Di kehidupan yang seberisik ini, aku cuma percaya kalau “apa yang memang buat kita, nggak akan ke mana” dan “Tuhan nggak mungkin kasih luka tanpa nyiapin bahagia setelahnya.”
kita gak pernah tau seberapa besar usaha seseorang untuk menerima takdir yang sedang dijalani. at least kalau gak bisa bantu apa2, minimal lisannya dijaga supaya gak jadi alasan bertambahnya luka dihidupnya.
berhenti sejenak, dan sekarang taruh tanganmu di dada terus bilang :
“Ya Allah apapun yang sudah terjadi, entah kemarin ataupun hari ini, bagilah ruang ikhlas yang luas untuk menerima semuanya, cukupkanlah diri ini agar tidak menyalahkan siapapun.”
karna hidup itu cuma sekali, jadi wajar kok kalo kita pernah salah merespons keadaan, salah ambil keputusan, dan salah berpikir. yg penting bisa kita pelajari dan perbaiki, that's how you can be responsible with your life
karma said:
tidak akan ada orang yang hidupnya baik-baik saja, setelah membuat hidup orang lain tidak baik, dunia ini berlaku "tabur tuai" jadi jangan harap memetik bunga yang wangi, jika yang kau tanam adalah bunga bangkai.
dunia jangan jahat jahat ya, aku gamau nyusahin siapa siapa buat jadiin tempat ngadu, aku cuma bisa nyalahin diri sendiri buat semua hal yang udah terjadi.