang yang membuatnya merasa aman.
Yang membuatnya merasa nyaman
Yang membuatnya tidak perlu lagi bersembunyi.
Wedding dream kamu apa?
“Nikah untuk tidak bercerai, nikah untuk tidak dianggap beban, nikah untuk tidak main kasar, tidak ada issue curang, dunia akhirat dicari bersama, jadi tempat dan perlindungan terbaik bersama hingga akhir hayat” 🥹🥹
padahal finding someone can talk to you for hours without getting bored after a long day ITU HAL YANG TIDAK SEMUA ORANG BISA DAPATKAN. callan berjam jam cerita hal hal aneh, sharing random thoughts, dan ketawa bareng THAT'S SOOO FUN😔😔😔 i love spending time with my partner
@tanyarlfes 3. Gaji suami 60jt tapi suami ikut ngurus anak, pinter masak, beresin rumah, pokoknya apa2 yang bisa dilakuin berdua ya akan tetap berdua krn sejatinya keluarga itu milik bersama.
sifat kaya gini tuh udah keliatan dari pacaran sebenernya.
ga usah sama pasangan, gue sama temen pun kalo udah kerasa ga balance secara inisiatif, effort, manner, ga segan langsung jaga jarak. sempet mikir kayanya gue terlalu transaksional... but
gue yg gak tau kerja berapa jam perhari, yg penting ada pemasukan walau seimut itu... YAAALLAHHH, aku sgt sgt percaya ada Allah yang MAHA KAYA. udah siap bgt jadi kaya yaAllah🤲🤲🤲
@0xhanyfa dikira keluarga cemara ga pernah dituntut ini itu padahal dia cuma lihat dari satu sisi, pekerjaan. mana tau dia struggle nya bertahan hidup sampe detik ini wkwwk ya karena gak cerita, aku lebih suka mendem (dan jarang nangis)
memutuskan kuliah smbl kerja di saat temen2 bisa blg "dikasih uang segini baru buat print doang, blm buat jajan, dll."
sebagai kaum middle class, agak kena di gue wkwk. ya sbnrnya bisa aja klo gue minta, tp sbg anak kek sadar diri aja sih. aplg posisinya kmrn ayah udah pensiun..
waktu kuliah ada temen gwe yang udah duluan sidang skripsinya tp selalu nunda buat selesain pemberkasan + ga ikut wisuda lebih cepet. isenglah gwe nanya alasannya apa? ternyata dia ga pegang uang samsek buat print berkas skripsi dan doc lainnya karna uangnya dipake buat berobat ibunya yang sakit bahkan dia smpe jual motornya.
dia sebenernya ada sampingan open commis, tp wktu itu lagi sepi bgt. akhirnya gwe tawarin buat sini doc skripsi lu gwe yang printin (karna gwe ada mesin print nya) trus karna buat hard covernya gwe gabisa jadi gwe bayarin dlu. Dan akhirnya dia bisa nyerahin pemberkasannya dan wisuda bareng sama gwe, ibunya juga sembuh dan bisa ikut nganterin dia wisuda trus ibunya bawain kue buatan sendiri dan dikasih ke gwe sbg tanda terimakasih🥹🫶🏻